Jangan Sampai Karyawan Terbaik Anda Keluar Hanya Karena Hal Ini

  • Whatsapp
Alasan Karyawan Terbaik Anda Keluar dari Pekerjaan
Alasan Karyawan Terbaik Anda Keluar dari Pekerjaan

 

Karyawan yang baik menjadi idaman para bosnya. Namun, jika karyawan tersebut malah keluar dari kantor untuk selamanya bagaimana? Hal ini pasti banyak dialami para bos. Mereka akan selalu memiliki karyawan yang memilih untuk resign dari kantor. Ada banyak alasan yang bisa menjadi faktor utama mereka keluar.

Read More

Padahal sangat disayangkan jika mereka resign, kemungkinan besarnya adalah kinerja kantor akan menurun. Jika kinerja di kantor terus menurun, maka bisa mengakibatkan kebangkrutan dan hal lainnya di kantor. Alasan kenapa mereka memilih keluar dari kantor untuk selamanya, yaitu:

 

  1. Gaji yang Diberi Terlalu Kecil

Gaji memang satu hal yang sangat sensitive. Jika karyawan terbaik anda resign karena masalah gaji yang tidak cocok, maka bersiaplah untuk mencari karyawan baru yang rajinnya sama dengan karyawan anda sebelumnya pula. Gaji naik dengan waktu yang sangat lama juga menjadi alasan karyawan terbaik anda keluar. Cobalah untuk memberinya ruang mengenai hal ini. Paling tidak jika gaji tidak naik, berilah ia fasilitas yang memadai, yang membuatnya nyaman dan tak mau resign dari kantor anda.

Gaji dan fasilitas terbaik selalu menjadi penawaran handal bagi perusahaan lainnya. Maka dengan mendapat iming-iming mengenai hal ini, sang karyawanpun tak sungkan untuk menyudahi di kantor lamanya. Ia akan berpikir kembali untuk memiliki bertahan atau melepaskan. Mereka juga tak akan melepaskan dengan begitu saja, mereka akan melakukan survey mengenai kantor baru yang akan menjadi tempat ia bekerja. Ia mencoba untuk tak hanya percaya pada iming-iming, namun percaya pada realita yang paling banyak.

 

  1. Bosan dan Tidak Mendapat Tantangan Lagi

Bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja sebenarnya adalah tantangan untuk karyawan, apakah ia memilih untuk bertahan atau melepaskan. Karena tak jarang, mereka yang sudah merasa bosan terhadap pekerjaannya memilih untuk resign dan mencoba pekerjaan lain yang lebih menantang. Menantang dalam hal ini akan membuatnya semakin bergairah untuk bekerja.

Tak hanya bergairah, ia malah akan meminta pekerjaan lainnya yang menurutnya bisa menambah semangat dan menjadi tantangan baru yang nyata. Cobalah untuk mencari karyawan yang tidak bosanan. Jika ia termasuk orang yang bosan, sebaiknya cobalah mencari cara agar suasana kantor menjadi lebih fresh dan memberinya pekerjaan yang beda. Namun, jangan coba-coba untuk memberi pekerjaan yang banyak tanpa melihat kondisinya. Bisa jadi hal ini malah menjadi alasan ia untuk memilih melepaskan pekerjaan itu.

 

  1. Tidak Diapresiasi

Apresiasi dalam hal ini sangat penting. Kantor harus memberikan apresiasi terhadap karyawan yang semakin hari semakin baik. Dengan adanya apresiasi dari bos, mereka akan merasa bangga dan senang. Jika perasaan itu muncul biasanya mereka akan lebih menghargai sang bos. Walau bos terlihat menyeramkan, ia akan tetap memandangnya baik, karena karya dan setiap hasil karyanya telah diapresiasi dengan baik oleh bos.

Karyawan yang tak lagi merasa diapresiasi atas kinerja yang ia lakukan, ia akan memilih untuk melepaskan pekerjaan itu. Walau perasaan cinta terhadap pekerjaannya sangat dalam, namun apresiasi terhadap kerjanya nihil, ia akan merasa sangat terkucilkan. Jadilah bos yang lebih menghargai dan memberi apresiasi atas setiap usaha dan kinerja dari karyawan. Karena itu membuat karyawan akan betah dan nyaman berada di kantor.

 

  1. Tekanan Semakin Besar

Tekanan yang semakin besar ini akan menumbuhkan rasa stress pada karyawan. Hal ini akan berujung pada melepeskan pekerjaan itu. Terkadang bos yang tidak puas terhadap kinerja akan memberi tekanan yang luar biasa pada karyawan, hal ini sebaiknya diperhatikan kembali. Karyawan sejatinya telah melaksanakan apa yang bos nya minta, ia akan menuruti segalanya, namun segala kekurangan yang terjadi bukan berasal darinya. Mungkin saja bos kurang detail menjelaskan keinginanya. Maka dari itu jangan sampai anda kehilangan karyawan terbaik karena hal ini. Cobalah menjadi bos yang baik dan kharismatik.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *