Konser Theatrical Bangga Jadi Indonesia Dapatkan Apresiasi Luar Biasa

  • Whatsapp
Penampilan Theatrical Etnis Budaya Sumatera
Penampilan Theatrical Etnis Budaya Sumatera

Konser Theatrical Yayasan Bangga Jadi Indonesia yang berlangsung pada Kamis, (19/5) di Hotel Santika Dyandra Premiere Convention Medan berjalan sukses. Serangkaian acara yang diisi dengan penampilan sejumlah anak muda bangsa, cukup mendapat perhatian lebih dari penonton. Terlihat dari meriahnya tepuk tangan yang terdengar berulang-ulang seolah takjub pada persembahan luar biasa tersebut.

Satu persatu konser yang dihadirkan secara audio visual muncul di atas panggung, mulanya penonton terbius oleh penampilan koreografi luar biasa oleh Medan Culture Dance Company, yang pada aksinya menunjukkan 8 etnis budaya di Sumatera Utara. Disambung oleh theatrical Indonesia Raya oleh sejumlah finalis muda Indonesia Youth Icon 2015 dan cukup membuat suasana kebangsaan menjadi lebih sempurna. Deklamasi dan musikalisasi SURAT Anak Bangsa (SuaRa hATi Anak Bangsa) dan Audio Visual Kolaborasi Cinta pun cukup menjadi sorotan ketika itu. Para penonton langsung berbondong-bondong mendekati panggung untuk mengabadikan momen berharga tersebut.

Read More

Lain halnya dengan penampilan Matrial Art of Pencak Silat Indonesia yang cukup menegangkan. Aksi yang dilakukan oleh sejumlah pemuda tersebut menggunakan senjata pada penampilannya, membuat sebagian penonton yang berasal dari kalangan perempuan sedikit terkejut oleh aksi panggung yang cukup membanggakan itu.

Matrial Art Pencak Silat
Matrial Art Pencak Silat

 

Rangkaian acara per acaranya terbilang cukup memikat hati seluruh penonton yang ternyata berasal dari berbagai kalangan. Acara ini rupanya juga dihadiri oleh Pangdam 1 Bukit Barisan, Plt. Gubernur Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, PT. Gramedia, dan banyak lagi lainnya.

Suasana acara semakin menyatukan bangsa lewat rangkaian penyambungan tali oleh para finalis Indonesia Youth Icon bersama jajaran pengurus besar Yayasan Bangga Jadi Indonesia, Mayor Jendral TNI Bukit Barisan, Tengku Erry Nuradi dan seluruh bagian perusahaan, sponsor maupun awak media terkait.

Plt. Gubernur Sumatera Utara-Tengku Erry Nuradi mengungkapkan bahwa menyambut Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada dini hari (20/05), sebaiknya semua orang mengenang kembali apa yang telah dilakukan para pahalawan. Sejatinya kita tidak akan merdeka hari ini tanpa perjuangan mereka, Erry juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berbuat positif secara terus menerus, agar bisa membanggakan Indonesia dan menjadi bangsa yang bangga jadi Indoensia.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Mayor Jendral TNI-L. Pusung, bahwa Indonesia harus terus maju dan berkembang. Modern ini saingan tak hanya berasal daerah-daerah, tetapi seluruh lapisan masyarakat di berbagai negara dunia. Pada kesempatan tersebut, Yayasan Bangga Jadi Indonesia-Indonesia Youth Icon juga melakukan launching buku Tiang & Bendera Indonesia, dan YBJI juga turut mendapatkan sambutan baik dari berbagai pihak. Salah satunya juga dengan diadakannya serah terima sumbangan buku dari PT. Gramedia yang diserahkan langsung oleh General Manager Gramedia Regional Sumatera kepada pengurus YBJI, dan diwakilan oleh President Indonesia Youth Icon- Dedi Ananda Nasution.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Pangdam 1 Bukit Barisan dimana L. Pusung memberikan secara langsung kepada pengurus YBJI beberapa buku mengenai Presiden Jokowi.

Sharing Bersama 10 Ikon Indonesia
Sharing Bersama 10 Ikon Indonesia

 

Acara disambung dengan pemaparan diskusi oleh 10 ikon muda Indonesia yang masing-masing berkompeten dan berprestasi dibidangnya, yaitu drg. Christian (Founder La Denta Clinic), Hartono Gan (Fashion Design Internasional), Ijeck (Pengusaha Muda Indonesia) Wahyu Blahe (CEO Cerita Medan), Indra Halim (CEO Kuliner Medan), Ibrahim Malik (Mahasiswa Berprestasi UIYY Yogyakarta, Delegasi YSEALI Indonesia-Amerika, Delegasi Jenesys Indonesia-Jepang), Malik Khidir (Founder Tim Robotik UGM Yogyakarta), Nazri Afandi Pasaribu (Founder Mobil Listrik Android pertama di Indonesia), Rizka Sitanggang (Mahasiswa Berprestasi Universitas Sumatera Utara, Penulis, Delegasi Indonesia-Beijing-Belgia), dan Gita Adinda Nasution (Wirausaha Muda, Founder Obat Diabetes KoLaGit ‘Kopi Gula Gita’).

Gita Adinda Nasution salah satunya, ia mengaku sebagai anak Indonesia penemu obat diabetes yang kini dikenal sebagai KoLaGit (Kopi Gula Gita). Kini ia kerap mendapat tawaran dari negara-negara besar di dunia yang akan memberikannya pabrik, uang, dan segala hal yang diinginkannya.

Gita dianggap memiliki ide yang luar biasa, tapi ia merasa miris mengapa Indonesianya tidak menyadari itu. Sebagai warga Negara Indonesia, Gita merasa bahwa kebanyakan dari warga Indonesia tidak memiliki identitas, padahal sebenarnya anak-anak Indonesia memiliki kehebatan luar biasa yang tidak dikembangkannya. Gita juga mengatakan bahwa sebagai anak Indonesia, harus berdedikasi tinggi dan jangan mau menjadi sapi perah untuk negara lain, “karena keyakinan dan rajin belajar adalah hal yang paling penting,” ungkap Gita.

Foto Bersama 10 Ikon Indonesia
Foto Bersama 10 Ikon Indonesia

 

Hal lainnya diungkapkan juga oleh Nazri Fandi Pasaribu yang merupakan penemu mobil listrik berbasis android, ia mengaku bahwa sebagai warga Negara Indonesia tepatnya kelahiran Sumatera tak banyak yang bisa ia lakukan, tetapi ia selalu memulai dari hal yang kecil. Misalnya seperti membanggakan nama daerahnya dimanapun ia berada, karena tekadnya adalah memperkenalkan daerahnya, serta tak lupa bersatu dengan daerah lain. Hal itu dicontohkan Nazri yang selalu membanggakan daerahnya dengan memakai hal-hal yang berasal dari daerahnya seperti ulos yang pada kesempatan tersebut dijadikannya sebagi baju.

Anak Indonesia berbicara, menyatukan asa dan pendapat yang luar biasa seperti ungkapan Wahyu Blahe-CEO Cerita Medan, bahwa untuk menjadi bangga pada Indonesia adalah dengan melakukan hal-hal yang positif. Dirinya selalu membagikan hal positif melalui sosial media sejak beberapa tahun silam hingga kini. Upayanya adalah mengedukasi orang lain lewat sosial media yang berarah pada hal-hal positif.

Serah Terima Donasi Buku
Serah Terima Donasi Buku

Menyatukan bangsa lewat Konser Theatrikal dan Sharing bersama 10 ikon Indonesia cukup berjalan lancar dan sukses. Semoga acara luar biasa ini dapat menjadikan anak Indonesia lebih berbuat dan menyatukan bangsa. Bagi konkawan Cerita Medan yang ingin memberikan sumbangsihnya kepada anak-anak bangsa Indonesia yang memiliki keterbatasan dalam hal pendidikan, dapat memberikan sumbangan berupa uang ke rekening 105-00-1236413-3 Yayasan Bangga Jadi Indonesia-Mandiri KCP Zainul Airifin. Yayasan Bangga Jadi Indonesia sedang dalam proses pengumpulan dana beasiswa kepada anak-anak yang kurang mampu.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *