Melakukan Kesalahan? Ini Yang Harus Anda Lakukan

  • Whatsapp
Melakukan Kesalahan
Melakukan Kesalahan

 

Tidak ada orang yang ingin masuk kedalam lubang yang sama apalagi lubang kesalahan. Memang, sebagian orang menganggap hal yang terberat dalam hidup ketika melakukan kesalahan lalu meminta maaf. Ada  yang mengatakan bahwa tangan diatas lebih baik daripada tangan di bawah termasuk dalam hal meminta maaf. Sebelumnya wajiblah menyadari bahwa meminta maaf adalah salah satu proses dalam pengembangan diri. Ini adalah beberapa poin agar mendapatkan pelajaran dari sebuah kesalahan.

Read More

 

  1. Don’t be a perfectionist one!

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Hindari perasaan bahwa apa yang sudah di lakukan begitu sempurna dan jauh dari kesalahan. Jika anda selalu ingin kesempurnaan atas apa yang sudah dilakukan, selalu ingin menghindari kesalahan-kesalahan sekecil apapun, hal itu lama kelamaan akan membentengi diri anda secara psikologi dan anda menjadi tidak berani dalam mengambil resiko. Salah satu resikonya adalah, anda akan dijengkali oleh orang-orang sekitar anda. Sebenarnya menjadi perfectionist itu tidak menyenangkan dan menyiksa diri.

 

  1. Intropeksi diri

Intropeksi diri adalah cara yang paling baik untuk menaikan kualitas diri. Dengan cara sadar dengan kesalahan yang sudah di buat, sudah pasti tidak akan ingin kembali dengan kesalahan yang sama. Mengintropeksi diri buka berarti anda enggan meminta maaf akibat sebuat kesalahan.

 

Meminta sudah pasti hukumnya wajib, sembari memaafkan dan meminta maaf coba untuk mengintropesi diri dari kesalahan yang lalu. Introspeksi adalah proses pengamatan terhadap diri sendiri dan pengungkapan pemikiran dalam yang didasari keinginan. Proses tersebut berupa proses mental yang disadari dan biasanya dengan maksud tertentu dengan berlandaskan pada pikiran dan perasaannya.

 

  1. Ikhlas dengan kesalahan

Jika melakukan kesalahan, cobalah untuk sadar atas kesalahan yang telah dilakukan. Disaat seseorang merasa ikhlas dengan kesalahannya disaat itulah mereka akan berserah diri kepada yang kuasa. Ikhlas dengan kesalahan dalam hal ini adalah memulai menyesali dan mengakui kesalahan juga mulai meminta maaf. Bagi seorang muslim sejati makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, kemajuan atau kemunduran.

 

  1. Jauhi gengsi

Ini merupakan penyakit yang paling mematikan untuk meminta maaf yaitu gengsi. Jika memang anda sudah mengintropeksi diri dengan kesalahan yang sudah di buat, janganlah gengsi untuk meminta maaf. Tidak ada yang salah dalam meminta maaf.

 

Jauhkan pemikiran jika meminta maaf terlebih dahulu, anda merasa di bawah mereka. Walaupun terkadang di dalam diri sendiri sudah saling memaafkan sebuah kesalahan, tidak afdol jika tidak meminta maaf secara langsung kepada yang bersangkutan. Maka, jauhilah sifat gengsi dalam meminta maaf.

 

  1. Jadikan kesalahan sebagai tempat belajar

Guru terbaik dalam hidup adalah pengalaman. Termasuk dengan belajar dari pengalaman yang sudah berlalu dengan kesalahan. Jika sudah meminta maaf, jangan sampai mengulanginya kembali. Jika kesalahan kembali terulang maka, anda belum berhasil menjadikan pengalaman sebagai tempat pembelajaran paling berharga. Pengalaman yang menjadi guru terbesar bukan hanya didapat melalui pengalaman pribadi. Lebih baik lagi, jika pengalaman dan kesalahan orang lain juga di jadikan sebagai pembelajar agar tidak terjerumus untuk melakukan hal tersebut.

Itulah beberapa hal yang sangat berguna bagi kita yang tidak luput dari kesalahan. Lebih baik lagi jika kesalahan di jadikan guru yang sangat mujarab untuk kelangsungan kehidupan kita agar menjadi lebih baik kedepannya.***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *