Hypnic Jerk, Kondisi Jatuh dalam Mimpi

  • Whatsapp
Hypnic Jerk, Kondisi Jatuh dalam Mimpi
Hypnic Jerk, Kondisi Jatuh dalam Mimpi

 

Hypnic Jerk bisa diartikan sebagai kejang paksa atau kedutan otot-otot yang benar-benar tersentak seseorang saat terjaga. Ini biasanya terjadi pada tahap awal tidur, sering hanya sebagai seseorang jatuh tertidur. Kejang mengejutkan juga disebut Jerk Hypnagogic besar-besaran, Jerk Mioklonik, atau awal tidur.

Read More

banner 300250

Orang sering menggambarkannya sebagai sensasi jatuh atau sengatan listrik, dan itu adalah umum, pengalaman benar-benar normal. Gerakan berulang yang membangunkan seseorang pada malam hari biasanya disebabkan oleh kondisi yang berbeda, seperti sindrom kaki gelisah atau periodik gangguan gerakan.

Barang kali kalian pernah mengalaminya. Ketika kalian sudah berbaring dengan nyaman di kasur dengan berselimut hangat. Saat kalian belum tidur tetapi juga tidak sedang sungguh-sungguh bangun. Hal tersebut terjadi tepat ketika gelombang otak melambat, kalian bermimpi sedang bersepeda dan tiba-tiba kalian tersentak oleh kontraksi yang mengejutkan dan sulit diterangkan, biasanya di kaki. Pasti di antara kalian pernah mengalami hal yang serupa.

Ada sejumlah teori mengenai mengapa itu bisa terjadi. Salah satu teori menyatakan bahwa gerakan ini merupakan refleks yang bersifat melindungi. Saat kita tidur, otot-otot mengendur dan akhirnya menjadi lemas. Otot yang lemas ini mungkin diartikan oleh otak sebagai tanda bahwa kita hendak terjatuh (meski kita sedang berbaring di tempat tidur), jadi otak mengirimkan pesan kepada otot supaya mengencang sehingga kita tetap tegak.

Dalam keadaan normal, satu siklus tidur dibagi dua. Pertama, Tahap non-REMĀ (Rapid Eye Movement), terjadi saat kita ingin tidur, otak menjadi antara sadar dan tidak. Kedua, Tahap REM, terjadi saat kita bermimpi. Gelombang otak sama seperti saat sadar sehingga sinyal yang dikirimkan sama. Sebaiknya jauhkan HP, Radio, dan gadget electronic yang mengeluarkan sinyal agar tidur kalian berkualitas. Tapi, saat bermimpi sebagian fungsi otak kita melumpuhkan diri biar tidur kita tidak keganggu.

Untuk membuat kejang ini kecil kemungkinannya, profesional kesehatan merekomendasikan memastikan kamar tidur nyaman dan santai. Orang-orang harus menghindari minum kafein atau alkohol sebelum tidur, dan menghindari aktivitas berat seperti olahraga. Hypnic jerk juga dapat terjadi pada seseorang dalam keadaan bangun, tapi ini jarang terjadi. Dalam beberapa kasus, kejang dapat mempengaruhi saraf pendengaran serta otot, sebuah fenomena yang dikenal sebagai awal tidur pendengaran.

Ketika ini terjadi, orang tersebut mendengar snap sangat keras atau retak suara yang tampaknya datang dari pusat kepala karena ia bangun. Beberapa orang juga mengalami visual yang tidur dimulai, dimana cahaya menyilaukan terbangun tidur, tetapi kasus ini sangat jarang.

Kasus ini sepertinya memang sudah banyak dialami banyak orang, maka dari itu pahamilah setiap hal yang akan menyebabkan seseorang mengalami ini. Tidak perlu mencari paranoid karena hal ini juga tidak terlalu berbahaya. Jikalau terjadi seperti itu, hendaklah untuk menenangkan pikiran kembali, minum air putih dan kembali beristirahat dan tidurlah dengan nikmat.

Kenikmatan dari tidur memang tak ada tandingannya, karena hanya tidurlah yang bisa menyegarkan kembali pikiran yang dipenuhi dengan berbagai macam problematika yang membuat pikiran berkotak-kotak. Cobalah untuk menenangkan pikiran dan percayalah bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Hal ini mungkin bisa mencegah seseorang terkena Hypnic Jerk.***(CM-E02/Amal Hayati)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60