Persma Pijar Kenalkan Jurnalistik Dasar

  • Whatsapp
Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar
Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar

 

Pers Mahasiswa Pijar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara kembali mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) untuk ke-empat kalinya, setelah sukses pada tahun-tahun sebelumnya. PJTD merupakan acara tahunan yang dilaksanakan Pijar khususnya Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) untuk melatih kemahiran Ilmu Jurnalistik.

Read More

Kali ini PJTD mengusung tema The Power of Writing dan resmi dibuka oleh Mazdalifah, Ph.d selaku pembina Persma Pijar di Aula FISIP USU. Dalam sambutannya, Mazdalifah mengungkapkan bahwa banyak hal positif yang bisa dikembangkan jika kita turut aktif berorganisasi salah satunya adalah mendapatkan teman dan link banyak.

Terlepas dari itu, Mazdalifah juga sesekali menceritakan pengalamannya saat berorganisasi semasa kuliah dulu. Di akhir sambutan ia mengungkapkan apresiasinya kepada Pijar yang telah menyelenggarakan acara ini, dan berharap acara berjalan lancar serta akan memberikan inovasi terbaik kedepannya.

Kata Sambutan Ibu Madzalifah Selaku Pembina Persma Pijar
Kata Sambutan Ibu Madzalifah Selaku Pembina Persma Pijar

 

Serangkaian acara disambung dengan kata sambutan Pimpinan Umum Persma Pijar yaitu Muhammad Kurniawan, ia berharap dengan adanya acara PJTD bisa memberikan manfaat kepada peserta sehingga peserta menjadi terdidik di bidang yang diinginkannya khusunya bagi peserta yang berasal dari konsentrasi Ilmu Komunikasi.

Acara dimulai pada 09.30, menurut Oliviardy Reviansyah selaku ketua panitia, PJTD kali ini diikuti oleh 35 peserta dari berbagai fakultas di USU. “Acara PJTD merupakan program kerja divisi Litbang dari Persma Pijar yang sengaja dilaksanakan sebagai wujud dan tempat untuk mengasah ilmu di bidang jurnalistik, teknik menulis maupun iklan di media online,” tambahnya.

PJTD akan diselenggarakan hingga Kamis (7/4) dengan rangkaian materi, Dasar-dasar Promosi, Fotografi Jurnalistik, Iklan Media Online, Manajemen Organisasi, Teknik Penulisan Berita, Metode Polling, Kode Etik Jurnalistik dan Design Grafis.

Pada hari pertama materi disampaikan oleh Aditya Putra Fuzaista, SE selaku founder TauKoTembung. Adit mengatakan bahwa kita perlu mengeksplor diri, karena kunci menjadi media yang baik adalah menjalin kerja sama yang baik pula kepada media lainnya, tetapi tidak menjadi plagiator. Banyak promosi yang bisa dilakukan, ia pun mencontohkan dengan cara-cara yang langsung dipraktikkan dalam membesarkan Taukotembung.com yang kini sudah berusia hampir 5 tahun tersebut. Menurutnya, promosi yang baik adalah promosi yang pandai memilih segmentasi yang baik.

Materi oleh Aditya Founder Tauko Tembung
Materi oleh Aditya Founder Tauko Tembung

 

Pemaparan berikutnya disambung oleh fotografer handal Kota Medan yaitu Irsan Mulyadi. Irsan adalah alumni FISIP USU yang memulai sepak terjangnya sebagai fotografer sejak berada di dunia perkuliahan.

Berdasarkan pemaparan Irsan, dapat ditarik kesimpulan bahwa foto yang memiliki nilai tinggi adalah foto yang tidak blur dan tidak goyang, kemahiran memakai kamera bukanlah hal yang menentukan kita untuk bisa mengambil foto yang baik.

Begitu pun dengan fotografi Jurnalistik yang merupakan rangkaian antara visual dan teks, menurut Irsan fotogragi jurnalistik sebaiknya menggunakan caption foto yang baik, dalam artian ungkapkanlah fakta yang ada bukan mengarang cerita untuk membuat caption. “Nilai foto bisa dikatakan mahal ketika kita bisa mengabadikan momen yang langka dan hanya kita yang memilikinya,” tambah Irsan.

Suasana Acara PJTD
Suasana Acara PJTD

Pada hari kedua, PJTD pun diisi dengan pemaparan materi mengenai Strategi Iklan di Media Online yang disampaikan oleh Ismail Fahmi dari Bintang Web. Dalam penyampaiannya, Fahmi mengatakan bahwa banyak sosial media yang bisa dimanfaatkan untuk beriklan, salah satunya adalah Google Plus. Menurut Fahmi Google Plus memiliki potensi yang baik tapi masih sangat jarang digunakan orang modern ini, begitu pun dengan Facebook dan Instagram.

Berbeda dari tahun sebelumnya, PJTD kali ini diselenggarakan dengan cara yang lebih fun, rangkaian acara tak hanya materi tetapi juga ada sesi nonton bareng dan games. Tak hanya itu, peserta juga dipersilahkan untuk mempraktikkan ilmunya secara langsung dan dipandu oleh pembicara, salah satunya adalah pada saat materi teknik menulis berita. ***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *