Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

  • Whatsapp
Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik
Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Bulan Ramadhan kini semakin dekat, harga bahan pokok di pasaran pun mulai mengalami kenaikan perlahan. Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah gula, bawang dan cabai. Namun belum berdampak pada harga beras dan daging. Meskipun lonjakan kenaikan harga cenderung kecil dan belum berdampak, tetapi kenaikan tersebut mulai menjadi perhatian banyak pihak.

Kenaikan harga sembako ini mulai disoroti oleh Lembaga Advokasi & Perlindungan Konsumen (LAPK). Melalui Padian Adi S Siregar selaku Sekretaris LAPK memberikan tanggapannya.  Menurutnya, pemerintah harus melakukan pengawasan dan intervensi terhadap harga bahan pokok di pasaran agar tetap stabil. Pemerintah juga harus memastikan pasokan bahan pokok tetap aman, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemerintah harus menindak pedagang yang melakukan penimbunan stok bahan pokok. Sanksi tegas harus diberikan kepada oknum yang tidak bertanggungjawab mengambil keuntungan terhadap lonjakan kenaikan harga bahan pokok jelang ramadhan.

“Kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadhan disinyalir terjadi akibat permainan harga oknum tertentu dengan melakukan penimbunan stok. Bahan pokok menjadi langkah seolah-olah permintaan masyarakat tinggi dan menjadi alasan untuk menaikkan harga. Bebasnya pedagang di pasaran menaikkan harga tidak wajar sangat meresahkan. Hal ini juga terjadi tanpa pengawasan dan upaya dari pemerintah, sehingga akhirnya masyarakat merasakan kerugian,” ucap Padian Adi dalam siaran pers, Senin (23/05).

Tradisi kenaikan harga bahan pokok selalu terjadi berulang setiap tahun. Idealnya dapat diantisipasi saat beberapa minggu jelang Ramadhan tiba. Peningkatan kebutuhan masyarakat dengan bahan pokok jelang Ramadhan ini bukan menjadi penyebab kenaikan harga. Berdasarkan pantauan,  permintaan kebutuhan bahan pokok oleh masyarakat cenderung stabil, tetapi faktanya kenaikan harga justru sudah terjadi.

Masyarakat berharap agar harga bahan pokok tetap stabil. Harapan masyarakat tertumpu pada tingkat keseriusan pemerintah mengawal stabilitas harga bahan pokok, baik menjamin pasokan bahan pokok tetap terpenuhi, maupun melakukan tindakan terhadap pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar.

“Andaikata pun terjadi kenaikan harga pada Bulan Ramadhan, jangan sampai menimbulkan inflasi  yang tinggi sehingga menyulitkan masyarakat. Daya beli masyarakat guna memenuhi kebutuhan yang tinggi pada Bulan Ramadhan dan Lebaran,” tutup Padian.

Ketika pemerintah gagal mengendalikan stabilitas harga di pasaran dan terjadi inflasi yang tinggi pada Bulan Ramadhan dan Lebaran, maka pemerintah telah gagal juga melindungi rakyatnya.***(CM-PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *