Pentingnya Psikologi Dalam Dunia Pendidikan  

  • Whatsapp

 

Pentingya Psikologi Terhadap Pendidikan
Pentingya Psikologi Terhadap Pendidikan

 

Read More

Psikologi dalam dunia pendidikan sudah banyak mempengaruhi dalam perumusan tujuan pendidikan, perumusan kurikulum maupun prosedur dan metode belajar mengajar. Kontribusi psikologi sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan terhadap dunia pendidikan memang sangat besar karena menyangkut semua aspek di bidang pendidikan, bukan hanya menyangkut proses belajar mengajar itu sendiri, akan tetapi juga menyangkut masalah-masalah di luar proses belajar mengajar.

 

  1. Pengembangan Kurikulum.

 

Kajian psikologi terhadap pengembangan kurikulum sudah terjadi sejak lama terutama berkenaan dengan pemahaman aspek  – aspek perilaku  dalam konteks belajar mengajar. Pada intinya kajian psikologis ini memberikan perhatian terhadap  bagaimana input, proses dan output pendidikan dapat berjalan dengan tidak mengabaikan aspek perilaku dan kepribadian peserta didik.

 

Kurikulum pendidikan seyogyanya mampu menyediakan kesempatan kepada setiap individu untuk dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya, baik dalam hal subject matter maupun metode penyampaiannya.

 

Saat ini Kurikulum yang ada di Indonesia adalah Kurikulum yang berbasis Kompetensi, yang pada intinya menekankan  pada upaya pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.

 

Kajian psikologis yang termasuk dalam pengembangan Kurikulum berbasis Kompetensi mengandung aspek – aspek :

  • Kemampuan siswa melakukan sesuatu dalam berbagai konteks.
  • Pengalaman belajar siswa.
  • Hasil belajar (learning outcomes).
  • Standarisasi kemampuan siswa.

 

  1. Sistem Pembelajaran

 

Psikologi Pendidikan terhadap sistem pembelajaran melahirkan beberapa teori seperti teori Classical Conditioning, Connectionism, Operant Conditioning, Gestalt, Teori Daya, Teori Kognitif dan teori lainnya. Di samping itu selain teori, lahirlah prinsip – prinsip yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran. Serta diharapkan dengan memahami Psikologi Pendidikan, seorang guru dapat :

  • Merumuskan Tujuan Pembelajaran Secara Tepat.

Dengan memahami Psikologi Pendidikan yang cukup seorang guru dapat lebih tepat untuk menentukan bentuk perubahan perilaku yang dikehendaki sebagai tujuan pembelajaran.

 

  • Memilih Metode Belajar Yang Sesuai

Metode Pembelajaran yang sesuai dan tepat sangat lah penting, dengan memahami Psikologi Pendidikan seorang guru dapat melihat tingkat perkembangan siswanya, jenis dan karakteristik mereka dan menyesuaikannya dengan Metode Pembelajaran yang akan di sampaikan.

 

  • Dapat Memberikan Bimbingan Konseling

Tugas dari seorang guru bukan hanyalah mengajar tetapi juga membimbing siswanya. Jika memahami Psikologis Pendidikan, tentu seorang guru di harapkan dapat membimbing siswanya dan dapat membantu memberikan bantuan psikologis secara tepat dan benar.

 

  • Memotivasi Belajar Siswa

Memotivasi dapat diartikan berupaya memberi dorongan kepada siswa untuk melakukan perbuatan tertentu seperti perbuatan belajar. Tanpa mempunyai Psikologis Pendidikan tentu guru akan mengalami kesulitan menjadi motivator bagi siswanya.

 

  • Membuat Iklim Belajar Yang Kondusif

Agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dibutuhkan iklim belajar yang kondusif. Guru dengan pemahaman Psikologis Pendidikan yang mumpuni dapat menciptakan iklim belajar yang kondusif di kelas, sehingga para siswa akan belajar dengan nyaman dan menyenangkan.

 

  • Berinteraksi Secara Tepat Dengan Siswa

Pemahaman seorang guru tentang Psikologi Pendidikan memungkinkan terwujudnya interaksi dengan siswa secara lebih bijak, penuh empati, dan menjadi sosok yang menyenangkan di hadapan para siswanya.

 

  1. Sistem Penilaian

 

Penilaian adalah salah satu hal yang penting dalam dunia pendidikan karena aspek ini bertujuan untuk menilai seberapa jauh pemahaman seoramg siswa terhadap apa yang sudah dipelajari. Melalui kajian psikologis kita dapat memahami perkembangan prilaku apa saja yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pendidikan atau pembelajaran tertentu.

 

Di samping itu, kajian psikologis telah memberikan bentuk  nyata dalam pengukuran potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap siswa, terutama setelah dikembangkannya berbagai tes psikologis, baik untuk mengukur tingkat kecerdasan, bakat maupun kepribadian individu lainnya.

 

Pemahaman kecerdasan, bakat, minat dan aspek kepribadian lainnya melalui pengukuran psikologis, memiliki arti penting bagi upaya pengembangan proses pendidikan individu yang bersangkutan sehingga pada gilirannya dapat dicapai perkembangan individu yang optimal.***(CM—M04/Fathia Putri)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *