Berhentilah Memotong Pembicaraan Orang Lain

  • Whatsapp
Berhentilah Memotong Pembicaraan Orang Lain
Berhentilah Memotong Pembicaraan Orang Lain

 

Memotong pembicaraan antara dua belah pihak maupun kelompok merupakan tindakan yang sangat buruk. Banyak diantara orang yang selalu melakukan tindakan ini dalam kesehariannya. Mereka hanya berpikir mengenai kebenaran dari tiap kalimat yang keluar dari mulutnya. Padahal banyak hal pulalah yang patut diperhatikan, sebagai pembicara yang baik dan aktif, maka lakukan pulalah tindakan mendengar yang baik. Sama hal dengan yang kalian lakukan ketika kalian melakukan banyak pembicaraan, tapi rekan anda terus mendengarkan tanpa memotong pembicaraan anda.

Read More

Hal ini juga tampak lebih sopan, karena tak hanya andalah yang memiliki masalah. Ada saatnya anda akan didapati sebagai orang yang dipilih untuk membantu orang lain menyelesaikan masalah pula.

Tindakan memotong pembicaraan orang lain merupakan ciri anda sebagai orang yang memiliki sifat keras kepala dan egois. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penelitian yang dilakukan, mereka yang keras kepala juga didukung dengan golongan darah mereka. Golongan darah A memiliki sifat dan karakter keras kepala.

Tak hanya memiliki sifat keras kepala, mereka yang suka memotong pembicaraan memiliki sifat suka memrintah, tidak mau dibentak, penjilat, bermuka dua, licik, sadis, tak suka bertoleransi, keinginannya yang kuat dan harus tercapai, suka membanggakan diri sendiri dan juga kikir.

Banyak hal yang dapat terjadi jika anda memotong pembicaraan orang lain, salah satunya dapat membuat anda dijauhi oleh orang lain. Jangan sampai hanya karena hal ini, orang-orang yang berada disekitar, malah tidak menyukai kehadiran anda. Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik dan belajarlah untuk menghargai orang lain.

Satu hal yang patut diperhatikan, yaitu jika ingin didengar dan diperhatikan oleh orang lain saat sedang berbicara, maka lakukan hal itu pula pada orang lain. Tentu semua orang akan sangat senang jika sedang berbicara, didengarkan dengan baik dan diperhatikan. Ketika hal ini menjadi kebanggaan, maka coba lakukan pula pada orang lain. Hal ini akan membuat anda terlihat seperti pembagi kebahagiaan.

Sebenarnya, memotong pembicaraan orang lain boleh saja anda lakukan. Namun hal ini memiliki syarat. Selalu ada hal mendesak dan lebih penting lainnya yang harus disampaikan atau dilakukan. Misalnya, saat ada teman yang asik bercerita, tiba-tiba ada teman lain yang jatuh dari sepeda dan butuh pertolongan. Tentu sebaiknya anda dapat memotong pembicaraan agar bisa segera menolong teman yang jatuh.

Anda juga boleh memotong pembicaraan ketika kita merasa bahwa informasi yang disampaikan kurang sesuai dengan topik pembicaraan. Namun begitupun, saat anda memotong pembicaraan orang lain , hendaknya dilakukan dengan sopan santun. Apalagi jika anda sedang berbicaradengan orang yang lebih tua. Anda bisa mengawalinya dengan permintaan maaf terlebih dahulu, lalu menyatakan alasan kenapa memotong pembicaraannya. Setelah itu kemukakanlah hal yang hendak dibicarakan. Dengan melakukan hal ini, tentu orang lain pun tidak akan merasa tersinggung saat pembicaraannya dipotong.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *