KKSP Sukses Gelar Panggung Aksi Inklusi 2016

  • Whatsapp
KKSP Sukses Gelar Panggung Aksi Inklusi 2016
KKSP Sukses Gelar Panggung Aksi Inklusi 2016

Inklusi sosial merupakan gerakan bersama secara nasional untuk meyatukan seluruh komponen masyarakat yang tereksklusi menjadi inklusif dengan tujuan Indonesia Inklusif (#IDInklusif). Inklusi sosial juga merupakan sebuah Sikap saling menerima dan membaur antara masyarakat dan kelompok yang termarjinalkan tanpa perbedaan. Bukan hanya kelompok marjinal yang harus menerima masyarakat  tetapi masyarakatpun harus menerima kelompok marjinal dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok marjinal disini diantaranya adalah anak-anak yang tersingkirkan oleh masyarakat baik karena faktor ekonomi, keluarga, ras, agama dan lainnya.

Anak-anak yang termarjinalkan ini sulit sekali mendapatkan pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, identitas dan stigma negatif dari masyarakat membuat anak-anak  jarang sekali dilibatkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang membuat anak-anak semakin termarjinalkan.

Read More

Akhyar Nasution

Oleh karena itu Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (KKSP) melalui program peduli untuk pilar anak dan remaja rentan khususnya anak jalanan Kota Medan mengadakan Panggung Aksi #IDInklusif 2016 dengan tema menanamkan semangat inklusi tanpa diskriminasi.

Kegiatan panggung aksi inklusi yang diadakan di gedung Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (29/5) yang melibatkan 200 anak-anak yang terdiri dari anak jalanan, anak panti asuhan, anak pedalaman, anak pinggiran Sungai Deli, anak berkebutuhan khusus, anak eks Gafatar dan lainnya.

Panggung Aksi Inklusi 2016
Kegiatan ini sangat menarik karena bukan hanya sekadar panggung seni yang menyalurkan kreatifitas anak-anak namun juga wadah yang menginklusikan semua anak dari berbagai latar. Sementara rangkaian PAI 2016 ini diantaranya dialog dengan Bapak Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution mengenai harapan anak-anak kepada Pemerintah Kota Medan, bengkel kreatif anak-anak, panggung aksi yang menampilkan kreatifitas anak-anak baik musik, seni tari, cup song, dan lainnya. selain itu juga ada lapak komunitas Kota Medan, pelekatan buah harapan, medical check up, tanda tangan tolak kekerasan terhadap anak, cek golongan darah, donor darah dan berbagi bingkisan.

Panggung Aksi Inklusi

Kegiatan ini melibatkan banyak komunitas Kota Medan, kelurahan dan masyarakat Sei Kera Hilir I Medan Perjuangan,  kelurahan dan masyarakat Sei Mati, Medan Maimun, Puskesmas Medan selayang dan UTD Adam Malik, Karena memang tujuannya adalah mempromosikan gerakan inklusi kepada masyarakat luar yang lebih banyak untuk menghargai hak yang melekat pada anak dan mengurangi stigma negatif kepada anak-anak yang terekslusi.

“Anak-anak ini mempunyai hak yang sama yang harus kita hargai walaupun berbeda latar karena mereka bagian dari anak Indonesia yang mempunyai hak sesuai Undang-undang Perlindungan Anak di Negeri ini. Oleh karena itu kami Yayasan KKSP mengajak masyarakat luas untuk peduli dengan isu anak, karena berkontribusi untuk anak-anak berarti berkontribusi untuk masa depan Kota kita ini khususnya,” ujar Armansyah selaku ketua panitia, disela-sela Panggung Aksi Inklusi 2016.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan masyarakat baik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah, masyarat umum dan anak-anak. “Harapannya sering-sering dibuat kegiatan ini sehingga kami bisa berekspresi dan mengenalkan kepada banyak orang bahwa kami juga bagian dari mereka,” ucap Charlos mewakili anak jalanan kota Medan.

Kegiatan-kegiatan yang mengangkat isu anak ini memang harus diadakan terus menerus dan berkelanjutan karena kita tahu bahwa saat ini kita  sedang menghadapi maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang melibatkan anak-anak sebagai pelaku maupun korban. Sungguh sangat miris jika banyak dari kita yang tidak peduli dengan isu anak mengingat anak-anak inilah yang akan menggantikan kepemimpinan kita di masa depan kelak.

KKSP Sukses Gelar Panggung Aksi Inklusi 2016 (2)

Semoga semakin banyak yang peduli dengan isu anak-anak karena jika bukan sekarang kapan lagi? Dan jika bukan kita siapa lagi? Salam peduli dan bersinergi mewujudkan hak anak tanpa diskriminasi dan Indonesia yang Inklusif.***(CM-Ist/Nasriati Muthalib)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *