IBX5A49C9BC313D6 Fahmi, Lestarikan Budaya Lewat Menari - Cerita Medan

Fahmi, Lestarikan Budaya Lewat Menari

Fahmi Seorang Penari
Fahmi Seorang Penari

 

Menjadi baik di antara yang baik memang tidak mudah, tetapi apapun keadaannya haruslah tetap berperilaku baik karena orang baik akan selalu menjadi manfaat bagi orang lain. Begitu juga dengan bagaimana perilaku baik yang harus kita tunjukkan sebagai anak Indonesia? Mungkin dari sebagain kita banyak yang tidak memahami bagaimana seharusnya kita berbuat sebagai bangsa Indonesia. Banyak yang bisa kita lakukan, walaupu kecil setidaknya bermanfaat.

Seperti Zulfahmi Matondang misalnya, sebagai bentuk penghargaannya terhadap budaya Indonesia dan tidak ingin kebudayaan tersebut oleh negara lain maka Fahmi akhinya memilih untuk konsen melestarikan budaya lewat tariannya. Pria kelahiran 23 tahun lalu ini telah bergelut di dunia tari sejak duduk di bangku MTs, tepatnya pada tahun 2007.

Fahmi, sapaan akrabnya. Anak dari Bapak H.Zulkifli Matondang dan Ibu Almh. Hj. Syamsidar Harahap ini merupakan sosok penari yang lincah. Ia telah mengasah kemampuan tersebut sejak lama, sudah cukup banyak pementasan tari yang diisinya. Hal itu membuktikan bahwa menjadi penari adalah bakat yang paling baik di dalam dirinya.

Tak ingin belajar menari sebatasnya saja, ia juga memberanikan diri untuk bergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa Tari UMSU (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara). Kini ia baru saja menyelesaikan studi S1 nya di Manajemen Fakultas Ekonomi UMSU . Selain karena ingin menghargai kebudayaan Indonesia, Fahmi juga mengaku bahwa alasannya bergabung ke dunia seni tari adalah karena ia melihat bahwa ada peluang besar untuk berprestasi di bidang senitari dan tidak banyak orang yang memiliki kemampuan tersebut.

Fahmi dengan Pakaian Tarinya
Fahmi dengan Pakaian Tarinya

 

Banyak jenis tarian yang mampu dimainakan oleh Fahmi , tarian tersebut dipelajarinya dari berbagai macam cara. Mulai dari belajar dengan pelatih, dari youtube hingga belajar dari pertunjukkan yang dilihatnya. Karena itu keseriusannya dalam belajar selalu mendapat hasil yang cukup memuaskan bagi dirinya dan orang lain yang menontonnya.

Fahmi adalah sosok yang cukup aktif di kampusnya ketika itu, selain bergabung di UKM Tari ia juga ingin meningkatkan solidaritas dan menumbuhkan jiwa sosial di organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UMSU. Menjadi penari adalah hobi yang menjadi kebanggan tersendiri untuk Fahmi, tak heran jika kelincahannya dalam menari menghantarkan sampai ke negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand pada 2012 dan 2013 lalu. Kini ia juga beberapa kali menjadi juri di berbagai perlombaan di Kota Medan, hal itu membuat sepak terjangnya sebagai penari cukup diperhitungkan.

Selain lihai dalam menari, pria yang memiliki tubuh mungil ini juga suka memainkan rubik, sebuah permainan yang mengedapankan kecepatan dan kelihaian di dalamnya. Ia sangat pandai berpikir cepat, didukung dengan kemampuan tangannya yang bisa diacungkan jempol. Kelihaian tersebut sudah dilatihnya sejak duduk di bangku SMA di sela-sela kegiatannya dalam belajar dan berorganisasi di sekolah,. Karenanya tak heran ia pernah mendapat Juara 1 Batle Rubik 3×3 Tahun 2011 lalu. Sebuah penghargaan yang membuatnya cukup bangga ketika itu.

Prestasi yang telah ia raih antara lain, Juara 1 Fashion Show GEMPPIKA Kecamatan Tahun 2010, Pelajar Terbaik angkatan 2012, Participant Malam Simfoni Serumpun di Malaysia 2012,Juara 3 Serampang 12 Kategori Remaja dalam rangka hari Lingkungan Hidup Sedunia di PRSU Medan tahun 2012,Juara 1 Festival BudayaMelayu Sumatra Utara di Palladium mall Medan tahun 2011, Best Spirit IMT-GT di Malaysia Tahun 2012 dan Best Combine IMT-GT di Thailand tahun 2013.

Nah, bagi konkawan Cerita Medan yang ingin menyapanya dapat menghubunginya via Facebook : Zulfahmi Matondang. ***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

KOMENTAR

BACA JUGA