Sharing Inspiratif di Medan International Coffee Festival

  • Whatsapp
Agung Laksamana Memaparkan Materi Mengenai Humas
Agung Laksamana Memaparkan Materi Mengenai Humas

 

Hari kedua berlangsungnya Medan International Coffe Festival (MICF) di Atrium Hermes Palace, Jalan Mongonsidi Medan menghadirkan sharing inspiratif yang dibawakan langsung oleh beberapa orang, diantaranya Wahyu Blahe selaku owner Cerita Medan dan Agung Laksamana selaku Ketua Perhumas Indonesia, (14/5).

Read More

Beberapa stand dari berbagai dinas dan perusahaan turut menyambangi acara tersebut, membuat acara semakin ramai dikunjungi. Namun dari sekian banyak yang berhadir, puluhan diantaranya adalah mahasiswa/i Ilmu Komunikasi dari berbagai universitas di Medan, seperti USU (Universitas Sumatera Utara), UMSU (Universitas Sumatera Utara) dan UNTARA (Universitas Dian Nusantara).

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Blahe yang melakukan diskusi interaktif dan tanya jawab kepada MC dan mahasiswa mengungkapkan bahwa ia bukan berlatar belakang Ilmu Komunikasi, tetapi bisa menciptakan portal berita Cerita Medan yang pada dasarnya adalah sebuah ilmu yang dikuasi oleh anak-anak Ilmu Komunikasi. Wahyu juga mengatakan bahwa pada awalnya Cerita Medan diciptakan untuk menyebarkan informasi yang kemudian kini tengah berkembang pesat menyaingi media-media lainnya di Kota Medan.

“Saya tidak menyuruh kalian untuk percaya pada saya, tetapi saya harap kalian bisa mempraktikkan apa yang saya katakan,” tegas Wahyu.

Sharing Diskusi Oleh Wahyu Blahe
Sharing Diskusi Oleh Wahyu Blahe

 

Wahyu menghimbau kepada mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi untuk bisa berkontribusi lebih, dan menciptakan sesuatu yang baru seiring dengan perkembangan sosial media modern ini. Memanfaatkan perkembangan teknologi yang tengah berkembang sebagai upaya-upaya baru yang bersifat positif dan baik untuk ke depannya.

Beberapa orang peserta langsung antusias bertanya mengenai hal-hal yang menarik tentang apa yang telah Wahyu lakukan, begitu pun mengenai trik dan strategi pencapainnya. Sayangnya hanya empat orang yang beruntung yang boleh bertanya, masing-masing mendapatkan kaos dari panitia Medan International Coffe Festival.

Interaktif Diskusi Wahyu Blahe dengan Salah Satu Peserta
Interaktif Diskusi Wahyu Blahe dengan Salah Satu Peserta

 

Sharing dilanjutkan dengan pemaparan Agung Laksamana mengenai perkembangan dan peran seorang humas di Indonesia. Juga tentang mengapa semua harus menjadi Humas bagi Indonesia. Hal itu dijawab langsung oleh Agung, menurutnya Humas adalah poin penting dalam perkembangan apapun itu, karena apapun yang dilakuan Humas akan terdengar ke seluruh dunia,  ia berpatok kepada pemaparan Bill Gates yang mengungkapkan bahwa dunia membutuhkan seorang humas yang profesional.

Menurut Agung, pada dasarnya setiap humas harus memiliki batasan, karena apa yang diceritakan humas melalui media akan mendapatkan sambutan. Bisa menjadi baik dan buruk tergantung bagaimana seorang humas menyampaikannya. Untuk itu, agar menjadi humas yang baik setiap orang, harus bisa menjadi humas yang professional, strategis, managerial dan technical. Dari kesemua itu, beberapa bidang keilmuan  harus dipahami, diantaranya harus memahami jurnalistik, membuat video, membuat press release, writing, editing dan banyak lagi lainnya.

Suasana Diskusi Medan International Coffee Festival
Suasana Diskusi Medan International Coffee Festival

 

“Seorang humas harus menceritakan kebaikan, jika 250 juta orang di Indonesia menjadi humas yang terus menceritakan kebaikan, maka baiklah Indonesia ini,” tutup Safrin Octora selaku moderator dalam acara tersebut.

Medan International Coffe Festival akan berlangsung hingga Minggu (14/5) mendatang. Ayo siapkan dirimu untuk hadir ke festival kopi international.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *