Wafatnya Pencipta Kalimat ‘Ini Ibu Budi’

  • Whatsapp
Nenek Rauf Wafat
Nenek Rauf Wafat

 

Siapa yang tak tahu dengan sebuah kalimat ‘ini Budi’ dalam dunia pendidikan. Kalimat ini biasanya disebut pada banyak buku Bahasa Indonesia pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Zaman dahulu, kalimat ini seakan menjadi kalimat pertama yang wajib diketahui khalayak ramai, bisa dikatakan sebagai kalimat pamungkas karena dari kalimat inilah seseorang mahir membaca.

Read More

Dari dua buah kata tersebut biasanya para penulis buku akan menambahkan atau menggabungkan kata selanjutnya dan sebelumnya untuk menjadikan sebuah kalimat yang mudah diucapkan setiap anak pada jenjang Sekolah Dasar tersebut. Misalnya saja adalah ‘ini Ibu Budi,’ ‘Ibu Budi sedang ke pasar.’ Kalimat tersebut hingga kini menjadi kalimat poluler yang dapat ditemukan di setiap buku anak-anak.

Banyak masyarakat yang hanya mengetahui mengenai kalimatnya saja, namun tidak tahu siapa orang pertama yang mengetahui kalimat tersebut. Siti Rahmani Rauf adalah penulis Buku Bahasa Indonesia yang mengenalkan tokoh Budi pertama kalinya dalam bukunya. Ia menuliskan ‘ini Budi,’ ‘ini Ani,’ ‘ini Bapak Budi,’ ‘ini Bapak Budi dan Ani.’ Ia menuliskannya dalam Buku Bahasa Indonesia yang kini telah menjadi sangat popular.

Nenek Rauf biasa dipanggil orang juga menambahkan gambar dari tokoh-tokoh yang ditulisnya dalam buku tersebut. Ia menggambar sosok Budi, Ani, Bapak Budi dan Ani serta Ibu Budi dan Ani dengan tujuan agar semakin mudah dibaca dan dipahami anak-anak. Kreatifitas yang timbul pada dirinya menjadi anugerah terbesar dan menjadi manfaat bagi banyak orang khususnya anak-anak yang baru mengalami masa pertumbuhan.

Nenek Rauf lahir di Padang, 5 Juni 1919 dan mulai menulis bukunya pada Tahun 1980-an karena telah mengajar pada sebuah Sekolah Dasar 1937. Pendalaman sosok Budi, Ani, Bapak dan Ibu seakan sangat kental hingga tak jarang begitu ditanya pada setiap orang mengenai pelajaran apa yang didapat di Sekolah Dasar, banyak yang menjawab tentang pelajaran Bahasa Indonesia si Budi, meskipun tak menutup kemungkinan pelajaran lainnya juga disebutkan, seperti halnya lagu dalam Mata Pelajaran Matematika satu ditambah satu sama dengan dua.

Nenek Rauf, Pencipta Ini Budi, Wafat
Nenek Rauf, Pencipta Ini Budi, Wafat

 

Pada 2014 lalu, tokoh Budi, Ani, Bapak dan Ibu Budi dan Ani telah dihapuskan oleh M. Nuh dalam Buku Bahasa Indonesia dan digantikan dengan tokoh lainnya yang berasal dari berbagai daerah.

Pada Selasa 10 Mei 2016 lalu, Nenek Rauf telah tutup usia pada usia 97 tahun di kediamannya sendiri pada pukul 21.20 WIB. Nenek Rauf telah mengidap penyakit sejak lama dan akhirnya menyerah pada penyakitnya. Kini yang tinggal hanyalah sejarah yang memang tak pernah mati dan padam.

Karya-karyanya terus menjadi inspirasi bagi setiap pendidik di Indonesia, agar menerapkan sisetem pendidikan dan metode pengajaran dengan mudah agar menghasilkan generasi pengerus yang pintar dan cerdas. Nyatanya dengan metode yang dilakukan Nenek Rauf, menghasilkan banyak insane yang paham dan mampu melanjutkan proses pembelajaran dengan mudah. Banyak yang bisa membaca dengan mudah karena bantuan beberapa kalimat yang diajarkan oleh Nenek Rauf. Kini, tergantung bagaimana cara pendidik untuk menerapkan sistem pendidikan dan metode pengajaran yang tepat bagi setiap siswa.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *