Ngabuburit, Ibadah Puasa Harus Tetap Terjaga

  • Whatsapp
Ngabuburit
Ngabuburit

 

Setiap kali memasuki Bulan Suci Ramadhan sepertinya tak asing lagi ditelinga kita ketika mendengar kata ngabuburit. Ngabuburit dalam masyarakat berarti melakukan kegiatan-kegiatan tertentu di kala memiliki waktu luang demi menunggu adzan maghrib, yang merupakan tanda untuk berbuka bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Jika diperhatikan, hal ini sepertinya sudah membudaya dikalangan masyarakat khususnya Indonesia, hampir diseluruh kota dengan mayoritas penduduknya beragama islam akan mendapatkan jalanan menjadi ramai saat sore hari menjelang terbenamnya matahari. Biasanya mereka mengisi waktunya dengan banyak cara, mulai dari yang  membaca kitab suci al-quran,  hanya sekedar berjalan-jalan keliling kota, membeli makanan untuk berbuka, duduk di taman, bermain game ringan dsb.

Read More

Walaupun dianjurkan untuk melakukkan hal-hal positif selama bulan Ramadhan, ternyata segelintir masyarkat masih ada yang belum begitu mengerti akan hal tersebut hingga berujung merugikan orang lain. Ngabuburit yang harusnya dijadikan kesempatan memperbanyak amal soleh malah berpotensi besar membatalkan puasa. Jika diperhatikan banyak sekali penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dari aktivitas tersebut seperti halnya, berduaan yang bukan muhrim, balap-balapan di jalan raya, bermain petasan dan berbagai kegiatan lain yang membuat waktu terbuang sia-sia. Hal tersebut tentunya sangatlah bertentangan dengan ajaran agama Islam yang mengaharuskan setiap umatnya berbuat baik kepada siapapun, apalagi ketika di Bulan Ramadhan. Mereka juga harus menahan hawa nafsu akan hal-hal duniawi.

Memang akan selalu ada sisi positif dan negatif dalam melakukan segala aktifitas, tapi itu kembali lagi kepada tiap-tiap individunya. Tahukah kamu jika ngabuburit bukanlah bagian dari ajaran islam? Ngabuburit sendiri muncul dari masyarakat kita. Namanya sendiri berasal dari Sunda dimana disaat bulan ramadhan datang mereka akan singgah ketempat-tempat keramaian, bertandang kerumah tetangganya, dll untuk menunggu waktu berbuka. Aktivitas inilah yang mereka sebut ngabuburit. Lebih jauh kemasa lalu sebelum semakin berkembangnya zaman ternyata budaya ngabuburit sudah ada, hanya saja kegiatan berbeda dan lebih cenderung beramal seperti shalat berjamaah, dan mengaji yang dibimbing langsung oleh gurunya.

Melakukan kegiatan ngabuburit tidak salahnya, hanya tinggal kita yang menentukan beramal atau berdosa. Sepertinya potensi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika berpuasa di Bulan Ramadhan tak perlu dikhawatirkan jika kita memahami etika serta adab ketika menjalankan ibadah puasa. Ada beberapa hal yang bisa menjadi pedoman, yaitu :

  1. Menundukkan pandangan, berarti menahan mata untuk melihat sesuatu tercela yang tidak disukai olah Allah karena hal tersebut akan dapat menggoyahkan iman dalam diri kita.
  2. Menjaga perkataan, manusia sebagai makhluk sosial tentunya penting untuk menjaga setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya. Jangan sampai setiap perkataan kita mengandung unsur dusta, syirik maupun mengadu domba.
  3. Jaga telinga, dalam keseharian mungkin saja kita akan banyak mendengar berbagai macam cerita orang yang bahkan kita belum tau kebenarannya. Lantas jangan samapi hal tersebut membuat diri kita terhanyut atau bahkan sampai dengan tingkat ego yang tak tertahan.
  4. Jaga anggota tubuh, dalam islam pria dan wanita yang bukan mukhrim dilarang bersentuhan jang sampai hal ini dibiarkan hingga melakukan perbuatan dosa.
  5. Setelah berhasil menahan hawa nafsu selama kurang lebih 13 jam, sebaiknya jangan langsung berbangga hati, sisipkanlah rasa takut juga harapan karena kita tak pernah tahu apakah puasa yang sudah kita perjuangkan sebelumnya belum tentu diterima.

Jadi, jika anda memang memiliki waktu luang sebelum datangnya waktu berbuka puasa, maka pwergunakanlah kesempatan tersebut untuk melakukan amal-amalan soleh karena Bulan Ramdhan juga merupakan bulan yang penuh berkah dimana segala pahala yang didapat akan dilipat gandakan jumlahnya.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *