IBX5A49C9BC313D6 Sumatera Utara Miliki Wisata Air Soda - Cerita Medan

Sumatera Utara Miliki Wisata Air Soda

Tempat Pemandian Air Soda
Tempat Pemandian Air Soda

 

Bicara soal tempat pemandian. Sudah dipastikan pikiran anda terlintas ke pemandian air panas di atas perbukitan yang sejuk. Tapi, Sumatera Utara punya lokasi unik yang berada di Desa Parbubu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara yaitu Pemandian Air Soda yang hanya ada dua di dunia setelah di Venezuela Amerika Selatan.

Pemandian Air Soda ini juga berbatasan langsung dengan hamparan persawahan yang dikelilingi perbukitan Rura Silindung (Lembah Silindung). Mata air Pemandian Air Soda yang dikenal dengan sebutan ‘Aek Rara (Air Merah)’ yang berada tepat di kaki bukit ini mitosnya ditemukan oleh seorang bidan di Tapanuli Utara, O Tobing Sihite.

Saat itu dia sedang mencangkul tanah dan tanpa sengaja keluar air dari dalam tanah. Begitu dirasa, ternyata air ini berbeda dengan rasa dan aroma yang mirip dengan soda. Kemudian di tahun 2004, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara meresmikan kolam air soda ini menjadi salah satu objek wisata.

Mitos lainnya adalah ditengah kolam tersebut terdapat sebongkah batu yang didalam batu itu tinggal seekor naga, dan setiap orang yang mandi ke kolam tersebut akan jatuh sakit. Masa penjajahan Jepang di Tarutung, tentara Jepang tidak mengakui kebenaran mitos tadi. Mereka menganggab bahwa mitos tersebut hanyalah isapan jempol semata. Namun sebaliknya beberapa tentara Jepang yang mandi dilokasi tersebut ada yang sakit bahkan meninggal dunia.

Akibatnya, Tentara Jepang marah dan berusaha melakukam pemboman pada bongkahan batu yang berada ditengah-tengah kolam tersebut. Ketika batu tersebut di ledakkan oleh tentara Jepang, dari dalam batu tersebut keluar air yang berwarna merah yang diyakini sebagai darah sang naga. Air berwarna merah layaknya seperti darah tadi lama kelamaan memenuhi kolam tersebut, sehingga kolam berubah menjadi warna merah.

Cerita mitos tersebut lama kelamaan dilupakan oleh masyarakat setempat, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih. Bahkan beberapa generasi muda setempat ataupun warga Tarutung hampir tidak mengetahui adanya mitos ini. Kini Aek Rara menjadi salah satu objek wisata kebanggaan Tapanuli Utara (Taput) disamping Wisata Rohani Salib Kasih.

Sensasi mandi di Air Soda tentu berbeda dengan pemandian pada umumnya. Saat menyeburkan diri ke dalam airnya, tubuh akan berasa seperti berbusa. Airnya juga tidak lengket saat tersentuh dengan kulit, terasa sedikit asin dan badan seolah berasa halus dan ringan. Tapi ingat, cipratan airnya bakal membuat mata sedikit perih.

Setiap orang yang berkunjung ke Taput tidak akan puas dan akan menyempatkan diri sekedar melihat Fenomena alam Air Soda untuk mandi disana. Bahkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Tarutung akan menyempatkan diri melihat secara langsung lokasi ini. Inilah alasan air soda terkenal sampai ke mancanegara.

Memang Air soda terus mengeluarkan air sodanya dan di tepian kolam pemandian air itu terbuang dan mengaliri persawahan. Namun, untuk mendapatkan sensasi yang lebih bagus lagi untuk mandi di lokasi wisata ini, maka setiap pengunjung disarankan untuk datang di pagi atau siang hari saja, karena jika sore hari sudah cukup banyak orang yang sudah selesai mandi di lokasi ini, sehingga airnya terlihat seperti keruh.

Minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada sektor pariwisata tidak menjanjikan kelestarian Air Soda. Terlihat dari tampilan Air Soda hingga puluhan tahun tanpa adanya pemolesan. Tak jarang wisartawan yang berkunjung merasakan kurangnya fasilitas yang tersedia. Bagi anda pengunjung dan penyuka lokasi wisata pemandian, kalian bisa kunjungi tempat ini. Karena kapan lagi anda merasakan sensasi wisata yang hanya ada dua di dunia ini?***(CM-E02/Amal Hayati)

KOMENTAR

BACA JUGA