IBX5A49C9BC313D6 Sharing Saring Menginspirasi Lewat Kepenulisan dan Seni Pertunjukan - Cerita Medan

Sharing Saring Menginspirasi Lewat Kepenulisan dan Seni Pertunjukan

Narasumber Sharing Saring di PRSU
Narasumber Sharing Saring di PRSU

 

Mulai dari 13 hingga 17 April mendatang, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) menggelar acara diskusi beredukasi, Medan Creative Week di Gedung Serba Guna setiap jam 16.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut seluruh peserta dapat berdisukusi langsung dengan narasumber yang dihadirkan. Berbagai materi diulas secara menarik mulai dari fotografi, desain kepenulisan, seni pertunjukan, advertising, kuliner, musik, digital advertising, hingga film.

Hari kedua Sharing Saring (14/4) diisi oleh M. Fitri Ramadhana, Yoga Aiziendra, Sony dan Munir dari Post Arca. Dibuka dengan pembacaaan puisi oleh mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM), seluruh penonton dihibur dengan lantunan musik beriringan dengan pembacaan puisi.

Acara yang dipandu oleh Fathin Dalimunthe tersebut membahas mengenai kepenulisan dan seni pertunjukan. Menurut M. Fitri Ramadhana, selalu dosen di Fakulas Ekonomi Universitas Negeri Medan (FE UNIMED)  menulis itu butuh originalitas, karena pada dasarnya untuk jadi penulis yang baik yang diperlukan adalah keaslian dari karya tersebut.

Lain halnya dengan Ketua Blogger Medan yaitu Yoga Aiziendra yang mengungkapkan bahwa dalam hal menulis siapa pun bisa melakukannya, tanpa disadari setiap orang pada dasarnya bisa menulis. Baik menulis status maupun tulisan panjang sekalipun, tidak perlu mengenai genre apa karena pada kenyataannya siapa pun bisa menjadi penulis.

Menurut Yoga banyak sekali manfaat dari menulis, begitu pun dengan wadahnya. Setiap orang bisa menulis dimana saja, baik itu di blog maupun di media sosial lainnya.

Berdasarkan pemaparan Yoga, banyak hal yang bisa ditulis di blog. Seperti halnya anggota Blogger Medan sendiri yang pada umumnya menulis tentang segala hal yang disukai oleh masing-masing orang, ada yang menulis mengenai kisah kehidupannya sendiri, wisata, kuliner, fashion bahkan ada yang menulis di blog untuk personal branding pemiliknya sendiri.

Menghidupkan suasana keakraban Sharing Saring, acara diisi dengan penampilan teather oleh Post Arca dengan mengungkapkan kondisi negeri kita, dimainkan oleh empat personil dengan karakter yang didalami dengan sangat baik, teater sukses serta disambung oleh sambutan hangat tepuk tangan penonton.

Penampilan Teater di Sharing Saring
Penampilan Teater di Sharing Saring

Menurut Sony yang merupakan salah satu narasumber pada acara tersebut, teater yang dimainkan oleh tim Post Arca tersebut mengungkapkan kondisi negeri kita Indonesia, apa yang dimainkan pada teater itu nyatanya mengungkapkan fakta seperti judulnya Dibalik Garis Fakta.

Berdasarkan pemaparan Sony, banyak orang yang bisa menjadi pemain namun disambung oleh Fitri sedikit pula yang bisa menulis naskah. “Penulis banyak yang melihat fakta untuk menghasilkan ide yang menginspirasi,” tambah Fitri.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

KOMENTAR

BACA JUGA