Nikmati Kue Kering Lezat Ala Chamil

  • Whatsapp
Nikmati Kue Kering Lezat Ala Chamil
Nikmati Kue Kering Lezat Ala Chamil

 

Kue menjadi salah satu makanan ringan yang paling disukai oleh banyak orang saat ini. Makanan ini begitu banyak jenis, rasa dan bentuk-bentuk yang menarik sehingga tidak ada yang tahan akan godaannya. Makanan yang identik sebagai jamuan kepada tamu yang datang ketika ada perayaan besar begitu digemari apalagi bagi kalian pecinta kuliner manis. Namun, sebenarnya kita tidak hanya eksis di hari-hari besar ternyata makanan ini masih konsisten keberadaan setiap saat.

Read More

Chamil menjadi salah satu toko yang tidak pernah absen memproduksi macam-macam kue kering setiap harinya. Toko yang terletak di Jalan Sei Belutu depan Masjid Al Ishlah Kota Medan ini sudah dibuka selama delapan tahun hingga saat ini. Chamil terus memanjakan lidah pelanggan dengan kue-kue terbaiknya. Lulusan salah satu universitas di Queensland, Australia, Elisa Farah Pane pemilik tempat dan usaha ini adalah seorang yang memiliki latar belakang yang kuat dalam bidang kuliner. Sejak kecil ia sudah mulai belajar cara memasak berbagai masakan khususnya membuat kue.

Kue Kering Ala Chamil
Kue Kering Ala Chamil

 

Saat ini wanita-wanita blasteran Indonesia Australia ini memang fokus untuk mengembangkan usahanya semakain besar lagi, diakui oleh wanita 47 tahun tidak mudah untuk menjajakan produknya kepada masyarakat Medan apalagi kebanyakan dari mereka ingin makanan yang enak serta murah tanpa harus pusing memikirkan bahan bakunya.

Namun, Lisa merasa ia tidak mau menyia-nyiakan ilmunya yang ia dapat jauh-jauh dari negeri seberang hanya semata-mata untuk mendapatkan rupiah. Baginya masakan baik itu kue ataupun kainnya haruslah terbuat dari bahan-bahan terbaik, tidak boleh asal pilih. Tak peduli jika harus mengeluarkan biaya produksi lebih banyak, baginya kualitas adalah yang nomor satu dan tetap harus dipertahankan tapi tidak banyak yang tahu akan hal itu karena kebanyakan konsumen hanya menerima hasilnya saja.

Diakui oleh Lisa produknya memang sedikit lebih mahal dari pesaing yang lain namun, soal rasa dan kualitas tak perlu khawatir, wanita beranak satu ini berani menjamin jika ia selalu memberikan yang terbaik. Chamil memiliki beberapa varian kue kering yang menjadi andalan mereka seperti, Nastar, Cokelat Pie dan Bangkit Keju nama-nama tersebut adalah yang paling sering dipesan pelanggan.

Aneka Ragam Kue Kering Chamil
Aneka Ragam Kue Kering Chamil

 

Pernyataan tersebut benar saja menjadi sebuah kenyataan ketika mencoba rasanya, setiap komponen yang terdapat dalam satu jenis kue memiliki rasa yang sangat kuat. Selain fokus terhadap kue-kue kering, Lisa pun mengkreasikan kemahirannya lebih lanjut, seperti menciptakan kue-kue tradisonal, cake, brownies dll yang bisa dipesan langsung sesuai selera dan juga sesekali waktu ia membuka les memasak dirumahnya untuk orang-orang yang serius mendalami kuliner. Diumurnya yang sudah semakin tua ternyata wanita ini memiliki begitu banyak ambisi yang belum ia capai, baginya hidup haruslah memiliki sebuah pencapaian yang berujung pada sebuah penghargaan oleh khalayak luas.

Ternyata sebelum menjual makanan Lisa sempat menjadi perancang busana dan sudah meluncurkan beberapa model, dengan bahan dasar kain tenun yang dianggapnya sebagai kain istimewa. Namun  kenyataan berkata sebaliknya pasar belum mampu untuk menerima dan ia pun memutuskan untuk vakum sementara waktu. Walaupun tidak begitu lama dalam dunia fashion nyatanya ia sudah mendapat Rekor MURI atas karya merancang sebuah baju dengan lebih dari 100 macam kain tenun yang baru saja mendapatkan rekor muri pada Desember 2015 lalu.

Suasana Toko Chamil
Suasana Toko Chamil

 

Tak berhenti sampai disitu, diusianya sekarang ini ia juga adalah seoarang penikmat kopi dan paham akan proses serta mendefinisikan rasanya dengan pas. Hal tersebut wajar saja mengingat ketika berada di Australia ia pernah mengikuti program belajar tambahan untuk mempelajari segala sesuatu tentang kopi dengan guru yang berkebangsaan Italia.

Kini Elisa Farah Pane, sedang fokus untuk memulai bisnis baru yaitu coffee shop yang berlokasi ditempat yang sama dengan Chamil. Berbentuk rumah pohon dengan didominasi elemen kayu, cafenya tersebut direncanakan akan mulai buka pada bulan Mei 2016.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *