Maidany dan Hijab Hunt Ubah Suasana PRSU Bersorak

  • Whatsapp
Penampilan Maidany Dalam Rangkaian Acara di PRSU
Penampilan Maidany Dalam Rangkaian Acara di PRSU

Siapa yang tak tahu lagu yang memenangkan award dengan kategori lagu paling romantis yang dibawakan oleh Islamic Vocal Group Maidany? Ya, judul lagu Mengukir Cinta di Belahan Jiwa menjadi pemenang kategori lagu paling romantis. Jelas saja, lagu itu bercerita mengenai mereka yang jatuh cinta. Lirik ‘Izinkan aku tuk mencintaimu, menjadi belahan di dalam jiwaku, ya Allah jadikanlah ia pengantin sejati di dalam hidupku” menjadi popular dan paling digandrungi kaula muda, tak menampik mereka yang akan melangsungkan pernikahan.

Maidany, Islamic Vocal Group yang dikenal selalu menyanyikan lagu-lagu romantis hadir di panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara, (14/4). Seketika suasana malam itu berubah menjadi malam teromantis yang dirasakan para pengunjung dan tak ketinggalan oleh para fansnya.

Read More

Group nasyid kontemporer genre progressive romantic nasheed  dengan visi dakwah melalui seni ini telah ada sejak 8 Agustus 1995, didirikan oleh Raden Chandra Sukma Kelana yang sekarang telah menjadi personil grup nasyid di Bandung dengan nama Al-Maidany. Pada 1999 atas masukan Ustad Anis Matta namanya lebih simple yaitu Maidany dengan pimpinan Adrossadeq, ST.

PRSU yang hanya tinggal 3 hari ini menghadirkan Maidany, dan pastinya disambut meriah dengan sorak-sorak para penonton. Siapapun yang mendengarkan lagu-lagu dari mereka pasti akan merasakan nikmat yang luar biasa, lagu syahdu ciptaan si Jiwa sangat menyentuh kalbu. sesaat sebelum mereka tampil, beberapa vocal group local telah ikut memeriahkan panggung.

Personil yang terdiri dari 4 orang ini nyatanya sangat solid persaudaraannya, ini terbukti dari candaan mereka saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari MC dengan enjoy dan penuh tawa.

Penonton makin menggila kala lagu kedua yang mereka nyanyikan di panggung, lagu Kun Anta milik Humood Al-Khuder menghadirkan suasana spektakuler dan semua ikut bernyanyi. Lagu yang cukup popular di tengah masyarakat, khususnya Medan ini menjadi daya tarik sendiri karena arti dari liriknya yang intinya untuk menjadi diri sendiri.

Maidany sendiri telah mengeluarkan album Sholatlah Dek, Al- Fajar, Amin Ya Allah, Bahasa Jiwa, Senandung Langit, Dua Wajah, Cinta Seorang Kekasih dan lainnya. Ketenaran Maidany ditandai dengan apabila semua kaula muda mulai menyukai nasyid kontemporer. Nyatanya memang benar, mereka berhasil mendoktrin dan seakan menjadi obat, lagu-lagu yang mereka ciptakan menjadi favorit banyak orang.

Penampilan terakhir ditutup dengan lagu kaca yang berdebu, lagu langganan untuk membina pasangan (isteri) dan membina anak. Memang benar semua lagu yang diciptakan sangat bermakna, semua bisa mengambil hikmah dan manfaat dari lagu-lagu Maidany.

Suatu kebanggaan, ternyata Medan memiliki group nasyid kontemporer yang religius, bisa mendorong kaula muda lebih baik kedepannya.

Sebelum penampilan terakhir dari Maidany, panggung utama kembali bersorak karena pengumuman dari audisi Miss Hijab Hunt Sumatera Utara 2016, semua peserta berasal dari 32 kab/kota di Sumatera Utara. Peserta yang cantik dan anggun ini menanti pengumuman dengan harap-harap cemas.

Hijab Hunt sendiri telah melakukan beberapa proses penyaringan hingga tiba di grand final. Acara ini juga mendatangkan Miss Hijab Hunt 2015 dan langsung memberikan hadiah kepada pemenang yang akan diumumkan.

Pengumuman Hijab Hunt di PRSU
Pengumuman Hijab Hunt di PRSU

 

Semakin menegangkan saat MC mulai membuka kertas dan melihat nama para pemenang yang tercantum, hasil telah keluar dan pemenangnya dimulai dari Harapan III jatuh kepada Dwi Pradita, Harapan II atas nama Ambar Ayu Safitri, Harapan I jatuh kepada Putri Mandasari, Juara III diberikan kepada Rahmadani Pramita, Juara II kepada Rizki Ridani, dan pemenang Miss Hijab Hunt diberikan kepada Adiba Zahra Sembiring yang berumur 22 tahun.

Para penonton dan para supporter bersorak atas kemenangan Adiba, Hadiah langsung diberikan oleh Miss Hijab Hunt 2015 kepada Miss Hijab Hunt 2016. Malam itu sungguh memberikan kesan yang sempurna bagi mereka yang menang.  Pengumuman ditutip dengan acara berfoto bersama dengan para kontestan yang belum meraih kesempatan menang, panitia, dan Maidany sendiri.

Selanjutnya Maidany meneruskan lagunya kembali dengan judul unik, hingga ditutup oleh lagu Kaca yang berdebu.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *