Jumpoint, Studio Game-nya Anak Medan

  • Whatsapp
Jumpoint
Jumpoint

 

Ada banyak cara untuk menciptakan karya salah satunya adalah menciptakan sebuah program permainan yang berbasis mobile atau dalam kata lain game yang diperuntukkan kepada para pengguna gadget. Siapa sangka game bernama Square Tap Color merupakan rancangan dari anak-anak kreatif Kota Medan. Jumpoint adalah sebuah perusahaan yang fokus menciptakan permainan-permainan digital, dan berdomisili di Medan.

Read More

Square Tap Color merupakan  permainan yang membutuhkan ketelitian dan juga ketepatan si pemain, permainan tebak warna yang pastinya akan mengisi waktu luang anda. Jumpoint sengaja mendesain game ini tanpa menggunakan batasan level, melainkan dengan target angka yang harus tercapai. Game yang baru diluncurkan tanggal 12 Juni 2016 ini, kini sudah tersedia di Android Play Store dan dapat diunduh secara gratis dengan jumlah kapasitas memori 14 MB.

Game ini juga merupakan karya pertama dari hasil kerja keras mereka, Jumpoint sendiri beranggotakan sebelas orang dengan latar belakang yang berbeda-beda yaitu Budi, Faqih, Jepri, Nurul, Irfa, Fadhly, Adit, Reza, Hardi, Cahya dan Bobby. Mereka semua berkuliah di Universitas Sumatera Utara namun tersebar dari beberapa fakultas. Perjumpaan mereka pun berawal dari ketidaksengajaan dimana saat itu mereka sedang menghadiri kelas robotic, berbicara panjang lebar sampai akhirnya mereka menyatukan pikiran dan setuju untuk bekerja sama menciptakan game mobile.

Mulai dari sanalah kesebelas orang ini mulai belajar menciptakan game yang bisa dioperasikan di gadget ini. Mereka pun tersebar menjadi beberapa divisi yang mengurus setiap perintilannya mulai dari tampilan, program, sampai dengan suara. Hingga sampai pada akhirnya belajar sambil praktek ini pun membuahkan hasil. Semua itu mereka lakukan secara bersama, di dalam rumah sederhana yang dijadikan kantor dari Jumpoint Game Developer.

Belum genap satu minggu setelah dirilis, game ini sudah mendapat respon yang cukup positif. Budi mengungkapkan akan terus mengupgradenya sehingga konsumen akan puas terhadap performa dari game ini.

“Secara keseluruhan game ini sudah bekerja dengan baik, tapi ada beberapa komentar yang meminta adanya peningkatan dan juga warna yang lebih banyak,” jelas Budi. Rencananya dalam waktu dekat ini Jumpoint sudah akan memberikan update terbaru untuk gamenya.

Budi pun mengungkapkan mengapa memilih untuk menciptakan game seperti ini. “Kami sudah melakukan riset terhadap kebanyakan masyarakat soal bagaimana game yang paling digemari, kemudian kami juga selalu memasukkan unsur-unsur edukasi didalamnya jadi bisa dimainkan oleh segala kalangan” tambahnya.

Untuk segi bahasa, saat ini Square Tap Color hanya tersedia dengan bahasa Inggris, tujuannya agar masyarakat lebih terbiasa menggunakan bahasa internasioanl tersebut. Namun adanya saran dari beberapa orang, rencana juga akan tersedia  Bahasa Indonesia.

Saat ini mereka belum memikirkan bagaiamana keuntunga yang  bisa diambil, melainkan fokus untuk berkarya terlebih dahulu. Namun jika ada kesempatan Jumpoint pun membuat spot produk lain untuk beriklan dengan kesepakatan bersama. Kemudian Budi pun menambahkan kalau Jumpoint Game Developer akan berupaya agar bisa di download di gadget berbasis ios jadi tak hanya bisa dinikmati para pengguna android saja. Info terbarunya juga dapat lihat lewat instagram mereka yaitu @jumpointmedan.

Anak medan kembali menunjukan kehebatannya dengan kreatifitas yang kali ini merambat ke dunia teknologi. Tentunya ini akan menjadi awal yang baik untuk berkembang sehingga produk-produk lokal semakin bersaing dengan produk asing. Secara otomotis akan menunjukkan kualitas serta mendorong generasi penerus untuk selalu memberikan inovasi baru kelak. Hal seperti inilah yang harusnya didukung penuh oleh pemerintah juga masyarakat lokal.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *