Mobil Listrik Andoid Kaliurang Hadir di Medan

  • Whatsapp
Fandi Pasaribu Bersama Mobil Listrik Android Kaliurang Unisi
Fandi Pasaribu Bersama Mobil Listrik Android Kaliurang Unisi

Teknologi memang sangat berkembang sangat pesat, hal itu menumbuhkan banyak inovasi yang luar biasa. Salah satunya adalah dengan hadirnya Mobil Listrik Android karya anak Indonesia yang kini tengah mengemban studi di Universitas Islam Indonesia (UII), yaitu Nazri Afandi Pasaribu. Inovasi tersebut dimulai Fandi saat tahun pertamanya tinggal di Kota Pendidikan, Yogyakarta.

Fandi mengaku bahwa saat pertama kali menciptakan mobil listrik, ia bekerjasama dengan teman-temannya demi membangun sebuah inovasi baru. Ketika itu, isu-isu mengenai mobil listrik memang tengah berkembang dan Fandi tertarik akan hal itu. Sehingga ia bersama teman-temannya ingin membuat sesuatu yang berbeda hingga mengandalkan aplikasi android untuk pembuatan mobil listriknya.

Read More

Mobil listrik ini berbeda dengan mobil listrik pada umumnya karena inovasi kendali android yang terdapat di dalamnya. Menariknya, mobil ini menjadi mobil listrik kendali android pertama di Indonesia. Diberi nama Kaliurang Unisi, sebuah mobil jenis mobil balap dengan kecepatan 65 km/jam ini memiliki beberapa kelebihan lainnya seperti terdapat 5 kliam paten yang terdapat pada sistem kendali untuk menggerakkan motor listrik.

Awak Media Berfoto bersama Fandi Pasaribu dan Mobil Listrik Android Kaliurang
Awak Media Berfoto bersama Fandi Pasaribu dan Mobil Listrik Android Kaliurang

 

Seluruh perlengkapan dalam pembuatan mobil listrik ini dibuat sendiri oleh Fandi dan teman-peserta, mulai dari mesin, tubuh , sistem hingga aplikasi untuk penggeraknya juga diolah secara mandiri, kualitas dalam pembuatannya sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tak heran jika untuk pembuatannya perlu waktu beberapa tahun hingga bisa menjadi sempurna.

Tak perlu bahan bakar, mobil listrik ini memerlukan waktu yang cukup untuk pengecasan agar bisa bertahan selama dikendarai. Meskipun demikian, perlu bantuan biaya hingga miliaran rupiah, Fandi dengan yakin mengatakan bahwa dengan kepercayaan diri yang kuat ia dapat membuat mobil listrik karena perhatian pemerintah, lembaga, serta perusahaan juga sangat baik membuat Fandi tidak perlu ragu untuk biaya yang harus dikeluarkannya.

Menjadi yang pertama di Indonesia, tentu saja menjadi yang berhasil bagi Fandi dan teman-teman, sehingga berjuang untuk membuat mobil listrik dan penelitian yang membutuhkan waktu yang lebih lama serasa tanpa sia-sia.

Kaliurang Unisi adalah mobil kedua yang diproduksi oleh Fandi dan teman-peserta, kini ia juga sedang dalam proses pembuatan mobil selanjutnya. Mahasiswa Teknis Mesin UII ini juga melengkapi dengan mahasiswa teknik lain di UII untuk melengkapi pembuatan mobil listrik. Untuk penamaan sendiri, Kaliurung diambil dari nama sebuah daerah di Yogyakarta. “Ya, jadi kami memang selalu mengambil nama dari nama-nama yang identik di Yogya,” ungkap Fandi.

Penghargaan Mobil Listrik Andorid
Penghargaan Mobil Listrik Andorid

 

Aplikasi yang digunakan untuk mendukung mobil listrik ini juga diciptakan sendiri oleh Fandi dan teman-peserta, sehingga dapat terkoneksi untuk menjalankan mobil dengan pendukung Bluetooth dan nirkabel .

Mobil listrik ini telah memenangkan 5 klaim paten dan telah memperoleh berbagai ajang pameran teknologi seperti Grand Launch IDE BSD, Maker Maker , IIMS 2015, Transformaking 2015, Pameran Otomotif Jogya 2015 dan kini pusat koleksi pameran di Hotel Santika Medan dalam acara Pameran Otomotif Medan yang sedang berlangsung hingga 29 Mei 2016.

Mobil Listrik Kaliurang ini bisa dibongkar pasang seolah-olah mobil portabel, berbeda dengan mobil sebelumnya yang menyatu. Sampai sekarang di Medan, Mobil Listrik Kaliurang dibagikan pasang jadi Fandi setuju harus merakit ulang mobil tersebut pada pagi (26/05) dan akhirnya bisa dipamerkan di Pameran Otomotif Medan kali ini. *** (CM-02 / Zakiyah-Rizki-Sihombing)

Baca : Mobil Bekas? Di : Seva Mobil Bekas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *