Rektor Unimed Ajak 185 Doktor Untuk Aktif Lakukan Penelitian, Pengabdian dan Publikasi Ilmiah

  • Whatsapp

 

185 Doktor Bersama Rektor Unimed Adakan Pertemuan
185 Doktor Bersama Rektor Unimed Adakan Pertemuan

 

Read More

Seluruh jajaran dosen yang telah mendapatkan gelar Doktor dikumpulkan dalam pertemuan bersama dengan Rektor Unimed beserta semua pimpinan. Ada 185 Doktor dosen Unimed yang tersebar kedalam 7 fakultas. Tujuan pertemuan ini adalah agar para dosen yang telah bergelar Doktor dapat lebih aktif dalam melakukan berbagai penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan meningkatkan publikasi ilmiah nasional dan internasional.

 

Selanjutnya rektor juga mendorong agar semua doktor tidak putus asa dalam meraih jabatan tertinggi akademik yakni guru besar, karena memang untuk meraih guru besar sekarang tidaklah mudah. Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Wakil Rektor II Dr. Restu, M.S, Wakil Rektor III Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd, Wakil Rektor IV Prof. Drs. Manihar Situmorang, M.Sc. Ph.D, para Dekan dan Direktur PPs, serta seluruh Dosen Unimed yang telah bergelar Doktor.

Suasana Pertemuan Doktor Dengan Rektor Unimed
Suasana Pertemuan Doktor Dengan Rektor Unimed

 

Pertemuan tersebut diawali dari paparan Rektor Prof. Syawal Gultom tentang Rencana Strategis Unimed Tahun 2016-2020 dan paparan kondisi internal Unimed dan segala potensinya. Selanjutnya, paparan oleh Wakil Rektor II tentang pendanaan dan sarana prasarana, Wakil Rektor III tentang kegiatan kemahasiswaan dan Wakil Rektor IV tentang publikasi ilmiah dan kerjasama.

 

Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. dalam paparannya mengatakan bahwa ada 185 dosen  dari semua fakultas Unimed memiliki dosen yang sudah bergelar Doktor, dan sejumlah 212 dosen sedang Study Program Doktor dibeberapa universitas terbaik dalam dan luar negeri. Jadi lebih kurang 3-4 tahun lagi, Unimed itu memiliki SDM dosen yang sudah bergelar Doktor itu lebih kurang 397 dosen. Cukup potensial untuk didorong agar segera mengusulkan guru besar. Dari data terkini, Unimed baru memiliki 57 dosen yang telah memperoleh jabatan guru besar.

 

“Pertemuan yang kita gagas ini sungguh memiliki tujuan agar para dosen yang telah bergelar doktor ini dapat memberikan masukan saran dan kritik dalam hal bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah. Masukan-masukan tersebut nanti akan kita gunakan sebagai bahan pimpinan dalam mengambil berbagai kebijakan kedepan,” lanjut Syawal Gultom.

 

Menurut Syawal, Dari data terbaru hasil karya dosen dibidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah, terlihat agak menurun. Padahal dana yang kita alokasikan cukup banyak. Atas dasar itu juga pertemuan ini kita gagas agar semua dosen doktor dapat terus terdorong lebih aktif mengusulkan dana hibah internal dan nasional dibidang penelitian, pengabdian masyarakat dan publikasi ilmiah. Tiga bidang itu sesungguhnya merupakan kewajiban setiap dosen untuk melakukannya. Namun kita pimpinan Unimed akan terus konsen mendorong semua dosen Unimed untuk terus meningkatkan hasil penelitian dibidang ilmu yang digeluti, pengabdian masyarakat yang digagas dan publikasi ilmiah nasional dan internasional harus dikejar. Tiga hal ini sangat mendukung reputasi baik Unimed kepada publik.

 

Pimpinan Unimed telah mengeluarkan beberapa kebijakan agar dosen Unimed yang masih S2 dapat segera melanjutkan studi S3 di kampus terbaik dalam negeri dan luar negeri. Bahkan sejak 2007 kita telah mencanangkan bagi dosen muda usia dibawah 40 tahun harus melanjutkan studi S3 keluar negeri dengan tujuan meningkatkan kualitas dosen yang lebih baik lagi. Semoga pertemuan ini akan membawa suatu hal perubahan baru bagi Unimed untuk memiliki dosen yang terus berkreasi dalam berbagai karya inovatif yang membanggakan civitas. Juga dalam waktu dekat jumlah dosen yang meraih jabatan akademik profesor terus bertambah banyak.***(CM/PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *