IBX5A49C9BC313D6 Komunitas Medan Bersatu Peringati Hari Bumi - Cerita Medan

Komunitas Medan Bersatu Peringati Hari Bumi

Peringatan Hari Bumi 2016
Peringatan Hari Bumi 2016

 

Peringatan Hari Bumi 2016 Aksi Lingkungan Anak Medan (ALAM) dilaksanakan selama dua hari pada Tanggal 22-23 April 2016, yang bertempat di Taman Cadika diselenggarakan oleh Mahasiswa Medan Suka Jelajah (MAMENSUKAJA) bersama Kwartil Cabang (KwarCab) dan seluruh komunitas Medan yang tergabung dalam Kedan Kreatif Medan.

Hari Bumi merupakan hari pengamatan tentang bumi yang dirancangkan setiap tahun pada Tanggal 22 April dan diperingati secara Internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Peringatan Hari Bumi ini dihadiri oleh Walikota Medan Bapak Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si dan Wakil Walikota Bapak Ir. Akhyar Nasution M.Si, Kapolresta Medan, Wakil DPRD Kota Medan, dan beberapa komunitas yang turut serta meramaikan Peringatan Hari Bumi 2016.

Kunjungan Walikota Medan di Stand Blogger Medan di Rangkaian Acara Hari Bumi
Kunjungan Walikota Medan di Stand Blogger Medan di Rangkaian Acara Hari Bumi

 

Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh 24 komunitas yaitu terdiri dari Medan Kreatif, Mamensukaja, Kawan Nonton, Lensa Alam, Medan Heritage, Digidoy Komik, Neraca Polmed, Sahabat Indonesia Berbagi, Cendana, GoRiver, Digidoy Komik, Lensa Alam, Blogger Medan, Ucok Butet Bersaudara, dan komunitas lainnya.

Peringatan Hari Bumi pada Tahun 2016 ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini semua komunitas dikumpulkan menjadi satu dan bekerja sama untuk memberhasilkan acara ini. Pada tahun sebelumnya Peringatan Hari Bumi dilakukan oleh masing-masing komunitas di tempat yang berbeda.

Peringatan Hari Bumi 2016 selama dua hari ini diisi mulai dari pameran hasil dari karya anak Medan, berkemah bersama komunitas dan Pramuka Medan, Pemilihan Duta Lingkungan Kota Medan, Lomba Cipta Karya Puisi Lingkungan, Lomba Dokumentasi Kegiatan, Pentas Seni dan Musik, Selfie di Instalasi Botol, Dialog Interaktif tentang pemanfaatan limbah plastik, Donor Darah, Membuat Instalasi Botol Plastik, Uji Emisi Gas, Penghijauan di Pasar Induk, Pameran Kreatifitas Komunitas, dan Malam Renungan Anak Muda bebas Narkoba.

Barisan Upacara Pada Peringatan Hari Bumi 2016
Barisan Upacara Pada Peringatan Hari Bumi 2016

 

Selain itu Peringatan Hari Bumi tersebut juga membuat aksi bersih lingkungan baik di darat maupun di danau Taman Cadika Pramuka yang dinamakan Kegitan Gerakan Semut. Hasil dari Gerakan Semut ini berupa sampah dan botol plastik yang akan dikumpulkan di Instalasi Botol yang telah dibuat.

Salah satu acara yang dilakukan yaitu penyerahan tong sampah dari drum selama 30 unit, kantong sampah dan sejumlah bibit pohon, buah dan taman lainnya resmi diserahkan kepada Bapak Walikota Medan dari Bapak Arman Chandra dari Asosiasi Penggunaan dan Pengelolaan Skrap Plastik Indonesia Sumut.

Penampilan Monolog Puisi Pada Rangkaian Acara Hari Bumi 2016
Penampilan Monolog Puisi Pada Rangkaian Acara Hari Bumi 2016

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan tali persahabatan antar komunitas dan pemuda di Kota Medan, serta menanamkan rasa kepedulian yang tinggi akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar demi berlangsungnya kehidupan untuk generasi-generasi penerus bangsa. Pun juga mengajak masyarakat menjadi masyarakat kreatif agar masyarakat bisa memanfaatkan botol plastik yang tidak digunakan lagi.

Randi Prandana, Amd. selaku perwakilan dari komunitas Go-River juga menambahkan tujuan dari adanya peringatan Hari Bumi ini yaitu untuk merangkul kawan-kawan dari Kota Medan agar menciptakan kepedulian kepada lingkungan. Selain itu, komunitas yang ikut serta pada Peringatan Hari Bumi ini juga membuka pemeran yang bertujuan memperkenalkan seperti apa komunitas mereka. Seperti komunitas Go-River lembaga yang peduli dengan Sungai Deli bertujuan membuka pameran ini agar bisa membuat Eko Wisata. Eko Wisata ini yaitu menjadikan sebuah Ekosistem seperti Sungai Deli menjadi tempat wisata.

Harapan dari Randi Prandana kedepannya setelah diadakan acara ini yaitu lingkungan Medan harus lebih bersih lagi, dan kebersihan lingkungannya harus bisa diunggulkan di dunia. Para wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Kota Medan.***(CM-M05/Maslina Nasution)

KOMENTAR

BACA JUGA