Bantu Pendidikan Anak di Danau Toba Lewat Toba Charity Run

  • Whatsapp

 

 

Read More

Foto Bersama Di Garis Finish Dengan View Danau Toba
Foto Bersama Di Garis Finish Dengan View Danau Toba

 

Yayasan Alusi Tao Toba adakan acara Toba Charity Run di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (7/5). Sebanyak 51 orang ikut berlari pada kegiatan tersebut. Mereka yang ikut berlari berasal dari para pelajar di Balige, mahasiswa, dan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah. Selain dari Balige, peserta juga datang dari Medan, Siantar, Sibolga, dan Jakarta.  Ikut serta juga tiga orang peserta cilik (di bawah 10 tahun) yang berhasil berlari mencapai garis finish.

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 7 pagi di Taman D.I Panjaitan,  Balige. Peserta kemudian menyusur pelabuhan menuju Lumbang Silintong menuju Bukit Pahoda yang merupakan titik finish Toba Charity Run. Sejauh 5 Km Jarak tempuh berlari namun dengan medan yang berbukit disertai pemandangan Danau Toba serta persawahan yang sedang musim tanam.

Walesa Simanjutak, salah satu peserta dari Sibolga mengatakan ia mengikuti Toba Charity Run karena ingin memberikan dukungan bagi kegiatan Alusi Tao Toba untuk memberikan akses buku bacaan berkualitas bagi anak-anak di seputaran Danau Toba. “Saya ingin memberikan dukungan demi pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di seputaran Danau Toba,” kata Walesa.

Di tempat lain, Farida Sitorus, peserta asal Jakarta mengatakan bahwa track lari yang ditempuh cukup memberikan tantangan. Meskipun sudah terbiasa berlari, Farida mengaku cukup kewalahan dengan jalur lari yang berbukit. “Lumayan ngos-ngosan, tapi pemandangan yang bagus dan udara yang segar membuat berlari bisa lebih santai,” kata Farida.

Togu Simorangkir, Memberikan Sambutan Dalam Peluncuran Kapal Belajar Alusi Tao Toba 2.0
Togu Simorangkir, Memberikan Sambutan Dalam Peluncuran Kapal Belajar Alusi Tao Toba 2.0

 

Usai berlari, peserta Toba Charity Run mengunjungi Sopo Belajar (rumah belajar) Sosor Mual, Lumban Silintong, Balige yang merupakan sopo belajar yang dikelola oleh Alusi Tao Toba. Di sopo belajar ini, Togu Simorangkir Ketua Yayasan Alusi Tao Toba membagikan mimpi-mimpinya tentang pendidikan bagi anak-anak di sekitar Danau Toba kepada seluruh peserta Toba Charity Run.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua peserta Toba Charity Run yang sudah memiliki kerelaan untuk berbagi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk menjaga mimpi anak-anak di sekitar Danau Toba,” jelas Togu.

Bersamaan dengan Toba Charity Run, para peserta di luar kota yang ingin ikut berlari tetapi tidak bisa hadir di Balige bisa ikutan berlari dalam event Berlari di Kota masing-masing. Mereka berlari kemudian mengunggah track lari mereka ke social media untuk mendukung kegiatan Alusi Tao Toba. Semua donasi yang terkumpul dalam kegiatan ini akan digunakan untuk biaya operasional kapal belajar dan sopo belajar yang dikelola oleh Alusi Tao Toba.

Peluncuran Kapal Belajar

Peluncuran Kapal Belajar Juga Diwarnai Dengan Pembagian Buku Bacaan Kepada Anak-anak Dari Asia Foundation
Peluncuran Kapal Belajar Juga Diwarnai Dengan Pembagian Buku Bacaan Kepada Anak-anak Dari Asia Foundation

 

Usai kegiatan Toba Charity Run, Alusi Tao Toba meluncurkan Kapal Belajar Alusi Tao Toba 2.0 di Pelabuhan Balige. Kapal belajar ini akan digunakan untuk membawa buku-buku bacaan berkualitas kepada anak-anak di desa-desa sekitar Danau Toba. Kapal belajar ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh Alusi Tao Toba.

Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh para pelajar dari Balige, masyarakat sekitar, anak-anak sekitar, serta peserta Toba Charity Run. Dalam kegiatan peluncuran ini, Kapten Kapal Belajar, Biston Manihuruk berbagi cerita tentang pengalamannya membawa kapal belajar yang sudah pernah dioperasikan oleh Alusi Tao Toba. Tentang bagaimana antusias anak-anak menyambut kehadiran kapal belajar di beberapa desa serta proses pembuatan kapal belajar 2.0 yang baru saja diluncurkan.

Kegiatan peluncuran kapal ditandai dengan pembagian buku dari Asia Foundation kepada anak-anak yang hadir dan mengundang anak-anak tersebut naik ke atas kapal untuk membaca buku-buku yang sudah tersedia di atas kapal.***(CM/PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *