Gaya Hidup Konsumtif Telah Membudaya

  • Whatsapp

 

Gaya Hidup Konsumtif
Gaya Hidup Konsumtif

 

Read More

Di tengah era globalisasi sekarang ini dan makin meningkatnya biaya hidup serta tidak stabilnnya harga bahan pokok, membuat kita harus bisa mengendalikan pengeluaran uang dengan bijak. Tetapi sekarang ini banyak masyarakat Indonesia yang sudah mengalami perubahan dan pergeseran gaya hidup.Yang mendasari terjadinya perubahan – perubahan kebiasaan serta cara pandang manusia di berbagai lapisan masyarakat terhadap suatu objek adalah globalisasi. Adapun pengaruh globalisasi telah mencakup di berbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya.

 

Pengaruh dari globalisasi ini membuat gaya hidup yang konsumtif di Indonesia. Perilaku konsumtif di artikan sebagai kecenderungan mengkonsumsi barang secara berlebihan tanpa berbagai pertimbangan, dimana masyarakat hanya melihat dari sisi kesenangan. Gaya hidup yang menunjukkan kemewahan, kesenangan, berfoya – foya dengan menghamburkan uang. Fenomena ini tidak terlepas dari budaya asing yang berdampak terhadap terbentuknya kebiasaan – kebiasaan baru yang mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia.

 

Walaupun perilaku konsumtif tidak memandang usia, jenis kelamin, ataupun status sosial dan ekonomi. Perilaku konsumtif dapat terjadi pada remaja, orang dewasa, bahkan orang tua. Namun dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, remaja lebih cenderung berprilaku konsumtif karena mereka masih berada pada masa peralihan. Pada masa ini remaja mengalami perkembangan dari segi fisik ataupun psikologis sebagai bagian dari masa pubertas. Para remaja mengalami proses pencarian jati diri, dimana remaja lebih sensitif terhadap perkembangan yang terjadi di sekitar dan  dapat ikut serta di dalamnya.

 

Remaja sebagai sasaran strategis yang memberikan pengaruh besar terhadap perubahan peradaban masyarakat sekarang ini. Media elektronik seperti televisi yang memuat iklan segala macam produk secara  tidak langsung memunculkan sugesti di dalam benak kita untuk membeli barang tersebut. Belum lagi tampilan produk dan diskon yang di gunakan para pelaku bisnis untuk menarik perhatian yang lebih.

 

Para pelaku binis mengetahui bahwa remaja sekarang ini gampang tergiur dengan iming – iming harga murah maupun diskon. Mereka belum memiliki filter dan kontrol untuk memenuhi keinginan – keinginan yang tidak penting. Mereka hanya ingin dipandang dan dianggap eksis oleh lingkungan sekitar, sehingga mereka harus menyesuaikan diri dengan kelompok itu dalam gaya hidup maupun penampilan.

 

Menurut Sumartono, seseorang yang  konsumtif mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  1. Membeli produk hanya untuk menjaga gengsi, status, dan penampilan.
  2. Memakai sebuah produk karena adanya unsur konformitas terhadap model yang mengiklankan produk tersebut.
  3. Adanya penilaian bahwa dengan memakai atau membeli suatu produk dengan harga yang mahal akan menimbulkan rasa percaya diri.
  4. Membeli produk dengan pertimbangan harga buka karena manfaat dan kegunaannya.
  5. Membeli karena kemasan produk yang cantik dan menarik.
  6. Membeli suatu produk karena mendapat iming – iming hadiah.
  7. Membeli produk sejenis dengan dua merk yang berbeda.

 

Gaya hidup konsumtif juga memberikan dampak yang negatif bagi perekonomian negara, yaitu :

  1. Negara akan semakin terbebani karena terlalu benyak barang – barang yang di import untuk memenuhi permintaan masyarakat.
  2. Gairah untuk memproduksi barang – barang buatan dalam negeri semakin lemah.
  3. Semakin banyak produk yang di import menjadikan produk dalam negeri harus bersaing dengan produk luar negeri yang notabene harganya lebih murah, sehingga produk dalam negeri akan menjadi kalah saing.

 

Memang tidak mudah terhindar dari gaya hidup  konsumtif, namun harus kita sadari gaya hidup konsumtif itu sangat merugikan baik bagi diri  kita sendiri maupun bagi negara. Jadi sebagai masyarakat yang pintar dan bijaksana kita bisa menerapkan hidup yang positif dan jangan biarkan diri kita menjadi manusia yang konsumtif.***(CM-M04/Fathia Putri)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *