IBX5A49C9BC313D6 Lana Molen, Rintis Usaha Online dari Tanah Abang - Cerita Medan

Lana Molen, Rintis Usaha Online dari Tanah Abang

Lana Molen
Lana Molen

Istilah Online Shop atau toko online memang sudah tidak asing lagi di kalangan Internet Marketer. Online Shop kini menjadi trend karena model usahanya yang ‘kekinian’. Tidak perlu modal besar apalagi sampai sewa ruko untuk memulai usaha Online Shop. Cukup hanya dengan bermodalkan laptop, handphone, akun sosial media dan jaringan internet yang mumpuni, siapa saja bisa membuka Online Shop. Peluang inilah yang dilihat oleh Maulana Muhammad Hasan atau yang lebih sering disapa Lana Molen yang kini tengah mengembangkan Online Shop di bidang fashion.

Molen, sapaan akrab untuk Maulana ini, sudah sangat dekat dengan dunia usaha. Sebagai mahasiswa yang dulunya aktif di berbagai kegiatan termasuk kegiatan sosial, membuat Molen memiliki nyali yang jauh lebih besar untuk merantau ke ibukota tanpa bekal memadai. Mantan Pemimpin Umum LPM Dinamika dua periode ini, dikenal sebagai orang yang multi talent. Terbukti dengan prestasinya sebagai Pimpinan Umum Pers Mahasiswa, penulis dengan dua buku tulisannya sendiri, membuat penerbitan fastword Publishing atas kerjasamanya bersama dengan teman-teman yang lain, menjadi illustrator, mengambil bagian dalam penulis skrip dalam komik digidoy dan juga ia sempat mendirikan Rucy Al Fairuz sebagai media belajar bagi anak yatim.

Saat Membawa Anak Yatim dan Miskin Menerima Bantuan Pemko Medan
Saat Membawa Anak Yatim dan Miskin Menerima Bantuan Pemko Medan

Molen, satu dari sekian banyak Anak Medan yang nekat merantau ke Jakarta untuk mengembangkan potensi diri. Awalnya Molen merantau ke Jakarta karena ingin mengembangkan bakatnya sebagai penulis.  Namun karena biaya hidup di Jakarta yang relatif lebih mahal, mau tidak mau Molen harus mencari penghasilan untuk bertahan di ibukota. Banyak cara yang ditempuh Molen untuk mendapatkan pekerjaan.

“Awalnya saya ikut job fair, menyebar lamaran kerja kemana-mana, sampai pernah menjual batu cincin, namun hasilnya belum mencukupi,” jelas Molen. Namun usahanya tak sampai disitu, terus memutar otak, hingga akhirnya terpikir untuk membuat Online Shop yang khusus menjajakan produk fashion Tanah Abang.

Tanah Abang menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia. Bagi mereka yang punya usaha di ranah  fashion kemungkinan besar sudah tidak asing dengan pasar Tanah Abang. Lokasi tersebut selalu sesak dipenuhi dengan pembeli di setiap harinya. “Saya kepikiran, kenapa enggak saya bantu toko-toko ini memasarkan produk mereka secara online. Pedagang daerah pasti terbantu jika mereka punya akses ke Tanah Abang melalui media sosial. Belanja akan semakin mudah,” terang Molen.

Lana Molen Dengan Bisnis Dari Tanah Abang
Lana Molen Dengan Bisnis Dari Tanah Abang

 

Molen pun membuat akun instagram @tanahabangcollection yang khusus menjajakan produk-produk dari toko offline yang berada di Pusat Grosir Tanah Abang. Tujuannya agar para reseller di daerah lebih mudah mendapatkan koleksi-koleksi fashion dari Tanah Abang. Tidak asal-asalan, Molen memilih mitra toko offline yang kualitas produknya terjamin. “Sekarang ini banyak reseller kecewa karena barang yang diterima tidak sesuai dengan gambar. Untuk itu kami berusaha menghadirkan produk yang real pict dan berkualitas saja,” ungkap Molen.

Alasan Molen membuka Online Shop ialah karena ia menyadari semakin ke depan, pengguna internet semakin meningkat dan pesat. Online Shop dibutuhkan untuk memberikan solusi bagi mereka yang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berbelanja. “Apalagi untuk yang di daerah, kalau harus ke Jakarta belanja, habis duit dan waktu pun terbatas. Enggak semua toko bisa dikunjungi,” tambahnya.

Molen dengan Barang Siap Kirim ke Reseller
Molen dengan Barang Siap Kirim ke Reseller

 

Melalui akun instagram @tanahabangcollection semua orang bisa melihat produk-produk pilihan dari toko-toko Tanah Abang yang sudah terjamin kualitasnya. Untuk bulan Ramadan tema pun disesuaikan. “Untuk bulan ini kita memang memajang produk yang berhubungan dengan tema ramadan. Misalnya, busana muslim, baju koko, dan lain-lain. Yang penting nuansa ramadan dan lebaran,” jelas Molen lagi.

Untuk wilayah Medan, Molen memberikan keringanan dengan menawarkan free ongkir untuk customernya. “Ya, kita kasih free ongkir ke Medan, tapi tidak langsung dikirim ke rumah, tapi ke tempat transit yang sudah ditentukan.”

Omset dari penjualan online pun cukup menggiurkan. Padahal menurut pengakuan Molen, ia baru menjalankan bisnisnya selama 6 bulan. Omzet perbulan pun tembus di angka 15-20 juta. “Alhamdulillah, cukuplah untuk bayar kost dan makan sehari-hari,” kata Molen sambil tertawa.

Molen pun mengajak anak-anak Medan untuk melihat peluang bisnis Online shop. Menurut Molen dalam bisnis online, hal mutlak yang dibutuhkan adalah ketekunan dan kesabaran. “Apapun jenis bisnisnya, termasuk online shop butuh waktu yang tidak sebentar untuk mencapai kata sukses.  Semua butuh proses dan saya meyakini sukses adalah proses,” tambahnya.

Maulana Muhammad Hasan a.k.a Lana Molen
Maulana Muhammad Hasan a.k.a Lana Molen

 

Hingga saat ini, Molen sudah memiliki reseller sekitar 15 orang yang umumnya berasal dari Medan. Medan menjadi kota pilihan Molen untuk mendistribusikan usahanya karena Molen sendiri perantauan yang berasal dari Medan. Untuk menjadi Reseller, terbilang sangat mudah. Hanya dengan memajang Display Picture di BBM masing-masing, teman-teman sudah bisa menjadi reseller dari usaha yang kini Molen beri nama Omline. Jika ingin berkenalan, melihat-melihat jualan atau bahkan menjadi resellernya bisa hubungi di BBM 5F5F6BB5 atau di 085359976994.***(CM-E01/Tjut Nurul Habibah)

KOMENTAR

BACA JUGA