Akhmad Rapiudin, Mahasiswa Berprestasi USU Tingkat Nasional dan Internasional

  • Whatsapp
Akhmad Rapiudin
Akhmad Rapiudin

 

Berkarya dengan hati dan penuh semangat merupakan salah satu kata yang dapat diberikan kepada seorang Akhmad Rapiudin. Pria kelahiran Tangerang, 20 Juni 1993 ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara(USU) stambuk 2012 yang memiliki segudang prestasi mulai dari tingkat lokal, nasional, maupun Internasional. Salah satu prestasi Rapi, adalah menulis, public speaking dan menari tarian daerah.

Read More

Pria yang memiliki tubuh kurus-tinggi ini telah menorehkan prestasi di bidang public speaking. Ia pernah menjadi The 1st Best Essay Presentations, yang diselenggarakan World Universal Peace Federation di Manila Hotel, Philipinnes pada Asian Summit 2015. Dalam kongres pemuda tingkat Internasional itu, Rapi menulis essay dengan tema: “Toward Peace, Security and Human Development in The Asia Pasific Region”. Acara ini diikuti oleh 112 negara dan seluruh Asia berpartisipasi dalam acara ini.

Selain itu, ia juga mendapatkan The 1st Best Art and Cultural Performance, pada acara Philippine-Indonesia Leadership and Cultural Exchange pada tahun yang sama. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Tari Daerah di Lembaga Kesenian Universitas Sumatera Utara. “Dengan keyakinan dan tidak memperdulikan perkataan buruk dari orang lain adalah salah satu motivasi di dalam diri,” kata Rapi.

Dalam bidang menulis pada tanggal 15 Mei 2016, ia berhasil mendapatkan juara 3 lomba essay se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidik Misi (PerMadani Diksi) Tingkat Nasional di Universitas Islam Riau pada Indonesian Golden Generations Summit 2016. Ia bersaing dengan 58 perwakilan dari Universitas yang berbeda-beda. Rapi menulis essay dengan tema “ Materialistic Bullying Effect”.

Pada tahun 2016 ini, ia juga menjadi delegasi dari provinsi Sumatera Utara di Indonesian Culture and Nationalism (ICN). Proyek sosial yang membuatnya mampu menjadi perwakilan dari Sumatera Utara adalah mengenai Laskar Bocah Sungai Deli, Wadah Pemberdayaan Anak Bantaran Sungai Deli dalam mewujudkan Generasi Sehat Berkarakter Hebat. Meskipun ia berasal dari Tangerang, namun ia menjadi perwakilan dari provinsi Sumatera Utara. “ Waktu tak akan kembali lagi, jadikan waktu itu bermanfaat dengan terus mencari ilmu”, kata Rapi.

Duta Lingkungan Greeneration FKM USU 2014 ini juga pernah mendapatkan , juara 1 Sayembara Menulis essay dan Cerpen Nasional Al-Qolam Writivation Festival 2014 , dan juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah III Nasional Badan Eksekutif  Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang.

Rapi yang sekarang masih menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (GAMADIKSI) USU ini, juga aktif di kegiatan sosial salah satunya ia aktif di Gerakan Sumut Mengajar dan Aliansi Pemuda Peduli Sumatera Utara.

Akhmad Rapiudin, Mahasiswa Berprestasi USU Tingkat Nasional dan Internasional
Akhmad Rapiudin, Mahasiswa Berprestasi USU Tingkat Nasional dan Internasional

 

Di Gerakan Sumut Mengajar, Rapi sebagai volunteer, pilot project dan menjadi relawan terbaik pada angkatan pertama. Ia terus membagi ilmunya hingga ke pelosok negeri. “Bermanfaat bagi orang lain adalah kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan, “ujar Rapi.

Di Aliansi Pemuda Peduli Sumatera Utara, ia sebagai staff Penanggulang Bencana dan Pendidikan Kesehatan tahun 2015 hingga 2016. Ia juga pernah menjadi Pilot Project  Pengabdian Masyarakat Kampung Aur Kampung Sehat Se-kota Medan tahun 2014. Pria ini juga aktif diberbagai kepanitiaan salah satunya mejadi anggota seksi acara di Bright Future Volunteer tahun 2014, dan pernah menjadi bagian Anggota seksi acara di Peringatan Hari Kanker Anak Internasional tahun 2016.

Berkat segudang prestasi yang ia miliki, Rapi pernah menjadi mahasiswa yang mendapatkan penghargaan dari Rektorat USU tahun 2015 di tingkat Nasional maupun Internasional. “Meskipun sibuk dengan tugas akhir, memanfaatkan waktu untuk terus mencari ilmu tidak akan saya sia-siakan karena kesempatan tidak akan datang untuk yang kedua kalinya namun jangan mudah berbangga diri, “ tutup Rapi.***(CM-PR/Step Publisher)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *