Medan Menulis: Mengubah Huruf Jadi Karya Seni

  • Whatsapp
Komunitas Medan Menulis
Komunitas Medan Menulis

 

Tipografi atau typography secara luas lebih dikenal oleh masyarakat sebagai suatu keterampilan membuat bentuk-bentuk tulisan yang indah, dengan maksud agar makna dari tulisan tersebut dapat tersampaikan secara persuasif kepada pembacanya.

Read More

Dalam dunia tipografi sangatlah penting untuk memperhatikan ukuran, besar kecilnya huruf, jenis huruf sampai dengan kesesuaian dari arti kata tersebut. kesenian tipografi ternyata bisa kita lihat hampir di segala bidang dalam kehidupan sehari-hari. Contoh dalam menggunakan teknik ini adalah desain produk, hampir semuanya menggunakan tulisan sebagai media pemasarannya karena kata dianggap sangat tepat untuk memperkenalkan sebuah produk.

Selain untuk tujuan komersil, tenyata kesenian ini juga menarik perhatian segelintir orang untuk menciptakan maupun menekuni dunia tipografi sebagai sebuah seni lukis seutuhnya. Bagi para pelakunya kegiatan ini memberikan kepuasan tersendiri ketika melihat hasil karyanya. Begitulah yang dirasakan sekumpulan anak muda Medan yang tergabung dalam komunitas ‘Medan Menulis.’

Kegiatan Komunitas Medan Menulis
Kegiatan Komunitas Medan Menulis

 

Terbentuk sejak Desember 2015  lalu, adalah Asti Febriani pertama kalinya mencetuskan ide untuk membentuk komunitas ini. Pada awal terbentuk anggota yang hanya berisikan 15 orang, seluruhnya adalah penggiat tigpografi sendiri, mereka pun berasal dari berbagai kalangan.

Asti mengumpulkan mereka semua melalui selebaran undangan via Instagram untuk bertemu dan mendiskusikan mengenai pembentukan sebuah wadah bagi seniman tipografi. Untuk kegiatannya sejauh ini mereka lebih sering melakukan lettering (membuat karya tipografi pada selembar kertas) dan berkumpul sambil berbincang-bincang untuk berbagi ilmu baru antar anggotanya. Ada jadwal khusus bagi seluruh anggota disetiap minggunya untuk berkumpul bersama, lokasinya pun berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya sesuai dengan kondisi, alasannya adalah biar tidak bosan dan bisa mendapatkan banyak inspirasi.

Hasil Karya Komunitas Medan Menulis
Hasil Karya Komunitas Medan Menulis

 

Karena lebih sering berkumpul di tempat-tempat yang dekat dengan keramaian, aktivitas mereka pun sering mencuri perhatian siapa saja di sekitarnya, karena keunikan dan keindahan gambar dan huruf yang mereka ciptakan.

Walaupun tipografi terlihat cukup mudah tapi sebenarnya dalam pengerjaan harus penuh dengan ketelitian mulai dari memperhatikan garis,  jenis alat tulisnya serta penekanan tebal maupun tipis yang ingin dibuat akan sangat mempengaruhi hasilnya. Hal tersebut pastinya sudah disadari oleh seluruh orang yang berkecimpung dalam dunia tipografi.

Sebenarnya di kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan lainnya sudah banyak terbentuk komunitas yang fokus pada dunia menggambar tulisan. Namun, bisa dibilang Medan Menulis adalah yang pertama kali dan juga satu satunya komunitas tipografi di Medan.

Berkat kehadiran mereka, akhirnya perkembangan kesenian ini pun semakin dikenal luas dan perlahan-lahan semakain banyak orang yang tertarik pada kreatifitas ini. Hal tersebut bisa diukur berdasarkan semakin bertambahnyanya jumlah anggota komunitas yang mulanya hanya 15 orang hingga sekarang ini bertambah dua kali lipat lebih, menjadi sekitar 35 member dengan rata rata usia 15 sampai 25 tahun.

Komunitas ini sangatlah terbuka bagi siapa saja untuk tergabung di dalamnya dan tidak ada pesyaratan khusus seperti umur, pendidikan, strata sosial atau apapun agar bisa menjadi  anggota yang terpenting adalah memiliki niat kuat.

Medan Menulis sendiri juga bersedia memberi pelajaran bagi kalian yang terbilang baru memiliki niat awal ingin mengenal dunia tipografi. Baik anggota yang baru saja maupun sudah lama bergabung seluruhnya menjadi sebuah kesatuan untuk menciptakan karya terbaik dan orisinil. Sebagai wujud eksistensi di kota ini, mereka pun tak jarang mendapat kesempatan memamerkan hasil kerja keras mereka kepada khalayak luas.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *