Kelas Dewantara Peringati Hardiknas Lewat Indonesia Mengasuh

  • Whatsapp
Indonesia Mengasuh oleh Kelas Dewantara
Indonesia Mengasuh oleh Kelas Dewantara

Dalam rangka menyambut hari pendidikan nasional, generasi muda penerus bangsa melalui Kelas Dewantara Medan melakukan aksi dengan anak-anak pinggirian, Minggu (1/5). Aksi positif ini sama dengan mengkampanyekan pentingnya pendidikan kepada anak-anak yang masih minim dengan dunia pendidikan. Selain mengkampanyekan pentingnya pendidikan, Kelas Dewantara mengisi rangkaian acara dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang menarik bagi anak-anak.

Kelas Dewantara merupakan salah satu yayasan non profit yang peduli terhadap pendidikan dan hak-hak anak terpinggirkan khususnya di Kota Medan. Sudah terbentuk setahun lalu, agenda rutin mereka adalah mengajar anak-anak tentang pentingnya pendidikan, adat dan budaya serta tata krama kepada orang lain. Tenaga pengajar di Kelas Dewantara adalah para pemuda dengan latar belakang yang berbeda-beda dan masing-masing dari mereka menjadi orang tua asuh bagi satu atau dua orang anak tanpa ada bayaran.

Read More

Selain menyambut hari pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 02 Mei, acara ini juga dilakukan untuk menyambut 1st Anniversary Kelas Dewantara. Untuk itu, Kelas Dewantara mengambil tema “Mengantar Kepedulian, menanam cinta, dan menularkan harapan untuk generasi masa depan”.

Bertemakan Indonesia Mengasuh ini merupakan event terbesar mereka sejak pertama kali terbentuk, yang kali ini juga mengajak yayasan-yayasan lain untuk berpartisipasi.  Acara ini diikuti oleh puluhan orang anak.  Dusun Kreatif, Medan Marindal yang juga menjadi menjadi markas dari Kelas Dewantara seketika dipenuhi keriangan anak-anak. Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dilakukan, tujuannya semata-mata untuk bergembira bersama dengan sentuhan edukasi.

Suasana Kegiatan Indonesia Mengasuh
Suasana Kegiatan Indonesia Mengasuh

 

Deni salah satu pentolan KKSP(Kelompok Kerja Sosial Perkotaan) mengatakan bahwa apa yang dibutuhkan setiap anak adalah kebebasan untuk sesuatu yang mereka senangi, tugas kita membimbing mereka. Harapan ini sudah pasti dapat mewakili harapan generasi muda dalam hal menaungi anak-anak yang kurang akan dunia edukasi.

Ada beberapa permainan tradisional yang di perkenalkan dalam acara ini. Permainan tradisional tersebut berupa permainan terompa, engrang dan beberapa permainan yang lainnya. Tentu saja ini sekaligus menjadi ajang mempererat Kelas Dewantara dengan teman-teman pinggiran. Ini juga menjadi salah satu wadah pelepas rindu akan dunia kanak-kanak. Masa dimana kita bermain sepuas hati tanpa harus memikirkan rasa kotor. Dusun kreatif membuat akses bermain lumpur bersama-sama.

Acara yang dimulai pukul 09:00 WIB sampai sore hari menjelang magrib membuat kesan tersendiri. Tidak hanya teman-teman pinggiran, para peserta relawan pun  serasa kembali kedunia kanak-kanaknya. Menyanyi bersama-sama sepertinya juga menambah acara ini semakin terkesan kekeluargaan. Dalam acara Indonesia Mengasuh, peserta yang hadir rata-rata anak yang masih duduk di sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama.

Ini salah satu bukti kalau, generasi muda di Kota Medan sudah selangkah lebih maju dalam hal menyuarakan pentingnya pendidikan ke sesama apalagi kepada anak-anak yang masih kurang akan sosialisasi pentingnya dunia pentingnya. Semoga ini menjadi salah satu langkah awal dalam hal mengembangkan dunia pendidikan yang lebih luas lagi di Kota Medan khususnya kepada anak-anak yang putus harapan untuk mengenyam dunia pendidikan. ***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *