Puasa Sehat untuk Ibu Hamil dan Menyusui

  • Whatsapp

 

Puasa Sehat untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Puasa Sehat untuk Ibu Hamil dan Menyusui

 

Read More

Setiap umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Lantas bagaimana dengan ibu hamil maupun ibu menyusui? Di dalam agama Islam, Allah SWT memberikan keringanan bagi mereka untuk tidak berpuasa namun tidak menutup kemungkinan bahwa ibu hamil dan ibu menyusui juga bisa berpuasa. Bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang tidak dapat berpuasa di bulan ramadhan dapat mengganti puasa di waktu lain atau membayar fidyah.

Selama berpuasa, kurang lebih 14 jam lamanya kita tidak akan mengkonsumi makanan dan minuman. Itu artinya selama 14 jam pula seorang ibu tidak akan makan, meski pun demikian komposisi Air Susu Ibu (ASI) nya tidak akan berubah dan bahkan tidak akan mengurangi kualitasnya dibandingkan saat sedang tidak berpuasa.

Namun, sebenarnya sangat dianjurkan untuk menunda berpuasa bagi ibu yang menyusui secara eksklusif  yaitu usia bayi kurang dari enam bulan. Karena pun Islam pun memberi keringanan bagi kondisi tersebut. Tetapi jika benar ingin tetap menjalankan puasa, terdapat beberapa tips untuk tetap menjaga kondisi ibu maupun bayi dalam keadaan yang sehat.

Sebaiknya, perbanyak konsumsi cairan baik itu berbuka maupun sahur. Dalam satu hari setiap orang diwajibkan mengonsumsi air minimal dua liter, sementara itu bagi ibu menyusui maupun ibu hamil sebaiknya tambah gizi dengan meminum jus buah, susu dan madu. Hal tersebut juga bisa digantikan dengan air hangat sehingga dapat merangsang kelancaran ASI baik ibu yang sedang menyusui.

 

Teruntuk ibu menyusui, agar kualitas ASI dapat terjaga sebaiknya rajinlah mengonsumsi madu, memakan kurma dan habbatussauda karena ketiga menu tersebut merupakan vitamin yang sangat alami.

 

Seperti biasanya, ibu menyusui maupun ibu hamil haruslah mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang tiga kali sehari. Dalam hal ini, tiga kali yang dimaksudkan bukan berarti ketika siang hari boleh makan tetapi sekali ketika sahur, sekali ketika berbuka dan sekali setelah beberapa jam setelah berbuka. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengumpulkan energi yang maksimal agar bisa beraktivitas seperti biasanya dengan semangat. Lebih dari 700 kalori harus dikonsumsi oleh ibu menyusui, 500 kalori terdapat dari makanan dan 200 kalori maupun lebih diambil dari cadangan lemak dalam tubuh. So, harus tetap mengingat gizi dalam setiap harinya ya, agar kondisi tubuh tetap terjaga.

 

Lemas dan lesu saat berpuasa menjadi hal yang lumrah terjadi bagi orang yang berpuasa terutama bagi seorang ibu yang baru saja menyusui. Untuk memaksimalkan energi dan tenaga agar tetap terjaga sebaiknya ambil waktu sejenak untuk beristirahat, baik tidur atau pun duduk santai. Tetapi jangan lupa untuk terus menyusui bayi ya.

 

Rasa khawatir yang terdapat di dalam diri dapat menghalangi kerja hormon Oksitosin di dalam tubuh ketika mengeluarkan ASI dari payudara. Oleh karenanya, ibu menyusui maupun ibu hamil diharapakn untuk tetap tenang agar puasa bisa berjalan dengan lancar.

 

Perlu diketahui bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi makan produksi ASI akan semakin banyak, jadi bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui maka ASI akan tetap lancar karenanya bagi ibu pekerja usahakan untuk tetap memerah ASI di tempat bekerja agar produksi ASI tidak menurun.

 

Nah, itu tadi tips berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui. Namun, dalam agama Islam tetap diperbolehkan tidak berpuasa apalagi jika ibu memiliki banyak kegiatan di luar yang cukup menguras tenaga, jadi berpuasa bisa menjadi pertimbangan bila bayi masih dalam keadaan menyusui.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *