Risya Permata Sari, dari Karateka Hingga Model Ternama

  • Whatsapp
Chacha Saat Megikuti Kejurnas Tako Indonesia
Chacha Saat Megikuti Kejurnas Tako Indonesia

Menjadi seorang karateka memang tak semudah yang dibayangkan, memerlukan keahlian khusus seperti kekuatan fisik dan mental. Karena seusai melakukan puluhan kali latihan dapat berkemungkinan membuat tubuh kehabisan tenaga. Di Indonesia sendiri banyak orang yang ingin menjadi karateka, karena keahlian tersebut mampu menyelematkan diri sendiri ketika berada dalam kesulitan. Sementara itu masih banyak lagi manfaat menajdi karateka seperti dapat menambah ketahanan fisik dan kesehatan tubuh.

Baik laki-laki maupun perempuan telah banyak tergabung di dunia seni bela diri satu ini, hal itu dinyatakan sendiri oleh Risya Permata Sari yang sejak usia 9 tahun sudah aktif menjadi seorang karateka. Keahlian tersebut diperoleh Chacha sapaan akrabnya dari sang ayah, yang kebetulan juga seorang pelatih karate tangguh pada zamannya.

Read More

Kejuaraan Karateka Chacha
Kejuaraan Karateka Chacha

 

Tak ingin sekedar memberi pelatihan dan pengalaman kepada orang lain, akhirnya sang ayah menurunkannya langsung ke anak kesayangannya, hingga di usianya yang 10 tahun sudah diikutkan dalam berbagai perlombaan.

Berbagai kejuaraan diperoleh Chacha diusianya yang masih terbilang muda, mulai dari Pekan Olahraga Kota (PORKOT), Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL), Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (PROPSU) hingga Kejuaraan Nasional (KEJURNAS). Bekrat keahlian tersebutlah yang akhirnya membuat Chacha telah menyinggahi beberapa kota seperti Medan, Pekan Baru, Batam, Manado, Jakarta dan Makasar.

Perempuan kelahiran 27 November 1994 di Tebing Tinggi ini bahkan mengaku sangat terkesan saat dinobatkan sebagai Best of The Best di Kejuaraan Tako se-Indonesia. Seperti pemaparan Chacha, selain mendapatkan ilmu, melalui kejuaraan tersebut, ia juga mendapatkan teman yang banyak dari berbagai daerah. Meski demikian, menurut Chacha dalam sebuah pertandingan bukan seberapa banyak kita bertaruh untuk menang namun kesehatan tetaplah menjadi poin utama.

Kemampuan karate yang sangat baik serta postur tubuh yang mendukung lantas membuat Chacha berkeingin menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan), pun seperti keinginan sang ayah. Namun, setelah melalui proses yang panjang akhirnya Chacha dinyatakan gugur pada seleksi pantohir dan seketika itu pun pupus lah harapan Chacha menjadi bagaian dari kepolisian. Kegagalan tersebut lantas membuat Chacaha tak berputus asa, tak lama setelahnya ia pun memutuskan untuk merantau ke ibukota demi mengadu nasib dengan harapan angin segar yang lebih baik.

Beberapa waktu di Jakarta, ia pun mendapat kabar baik saat mendapat tawaran menjadi model oleh fotografer yang cukup dikenal waktu itu. Postur tubuh dan wajah yang cukup memikat adalah alasan dari tawaran tersebut. Chacha kemudian menerima tawaran tersebut dengan iseng-iseng yang niatnya untuk menyalurkan hobi suka berfotonya, hingga kemudian diajak bergabung oleh salah satu agency model di Jakarta, tetapi sayang ia menolak dan kemudian memilih untuk mengadu nasib di Medan.

Risya Permata Sari, dari Karateka Hingga Model Ternama
Risya Permata Sari, dari Karateka Hingga Model Ternama

 

Kini, Chacha memilih profesi baru pada sebuah perusahaan di Medan, targetnya adalah poin penting dalam pekerjaan yang dilakoninya. Pun demikian ia juga mengambil spasi waktunya untuk menjadi model freelance di Medan.

Risya Permata Sari
Risya Permata Sari

 

Tak ingin menjadi model tetap, Chacha justru terus mendapat penawaran dari fotografer dan agency model di Kota Medan, untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai event yang kemudian lantas membuatnya cukup dikenal di kalangan model ternama. Kemampuan menyanyi yang baik juga menjadi pendukung karirnya, meski ia mengaku masih malu-malu menyalurkan suara emas tersebut.

“Intinya tetap bersyukur aja dengan apa yang dikasi oleh Yang Maha Kuasa,” tambah Chacha saat diwawancarai tim Cerita Medan beberapa waktu lalu. Karate maupun Modelling memang keahlian yang dimiliknya. Namun, meski demikian berkarir pada sebuah pekerjaan tetap adalah hal yang harus dilakukannya, mengingat bahwa Chacha harus menyekolahkan adik-adiknya untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik darinya.

Nah, bagi konkawan yang ingin mengenalnya secara langsung maupun berdiskusi mengenai modelling dan karate dapat menghubunginya via Instagram: oumineng.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *