Bipolar Disorder, Penyakit Perubahan Mood

  • Whatsapp
Bipolar Disorder, Penyakit Perubahan Mood
Bipolar Disorder, Penyakit Perubahan Mood

 

Istilah kesehatan mental diambil dari konsep mental hygiene. Kata mental berasal dari Bahasa Yunani, pengertiannya sama dengan psyche dalam bahas latin yang artinya psikis, jiwa atau kejiwaan. Aspek psikis manusia pada dasarnya merupakan satu kesatuan dengan sistem biologis, sebagai sub sistem dari eksistensi manusia, maka aspek psikis selalu berinteraksi dengan keseluruhan aspek kemanusiaan. Karena itulah aspek psikis tidak dapat dipisahkan untuk melihat sisi jiwa manusia.

Read More

Seiring berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk selalu bersifat produktif di segala bidang pekerjaan yang membuat manusia lupa waktu. Masalah dan masalah mereka geluti setiap hari dengan harapan mendapatkan hasil yang maksimal.

Terkadang manusia melakukan segala cara untuk mencapai suatu tujuan tanpa mempedulikan akibat yang ditimbulkan. Mereka hanya mementingkan pemenuhan kebutuhan jasmani saja sehingga kebutuhan rohani terabaikan. Itulah yang membuat seseorang sangat rawan terserang gangguan kesehatan mental seperti stres dan depresi.

Potensi depresi muncul pada awal masa kanak-kanak. Pada fase oral anak mungkin kurang terlalu terpenuhi kebutuhannya, sehingga ia terfiksasi pada fase ini mengakibatkan individu dependen, low self esteem. Hipotesanya adalah, setelah kehilangan orang yang dicintai, ia mengidentifikasi diri dengan orang tersebut seolah untuk mencegah kehilangan. Lama-lama ia malah marah pada dirinya sendiri dan merasa bersalah.

Depresi inilah yang sangat berbahaya, karena orang yang menderita depresi akan sulit berfungsi secara sosial dan berisiko tinggi untuk mengakhiri hidupnya atau bunuh diri. Analisis tingkah laku,suasana hati, dan pikiran individu yang melakukan bunuh diri didasarkan atas laporan dari keluarga dan teman-teman inidividu tersebut serta tulisan atau catatan-catatan individual.

Bipolar Disorder atau gangguan bipolar, adalah sejenis penyakit psikologis, yang ditandai dengan berkurangnya mood (perasaan) yang sangat ekstrim, yaitu berupa depresi dan mania. Selain itu, Bipolar Disorder ditandai dengan perubahan mood yang drastis.

Istilah ini mengacu pada suasana hati penderitanya yang dapat berganti secara tiba-tiba, antara dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) yang ekstrim.

Penyakit bipolar, juga dikenal sebagai penyakit manic-depressive, yaitu penyakit otak yang menyebabkan perubahan-perubahan yang tidak biasa pada suasana hati, energi, tingkat-tingkat aktivitas, dan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas harian. Gejala-gejala dari penyakit bipolar adalah keadaan suasana hati mereka yang berbeda dari naik dan turun yang normal yang setiap orang melaluinya dari waktu ke waktu.

Bipolar Disorder sering dialami oleh remaja yang beranjak dewasa atau dewasa muda. Setidaknya setengah dari kasus dimulai sebelum umur 25 tahun. beberapa orang memiliki gejala-gejalanya bahkan sejak kanak-kanak, sementara beberapa orang sisanya mengalami gejalanya lebih lama.

Bipolar Disorder tidak mudah dikenali saat kelainan ini dimulai, gejalanya terlihat seperti masalah-masalah yang berbeda, tidak tampak seperti bagian dari masalah lain yang lebih besar. Beberapa orang menderita kelainan ini sampai bertahun-tahun sampai akhirnya terdiagnosis dan mendapatkan terapi. Seperti diabetes dan penyakit jantung, Bipolar Disorder adalah kelainan jangka panjang yang harus diawasi dan dimanage seumur hidup.

Bipolar Disorder tak hanya dipengaruhi oleh gen saja, tetapi juga didorong oleh faktor lingkungan. Penderita penyakit ini cenderung mengalami faktor pemicu munculnya penyakit yang melibatkan hubungan antar perseorangan atau peristiwa-peristiwa pencapaian tujuan (reward) dalam hidup.

Contohnya adalah dari hubungan perseorangan antara lain jatuh cinta, putus cinta, dan kematian sahabat. Sedangkan peristiwa pencapaian tujuan antara lain kegagalan untuk lulus sekolah dan dipecat dari pekerjaan. Selain itu, seorang penderita Bipolar Disorder yang gejalanya mulai muncul saat masa ramaja kemungkinan besar mempunyai riwayat masa kecil yang kurang menyenangkan, seperti mengalami banyak kegelisahan atau depresi. Selain penyebab di atas, alkohol, obat-obatan, dan penyakit lain yang diderita juga dapat memicu munculnya Bipolar Disorder. Di sisi lain, keadaan lingkungan di sekitarnya yang baik dapat mendukung penderita gangguan ini sehingga bisa menjalani kehidupan dengan normal.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *