YP2M Peduli Pentingnya Pemberdayaan Perempuan

  • Whatsapp
TPL Rizki dan Anggota YP2M Kelompok Permai
TPL Rizki dan Anggota YP2M Kelompok Permai

 

Mahasiswa merupakan sosok yang sudah seharusnya menjadi panutan dan memberi contoh yang baik untuk masyarakat. Akan tetapi tidak jarang saat ini kita temui mahasiswa yang berperilaku tidak selayaknya seperti seorang mahasiswa dan malah memperlihatkan perilaku yang buruk. Namun meski begitu, tetap ada segelintir mahasiswa yang dapat menjadi panutan bagi masyarakat dikarenakan kegiatan-kegiatan positif yang mereka lakukan.

Read More

Salah satu contoh nyata yang dapat kita saksikan adalah beberapa mahasiswi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara yang tergabung sebagai Tenaga Pendamping Lapangan (TPL) dalam Yayasan Perempuan Perkotaan Medan (YP2M). Mereka adalah beberapa contoh nyata dari segelintir mahasiswi yang peduli terhadap perkembangan sumber daya masyarakat bangsa Indonesia, khususnya dalam bidang pemberdayaan kaum perempuan di kota Medan.

YP2M itu sendiri merupakan suatu lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dibidang pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan yang dilakukan meliputi bidang ekonomi dan pengetahuan. Para perempuan yang menjadi anggota dari YP2M merupakan ibu-ibu rumah tangga yang memiliki tigkat perekonomian rendah serta memiliki skill yang terbilang kurang dapat diandalkan sebagai mata pencaharian. YP2M memberikan pinjaman berupa uang kepada masing-masing anggota yang akan dijadikan sebagai modal usaha kecil-kecilan dan kemudian akan dikembalikan dalam jangka waktu satu tahun. Uang yang telah dikembalikan akan terus diputar untuk kepentingan anggota.

Peran mahasiswi ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara dalam program pemberdayaan ini adalah mengawasi, membimbing dan menyumbangkan buah pikirannya demi kemajuan anggota. YP2M yang diketuai oleh salah satu staf pengajar ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara yakni Dra. Mazdalifah, M.Si, Ph.D ini sudah memiliki lima kelompok anggota yang tersebar dibeberapa wilayah di kota Medan, yaitu permai, karya Tani, Karya Wisata, Pasar 7 dan Halat. Masing-masing daerah tersebut memiliki satu orang TPL yang bertugas mengawasi. Mereka adalah Meutia R. Yulanda,  Rizki Ramadhani Nst, Yasmin Meisarah Afifah dan Diah Ayu Lestari. Keempatnya merupakan mahasiswi aktif Ilmu Komunikasi FISIP USU yang siap menjadi relawan demi pemberdayaan perempuan.

Pekerjaan sebagai relawan ini tentu tak mudah bagi mahasiswi-mahasiswi tesebut, pasalnya mereka merupakan mahasiswi yang tak hanya memilki kesibukan di kampus saja, mereka memiliki banyak kesibukan lainnya di luar kampus seperti organisasi dan lain-lain. Akan tetapi, dengan komitmen dan kepedulian mereka yang kuat untuk program pemberdayaan perempuan yang dijalani YP2M membuat mereka melupakan semua kesibukan mereka tersebut dan tetep memaksimalkan kinerja mereka sebagai TPL.

Tidak cukup sampai disitu, pekerjaan sebagai TPL mengharuskan mahasiswi-mahasiswi ilmu komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara tersebut mengurus  keuangan kelompok yang mereka tanggung jawabi dan menyiapkan materi serta pemateri yang bermanfaat bagi anggota guna untuk memantapkan/menambah pengetahuan mereka, juga mengatasi masalah yang ada pada setiap kelompok. Rentetan hal-hal positif tersebut mereka lakukan semata-mata murni karena kepedulian mereka terhadap pemberdayaan kaum perempuan, bahkan mereka tidak menerima sepeserpun atas kinerja mereka tersebut.

Keempat mahasiswi tersebut pantas untuk diberikan apresiasi serta menjadi panutan bagi mahasiswi lainnya juga bagi orang banyak atas apa yang mereka lakukan untuk kepentingan masyarakat khususnya untuk perempuan perkotaan Medan. Semua kinerja mereka tidak lepas dari pengawasan serta bimbingan oleh ketua dan bendahara YP2M,Dra. Mazdalifah, M.Si, Ph.D dan Hanim, serta koordinator TPL, Marina Nasution yang merupakan alumni Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara.***(CM/PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *