Cara Kreatif Menjadi Pengusaha

  • Whatsapp
Cara Kreatif Menjadi Pengusaha
Cara Kreatif Menjadi Pengusaha

Krisis seperti yang dialami Indonesia saat ini, selain menimbulkan kesusahan, ternyata bisa  juga membuat orang jadi kreatif. Tapi untuk kreatif, terutama dalam membuka peluang kerja dari diri sendiri memang tidak gampang. Tapi, siapapun bisa melakukannya jika di barengin dengan niat yang kuat.

 

Read More

Berikut, beberapa tips yang perlu anda lakukan untuk menggapai peluang tersebut. Modal utama bagi calon pengusaha adalah optimis, ulet, percaya diri, sedikit nekat, dan berani mengambil resiko. Memikirkan hal terburuk dalam menjalankan usaha wajib di lakukan. Karena, didalam menjalankan sebuah bisnis, banyak kemungkinan-kemungkinan terburuk yang pastinya akan terjadi. Untuk itu, pemikiran tersebut juga harus dijadikan sebagai modal utama.  Tentu saja modal abstrak ini harus didukung oleh modal materil yaitu uang. Karena tanpa modal yang satu ini, mustahil anda dapat memulai usaha.

 

Jika anda sudah memiliki modal tersebut, mulailah mencari bidang usaha yang sesuai dengan kondisi keuangan dan kemampuan anda. Ingat, jangan menjalankan usaha yang anda tahu pasti tidak mampu anda lakukan. Ini sama saja dengan mengorbankan modal yang sudah anda miliki. Jadi yang tak kalah penting adalah bercermin pada kemampuan diri sendiri.

 

Anda dapat memulainya dengan usaha yang ringan namun cukup berprospek. Usaha yang dapat anda pilih antara lain yaitu:

  1. Mengembangkan ketrampilan seperti membuat aneka suvenir (gantungan kunci, tempat lilin, bross, hiasan dinding, asesoris, dll).
  2. Mengembangkan usaha di bidang jasa seperti membuka jasa fotokopi, wartel, warnet, usaha katering, penyewaan alat-alat pesta, membuka toko kelontong, dll.
  3.  Agribisnis seperti peternakan dan pertanian. Misalnya dengan mengembangkan     ternak ayam, itik, ikan lele, berkebun dan menanam sayur mayur atau tanaman holtikultura.

 

Jika modal anda sangat terbatas, mulailah dengan usaha yang tidak terlalu banyak membutuhkan uang. Jangan malu melakukan usaha yang mengandalkan tenaga dan keterampilan. Misalnya dengan menerima jasa penitipan anak, menerima les privat, dan menerima jahitan.

 

Semakin berkembangnya zaman, dan juga semakin besarnya kebutuhan ekonomi yang harus dipenuhi mewajibkan setiap orang harus pandai-pandai dalam mengatur keuangan. Semakin besarnya kebutuhan otomatis semakin besar pula pengeluaran yang harus di keluarkan. Jika sulit untuk membuka usaha yang memiliki modal besar, manfaatkanlah kemampuan yang ada di dalam di anda.

 

Ketika anda sudah mulai menjalani salah satu bisnis tersebut, jangan terpaku hanya pada pola bisnis yang sudah anda lakukan. Terus lakukan pengembangan, misalnya dengan melakukan terobosan pemasaran. Kalau perlu cobalah mengembangkan bisnis lain selain yang sedang anda jalankan. Bila usaha yang satu gagal anda masih bisa melakukan subsidi silang.

 

Lakukan pemisahan keuangan antara modal, pinjaman, investasi dan biaya operasional. Jangan larut dengan keuntungan yang anda peroleh. Dunia bisnis yang belum menentu membutuhkan kehati-hatian anda dalam mengelola keuangan dan keuntungan. Karena segi keuangan menjadi tolok ukur berkembang atau tidaknya bisnis anda.

 

Ingat, usaha yang anda lakukan selain untuk mencari keuntungan, juga untuk mengasah ‘skill’ anda. Jadi jika anda menemui hambatan ataupun gagal, jangan terpuruk. Segera bangkit dan jangan ragu untuk memulai lagi. Jangan pernah sekalipun merasa putus asa.

 

Selain hal di atas, hal lain yang tak kalah penting adalah berdoa. Motto berusaha sambil berdoa ternyata memang sangat cocok bagi wiraswastawan. Karena selain usaha keras anda, kekuatan doa juga akan membantu kesuksesan anda. Selamat berusaha dan berdoa.***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *