Pedomani Pahlawan Bangsa Agar Tak Tergerus Zaman

  • Whatsapp
Hari Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional

Tahun 2016 adalah tepat 108 tahun diperingatinya Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), setelah pada sebelumnya para pahlawan habis-habisan mengorbankan tenaga dan kekuatannya untuk membela negara tercinta Indonesia. Namun, sudahkah kita benar-benar merdeka di Harkitnas ini? Kita sendiri tahu jawabannya.

Sebelumnya Indonesia adalah orang-orang yang selalu dibodohi oleh penjajah ketika itu, semua rakyat dijadikan pekerja dan tenaganya habis-habisan dikuras oleh kolonialisme yang berkuasa. Bangsa Indonesia jauh tertinggal oleh bangsa-bangsa lain yang ketika itu berdiam dan menetap di indonesia, dan sejujurnya Rakyat Indonesia menjadi pembantu di negaranya sendiri.

Hal itu sudah berlalu, kini tinggallah sejarah dan kenangan yang udah tak lagi merasakan ketertinggalan banyak hal. Anak-anak Indonesia sudah mendapatkan pengajaran yang baik, bukan sekadar mampu baca dan tulis seperti dahulu kala, banyak diantara anak-anak Indonesia yang bahkan sudah mengharumkan negaranya di berbagai negara lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sudah berubah dan bumi yang kini berotasi seolah berpihak akan keadilan.

Ilmu pengetahuan, teknologi, transportasi, informasi dan komunikasi sudah menjadi sangat baik, namun tak jarang kebanyakan dari perkembangan teknologi itu justru disalahgunakan oleh Rakyat Indonesia modern ini. Lihat saja di televisi, banyak kasus yang membuat hati miris dan tak lain itu disebabkan oleh perkembangan teknologi.

Bukankah kita harusnya mensyukuri perubahan yang ada sekarang, kebanyakan orang tak membaca sejarah. Mengenai upaya dan jerih payah sang pahlawan menyelamatkan bangsa sampai rela mengorbankan segalanya termasuk keluarga. Kita sebagai Rakyat Indonesia yang hidup pada hari ini tidak bersyukur, entah pun benar-benar lupa dan tak berpegang pada catatan sejarah.

Kasus kecil yang terlihat nyata adalah tak adanya titik terang yang dapat membuktikan bahwa Rakyat Indonesia benar-benar mencintai negaranya. Tidak adanya rasa nasionalisme terhadap negaranya sendiri.

Marilah kita kembali mengulang kenangan dan sejarah agar sadar bahwa banyak hal yang harus dihargai, dan diteladani dari segala tindakan para pahlawan bangsa. Sebagai Rakyat Indonesia yang peduli, harusnya kita paham ada beberapa hal yang benar-benar harus jadi pedoman, agar tidak tergerus zaman yang semakin lama justru membuat kita hancur. Keluhuran budi, kebaikan perangai atau tabiat, kemahiran adalah yang diharapakan para pahlawan sebelumnya, hal tersebut adalah arti dari Boedi Oetomo.

Nah, konkawan apa yang akan kalian rencanakan untuk perubahan ke depan di hari Harkitnas ini? Jangan lupa untuk terus berbuat kebaikan agar tidak tergerus zaman.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *