Kenali Jenis Anemia Sejak Dini

  • Whatsapp
Kenali Jenis Anemia Sejak Dini
Kenali Jenis Anemia Sejak Dini

Kurang darah atau anemia memang hanya dirasakan sebagian orang. Mereka yang merasakannya akan mengalami pusing berlebihan, mual, cepat lelah,lemas dan memiliki wajah yang pucat, rambut rontok, sesak napas, denyut jantung berdetak tak teratur, gelisah, dan menurunnya kekebalan tubuh. Beberapa diantara mereka akan terus mengobatinya setiap hari agar anemia yang dialami mereka tidak kambuh lagi.

Bagi sebagian orang, mengatasi anemia dengan cara mengonsumsi kapsul yang didapat dari dokter. Karena mereka merasakan dampak cepat dari obat tersebut. Zat kimia ynag masuk ke tubuh akan terus berkembang dan banyak, dan akan menjadi pengundang bagi penyakit lainnya.

Read More

Banyak macam anemia yang dialami seseorang, misalnya:

  1. Anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi di tubuh. Sumsum tulang sangat membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak akan memproduksi hemoglobin yang cukup untuk sel darah merah.
  2. Anemia yang disebabkan karena kekurangan vitamin. Sebagai tambahan dari zat besi, tubuh juga membutuhkan folat dan vitamin B-12 untuk menghasilkan cukup sel darah merah. Asupan makanan yang rendah akibat dari zat tersebut dan nutrisi penting lain dapat menyebabkan penurunan produksi sel darah merah. Pun juga beberapa orang tidak dapat dengan efektif menyerap vitamin B-12.
  3. Anemia yang disebabkan karena penyakit kronis tertentu, contohnya kanker dan HIV/AIDS. Hal ini dapat mempengaruhi produksi sel darah merah, dan menghasilkan anemia kronis. Penyakit gagal ginjal juga merupakan penyebabkan dari anemia.
  4. Anemia aplastik. Anemia yang satu ini sangat jarang terjadi, karena merupakan kondisi yang mengancam jiwa. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya kemampuan sumsum tulang belakang untuk menghasilkan ketiga jenis sel darah. Penyebabnya sampai sekarang belum diketahui.
  5. Anemia yang dihubungkan dengan penyakit sumsum tulang belakang. Kondisi seperti leukemia dan myelodysplasia dapat menyebabkan anemia yang menyebabkan produksi darah di sumsum tulang belakang berkurang.
  6. Anemia hemolitik. Hal ini terjadi jika sel darah merah hancur lebih cepat dan sumsum tulang belakang tidak mampu lagi mengimbanginya dengan menghasilkan sel darah merah pengganti. Penyebabnya adalah karena penyakit tertentu seperti gangguan autoimun tubuh dapat menyebabkan tubuh menghasilkan antibodi terhadap sel darah merah sehingga menghancurkan sel darah merah.
  7. Anemia sel sabit. Jenis anemia yang satu ini disebabkan karena kecacatan bentuk hemoglobin yang membuat sel darah merah terbentuk seperti sabit. Sel darah merah telah mati secara prematur dan menyebabkan kondisi kronis kurangnya sel darah merah.

Faktor yang mungkin dapat meningkatnya terjadi anemia antara lain rendahnya asupan gizi pada makanan, gangguan kesehatan usus kecil atau operasi yang berkenaan dengan usus kecil, menstruasi, kehamilan, kondisi kronis seperti kanker, gagal ginjal atau kegagalan hati, faktor keturunan.***(CM-E02/Amal Hayati)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *