Muthijab, Fashion Hijab yang Mudah dan Aman Dikenakan

  • Whatsapp
Muthijab, Fashion Hijab yang Mudah dan Aman Dikenakan
Muthijab, Fashion Hijab yang Mudah dan Aman Dikenakan

Dimulai dari 3 tahun lalu seorang mahasiswa Akuntansi Semester delapan di Yayasan Perguruan Panca Budi Medan ini memulai bisnisnya. Rasa tertariknya pada dunia fashion hijab membuat gadis bernama Muthia Tampubolon ini membuka peluang bisnis untuk yang bernama Muthijab. Tahun 2013 adalah awal yang sulit baginya karena tidak terlalu banyak orang yang berjualan jilbab, apalagi dalam sistem online shop.

Awal karir dari Muthijab sendiri pastinya merasakan jatuh bangun oleh ownernya. Karena tidak banyaknya onlineshop yang berjual jilbab, owner dari muthijab terpaksa membeli barang dari luarkota dan menjadi reseller hijab dengan biaya awal Rp.500.000,- yang dipinjamnya dari teman dekatnya. Alhasil jatuh bangun tersebut berbuah manis. Kini Muthijab sudah dikenal dari berbagai kalangan di Medan dan Aceh dan Jawa.

Read More

Muthijab memperoleh barang dari distributor jilbab di Provinsi Jawa. Owner yang dulunya mengambil barang dari distributor jilbab dan menjadi reseller, kini dapat menciptakan reseller sendiri melalui muthijab. Bermula dari menggonta-ganti barang dagangan Muthijab di Display Picture BBM (Blackberry Massenger) dan promosi juga dilakukan di sosmed lain seperti Instagram, Twitter dan Path hingga Muthijab banyak dikenal lagi.

Untuk pemesanan jilbab dari muthijb tidak di patokan berapa hari untuk barang yang ingin di beli karena muthijab selalu menyiapkan barang –barang yang siap di pilih dan di beli oleh pelanggan yang telah di publish di sosmed muthijab. Namun tidak jarang juga barang yang disediakan ludes diambil pelangganan dan reseller lain untuk itu muthijab juga memiliki waktu khusus untuk berbelanja lagi di distributor jilbab yang berlangganan dengannya.

Muthia Tampubolon Owner Muthijab
Muthia Tampubolon Owner Muthijab

 

Dalam seminggu, biasanya konsumen dari Muthijab selalu full. Motifnya yang unik dan sistem pembayarannya juga mudah. Gadis yang sedang kuliah sekaligus kerja di bagian administrasi Universitar Medan Area ini tidak sungkan untuk memberikan sistem COD (Cash on Dalivery) untuk beberapa pelanggan yang berlangganan dan juga pelanggan yang juga dikenalnya.

Perlahan demi perlahan, muthijab tidak lagi mempromosikan usahanya sendiri. Kepuasan terhadap bahan dan motif pelanggan membuat mereka secara tidak langsung mempromosikan Muthijab melalui akun pribadi mereka. Owner tidak hanya berjualan dan memakai jilbab dari Muthijab, namun juga memilih bahan-bahan yang membuat pelanggannya terasa nyaman.

Untuk saat ini Muthia Tampubolon belum bisa memproduksi jilbab sendiri, karena waktu untuk mengelola bisnis dan terjun langsung untuk memproduksi sendiri tidak banyak. Walaupun saat ini Muthijab masih berpatokan dengan distributor hijab, tidak menutup kemungkinan suatu saat Muthijab dapat membuat brand dan memproduksi hijabnya.

Untuk jenis jilbab yang ditawarkan masih monoton pada jilbab segi empat dan jilbab pashmina. Muthijab bermain dimotif yang unik dan motif-motif yang sedang ramai di pasaran jilbab. Harganya juga relativ murah. Range harga dari Muthijab diantara nominal Rp.30.000 sampai Rp.55.000,-. Untuk setiap pembelian minimal 3 jilbab pelanggan mendapatkan potongan Rp.5.000,- pada setiap Jilbabnya.

Bagi owner Muthijab, pelanggan adalah salah satu yang member inspriasi untuk berbelanja barang-barang dagangannya. Pesatnya perkembangan dunia fashion hijab juga tetap diikutinya untuk tetap menjaga kualitas barang dan mode terbaru untuk barang-barang yang akan dijualnya. bagi perempuan berjilbab ini, rasa senangnya selalu muncul ketika pelanggan membeli dan mamakai jilbab jualannya. Minimal memperluas wanita muslim dalam berhijab namun tidak ketinggalan zaman.***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Contac Person:

Instagram : @muthijab

Line          : muthijab

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *