Gathering AADC 2 di Hotel Hermes Palace Tuai Cerita Cinta

  • Whatsapp
Gathering AADC 2 di Hotel Hermes Palace
Gathering AADC 2 di Hotel Hermes Palace

 

“Aku nggak terlalu kesulitan ketika harus memainkan kembali peran Cinta. Mungkin karena Cinta sudah terlalu lama hidup dijiwaku, jadi akunya ngerasa mudah, bedanya hanya Cinta yang sekarang sudah lebih dewasa,” jelas Dian Sastrowardoyo dalam rangkaian acara gathering film Ada Apa Dengan Cinta 2  yang dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Jalan Pemuda, Minggu(8/5).

Read More

Bagi Nicholas Saputra selaku pemeran utama Rangga dalam film AADC 2, jarak 14 tahun tidak membuatnya kesulitan untuk membangun chemistry kembali dengan para pemeran lainnya. Hal serupa disampaikan Dian Sastro , pemeran Cinta ketika ditanyain hal tersebut.

“Kita memang jarang ketemu, tapi kita juga pengennya ketika ketemu tetap sebagai sahabat lama yang tetap punya cerita,” Tambah Dian.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh berbagai media baik cetak, maupun online tersebut menyambut para pemeran serta sutradara juga penulis dalam film AADC 2 ini dengan beragam pertanyaan. Riri Riza, selaku sutradara mengaku sangat terkesan dengan kehadiran rekan-rekan media. Medan salah satu kota yang juga punya nilai sejarah yang wajib dikenal orang banyak.

Ketika ditanya mengapa memilih Yogyakarta sebagai latar untuk pembuatan film tersebut, Riri menjelaskan bahwa ketika memilih tempat itu tidak didasarkan atas kesukaan atau bahkan untuk menaikkan satu daerah lewat film yang mereka usung.

“Toh, juga beberapa daerah yang sudah pernah kita coba untuk pembuatan film, tidak terlalu menaikkan pariwisata di lokasi tersebut,” Jelas Riri.

Yogya salah satu kota yang sarat akan nilai kesenian. Seiring dengan itu, karakter yang di perankan oleh cinta yang erat dengan musik dan Rangga yang sangat dekat dengan puisi, mejadikan Yogya salah satu tempat yang mendukung karakter itu.

Senada dengan itu, Mira Lesmana, penulis dalam film AADC 2 mengaku bahwa di Yogya sendiri sudah ada festival film yang dilaksanakan bertahun hingga untuk pengambilan scene di Yogya supportnya jauh lebih mudah.

Riri menambahkan untuk kebutuhan pembuatan film, pastinyaada logistic yaang dapat memudahkan dalam pengambilan video. Karena memang Yogya sudah menjadi tempat yang dekat dengan dunia perfilman.

Dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 ini di awal pemutaran tidak ada Flashback untuk mengenang kembali AADC yang pertama.

“Kita memang tidak lakukan flashback karena opening credit yang diputar cukup menjawab flashback yang diinginkan para penonton,” tutup Riri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *