Indonesia Youth Icon, Tularkan Rasa Nasionalisme pada Bangsa

  • Whatsapp
13 Duta Indonesia Youth Icon
13 Duta Indonesia Youth Icon

 

Medan kini sudah menyerupai Pulau Jawa. Hal itu terbukti dari tumbuhnya komunitas-komunitas maupun yayasan yang berkaitan dengan sosial, budaya, nasionalisme dan banyak lagi lainnya. Akhir-akhir ini Medan menjadi kota dengan pemuda-pemuda produktif yang menumbuhkan banyak komunitas dan yayasan, salah satunya adalah Indonesia Youth Icon yang kini lebih dikenal sebagai Yayasan Bangga Jadi Indonesia.

Read More

Sebuah yayasan yang telah dirancang jauh hari hingga kemudian didirikan 2 Mei 2015 lalu, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Berangkat dari keprihatinan seorang ibu bernama Mora Nasution yang melihat kondisi remaja saat ini yang hidup dengan mementingkan kesenangan semata, hura-hura dan kurang bersosialiasi. Hal itu membuat Mora tergerak dan ingin mencegahnya sesegera mungkin, sebelum kedua anaknya mengalami hal yang serupa.

Secara sadar tak ingin remaja melupakan Lagu Kebangsaan Indonesia dan lebih memilih lagu-lagu luar merupakan suatu hal yang dikhawatirkan oleh Mora pada awalnya, begitu pun dengan rasa nasionalisme, saling menghargai, etika dan kebiasaan remaja zaman sekarang. Hingga akhirnya tergeraklah hatinya untuk membentuk sebuah Yayasan Bangga Jadi Indonesia-Indonesia Youth Icon. Wadah tersebut diharapkan mampu mendidik dan membina, membimbing remaja untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang dengan rasa memiliki yang kuat.

Kegiatan Duta Indonesia Youth Icon di Hotel Santika
Kegiatan Duta Indonesia Youth Icon di Hotel Santika

 

Dengan dihadirkannya Indonesia Youth Icon, Mora selaku Founder menginginkan terciptanya aktivitas kepemudaan yang memberikan ringkasan dari pekerjaan untuk menyoroti permasalahan. Dengan melahirkan serta menciptakan langkah-langkah bergerak aktif, dan nyata demi terciptanya sebuah perubahan, yang dapat menginspirasi jutaan aksi, serta berani dalam memulai perjalanan yang akan memberikan dampak positif besar dari waktu ke waktu.

Melalui langkah tersebut, Indonesia Youth Icon mulai melakukan aksi nyata dengan roadshow ke-21 sekolah pada 21 kecamatan di Kota Medan. Kemudian masing-masing dari sekolah mengirimkan perwakilannya untuk menjadi duta Indonesia Youth Icon, pun demikian dibuka pendaftaran secara online bagi seluruh siswa/i di Pulau Sumatera, hingga dengan catatan menyertakan Bendera Merah Putih sebagai syarat pendaftaran.

Seluruh bendera yang terkumpul bersama dengan tiang-tiangnya pun disertakan dalam roadshow ke-21 sekolah tersebut, sehingga akhirnya terkibarlah 2015 Bendera Merah Putih waktu itu. Sementara itu untuk proses penyeleksian, Indonesia Youth Icon tidak mengutamakan siswa/i yang bagus dalam bidang akademis, tetapi juga bagi yang berprestasi pada bidang lainnya.

Akhirnya melalui proses panjang tersebut terpilihlah 74 orang finalis Indonesia Youth Icon, yang kemudian 74 finalis tersebut diberikan pelatihan selama seminggu oleh TNI Angkatan Laut, Darat dan Udara, para komunitas dan fasilitator dari On The Stage, Medan. Pada kesempatan tersebut, seluruh finalis dikenalkan senjata tajam, baris-berbaris serta team work yang baik. Pelatihan dimaksudkan untuk menciptakan rasa cinta terhadap tanah air, sesuai dengan visi Indonesia Youth Icon yaitu bangga menjadi Anak Indonesia yang berkarakter ke-Indonesian, dan berdaya saing Internasional 2025.

Dari proses panjang tersebut terpilihlah 3 Duta Indonesia Youth Icon yang terdiri dari Duta Indonesia Youth Icon 2015, Runner UP I Indonesia Youth Icon 2015 dan Runner UP II Indonesia Youth Icon 2015. Kemudian terpilih pula 10 duta dengan masing-masing kategori antara lain Kader Bela Negara Bidang Wanita dan Remaja, Kader Bela Negara Kemanusiaan dan Sosial Kemasyarakatan, Kader Bela Negara Bidang Ekonomi dan Wirausaha, Kader Bela Negara Bidang Lingkungan Hidup dan Pariwisata, Kader Bela Negara Bidang Pendidikan dan Agama, Kader Bela Negara Bidang Politik dan Hukum, Kader Informasi dan Teknologi, Kader Bela Negara Bidang Narkoba & Anak Terlantar, Kader Bela Negara Bidang Olahraga & Kesehatan, dan Kader Bela Negara Bidang Seni & Budaya.

Merah Putih Duta Indonesia Youth Icon
Merah Putih Duta Indonesia Youth Icon

 

Usai penyeleksian yang cukup ketat, Indonesia Youth Icon pun mengumumkan pemenang bertepatan dengan diperingatinya Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober bertepatan di Hotel Santika, Medan. Kemudian seluruh finalis bersama dengan duta terpilih pun digolongkan sesuai minat dan bakat masing-masing seperti Divisi Kuliner, Desain Kreatif, Seni, Karya Tulis, Olahraga, Sains & Teknologi. Karena Indonesia Youth Icon melalui prosesnya tak hanya ingin menghasilkan pemimpin untuk masa depan, tetapi juga mencetak pengusaha muda di dalamnya, baik itu berbentuk usaha maupun jasa.

Ingin lebih serius dalam pencapaian bagi para finalis yang sudah tergabung dalam divisi, kesemuanya dilibatkan dalam acara yang diadakan oleh Indonesia Youth Icon untuk secara langsung memamerkan produk maupun jasanya lewat promosi stand, maupun presentasi langsung di hadapan para pengunjung. Menariknya, jika untuk membuka usaha dan jasa para finalis tidak memiliki bekal berupa material maupun lainnya, Indonesia Youth Icon secara konsisten memfasilitasi para finalis tersebut untuk mengembangkan produk usaha maupun jasanya agar lebih baik lagi. Tentunya hal itu tak jauh dari misi Indonesia Youth Icon sendiri yang secara nyata ingin meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan pemuda/i dalam upaya menghadapi tantangan global demi kepentingan berbangsa dan bernegara.

Tahun 2015 berlalu, Indonesia Youth Icon diusianya yang terbilang muda sudah mampu menorehkan banyak perubahan melalui setiap prosesnya. Selang beberapa waktu, kepengurusan pun diubah dan kini digaungi oleh enam orang yakni: Mora Nasution (Founder), Dedi Ananda Nasution (President), Tety Situngkir (Auditor), DR. Fitri Ramadana SE, MSi (Red Vice President), Boy Fadly (White Vice President) dan Darma Lubis (Public Relation Div). Sementara itu para pengurus juga dibantu oleh sekitar 70 relawan beserta 74 finalis dalam proses pengembangannya.

Pengurus Duta Indonesia Youth Icon
Pengurus Duta Indonesia Youth Icon

 

Indonesia Youth Icon melalui Yayasan Bangga Jadi Indonesia terus melakukan perubahan, mengambil peran penting di dalamnya dan didorong dengan kreativitas yang tinggi, untuk menghadapi isu krisis mental yang kerap menjamur modern ini. Baik sektor swasta maupun pemerintahan dilibatkan untuk perubahan, yang diharapkan mampu mengglobal dan dijalankan oleh para pemuda bangsa yang memiliki harapan besar bagi negerinya Indonesia.

Seperti penuturan M. Iqbal lubis selaku HRD & Research Divisi di Yayasan Bangga Jadi Indonesa saat dijumpai tim Cerita Medan beberapa waktu lalu, bahwa melalui prosesnya Indonesia Youth Icon selalu membuat event-event yang berkaitan dengan menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Sebagaimana cita-cita Mora Nasution yang menginginkan Indonesia dipenuhi dengan Bendera Merah Putih tepat pada 28 Oktober 2020, Rakyat Indonesia tak hanya menaikkan bendera pada 17 Agustus saja, sehingga pada Hari Sumpah Pemuda tersebut jika dilihat dari satelit maka Indonesia akan seperti lautan Merah Putih.

Nah, bagi konkawan Cerita Medan yang ingin bergabung ke Indonesia Youth Icon-Yayasan Bangga Jadi Indonesia tunggu open recruitment-nya ya. Atau kalau ingin berdiskusi bisa langsung datang ke kantornya, beralamat di Komplek Ruko Setiabudi Center B1-B2 Jalan Setiabudi, Medan 20132.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *