Intoleransi Laktosa Serang Pecinta Produk Susu

  • Whatsapp
Intoleransi Laktosa Serang Pecinta Produk Susu
Intoleransi Laktosa Serang Pecinta Produk Susu

Saat tubuh kamu menolak segala bentuk produk susu, bisa jadi kamu mengalami masalah yang biasa disebut dengan Intoleransi Laktosa. Hal ini disebabkan oleh pencernaan kamu menolak segala sesuatu produk susu seperti mentega, yoghurt dan keju. Intoleransi Laktosa dapat menyerang siapa saja, setiap kali kamu mengonsumsi produk yang berasal dari susu.

Hal ini dikarenakan sistem pencernaan penderita tidak mampu mencerna atau menyerap laktosa yang masuk ke dalam tubuh. Laktosa merupakan gula alami yang terdapat dalam susu atau produk susu. Intoleransi Laktosa lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Intoleransi Laktosa bukanlah suatu hal yang menakutkan, namun dampak dari gangguan ini sering kali mengganggu penderitanya.

Read More

Beberapa orang juga mengalami Intoleransi Laktosa akibat berhentinya produktifitas usus kecil dalam menciptakan laktase setelah sakit, seperti flu, atau selepas operasi. Ditemui pula dalam beberapa kasus meskipun jarang, bayi lahir dengan Intoleransi Laktosa. Dalam kasus ini, bayi tersebut tidak dapat mengonsumsi makanan atau minuman apapun yang mengandung laktosa.

Semakin tua seseorang, maka semakin besar dirinya berisiko mengalami Intoleransi Laktosa, dan kebanyakan terjadi pada orang-orang Asia, Amerika Indian, dan ras berkulit hitam. Bayi prematur akan lebih mungkin mengalami Intoleransi Laktosa permanen dibandingkan bayi normal lainnya. Hal ini dikarenakan kondisi usus bayi yang belum mampu menicptakan laktase hingga akhir trimester ketiga.

Intoleransi Laktosa Serang Pecinta Produk Susu
Intoleransi Laktosa Serang Pecinta Produk Susu

 

Dokter biasanya akan memberikan diagnosis berdasarkan gejala yang dialami penderita. Tak hanya menganjurkan pasien untuk menjauhi segala produk dengan kandungan laktosa, dokter juga biasanya akan melakukan pemeriksaan menggunakan tes bernapas dengan hidrogen atau tes gula darah.

Pengobatan terbaik bagi pasien dengan Intoleransi Laktosa adalah dengan menjauhi segala produk yang mengandung laktosa. Namun pastikan penderita mendapatkan kalsium yang cukup guna menggantikan kandungan gula yang hilang. Aneka makanan seperti sarden, tuna, kacang almond dan brokoli dapat menjadi pilihan yang terbaik.

Jika Anda menderita Intoleransi Laktosa, perlu menentukan apa yang dapat dan tidak dapat dimakan. Penderita Intoleransi Laktosa hendaknya memeriksa tabel nutrisi yang tercantum pada produk-produk semacam itu.

Tentu saja, susu adalah sumber utama kalsium, dan kekurangan kalsium dapat menyebabkan osteoporosis. Itulah sebabnya, para penderita Intoleransi Laktosa hendaknya mencari sumber kalsium lainnya.

Sekalipun anda menderita Intoleransi Laktosa, tidak perlu berpantang susu dan produk-produk susu sama sekali. Sebaliknya, cobalah menentukan seberapa banyak yang dapat ditoleransi, dan kemudian jangan mengkonsumsi lebih dari jumlah itu.

Sedapat mungkin, makanlah makanan yang lain bersama produk apa pun yang mengandung laktosa. Ingatlah juga bahwa keju peraman mengandung lebih sedikit laktosa, dan mungkin tidak akan menimbulkan masalah. Yoghurt mengandung laktosa hampir sebanyak susu, namun beberapa penderita Intoleransi Laktosa dapat mencernanya tanpa mengalami gangguan. Mengapa? Karena yoghurt mengandung mikroorganisme yang mensintesis laktase, dan ini membantu pencernaan laktosa.

Berikut adalah tanda-tanda terkena Intoleransi Laktosa:

  1. Perut kamu tiba-tiba mengalami kram setelah mengonsumsi makanan yang mengandung susu seperti es krim, susu, cokelat atau asupan olahan susu lainnya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya enzim laktase dalam tubuh.
  2. Jika kamu mengalami Intoleransi Laktosa, setelah kamu mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu maka perut kamu akan kembung dan mengalami diare. Tidak hanya itu kamu akan menjadi sering ke kamar mandi untuk buang air kecil. Hal ini adalah salah satu tanda bahwa kamu mengalami Intoleransi Laktosa.
  3. Akan mengalami mual, padahal kamu tidak sedang mabuk maupun hamil. Jika kamu mengalami hal ini coba cek kembali makanan apa yang kamu konsumsi. Mengetahuinya akan membuat kamu mudah mengambil kesimpulan, apakah benar sakit yang kamu alami dikarenakan Intoleransi Laktosa.
  4. Mengalami eksim yaitu respon terhadap sistem imun terhadap satu atau dua protein di dalam tubuh, seperti kasein. Eksim dapat disebabkan oleh banyak hal salah satunya adalah karena minum susu.
  5. Selain raum dan gatal-gatal, alergi juga dapat menyebabkan bengek yaitu kondisi hidung yang seperti mengeluarkan lendir mirip flu. Kondisi ini kamu dapatkan setelah minum susu, bisa jadi kamu mengalami Intoleransi Laktosa.

Nah, konkawan Cerita Medan segera pahami mengenai Intoleransi Laktosa agar tidak merasakan akibatnya ya.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *