April Mop Tidak Perlu Dirayakan

  • Whatsapp
April Mop
April Mop

 

Hari ini adalah bulan ke-empat dalam tahun Gregorian, dalam bahasa latin bulan ini disebut dengan bulan ‘aperire’ yang berarti membuka, namun kebanyakan orang menyebutnya bulan April.

April terdiri dari 30 hari dimana hari pertama bulan April atau lebih tepatnya tanggal 1 April dikenal sebagai April Mop. Menurut budaya Barat April Mop (April Fools’ Day) adalah hari dimana penipuan, lelucon dan kebohongan dilegalkan, dalam artian orang-orang yang melakukan hal tersebut tidak akan dianggap bersalah meskipun ia telah menyakiti orang lain.

Orang-orang dipermalukan sesuka hati, hal ini bisa dilakukan kepada teman, sahabat maupun anggota keluarga sekali pun. Negara-negara bagian yang kerap melakukan budaya ini adalah Kanada, Inggris, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Rusia, Belanda, Italia, Irlandia, Australia, Irlandia dan banyak lagi lainnya. Banyak peraturan yang sengaja dibuat sendiri oleh masing-masing negara mengenai April Mop, semakin kreatif peraturan yang dibuat maka semakin meriah pula hari itu dirayakan.

Bagi yang tinggal di Indonesia, virus April Mop mungkin sudah tersebar. Seperti yang terlihat di beberapa kota besar, banyak orang yang sengaja menipu, mempermalukan, mengejek, membully temannya untuk merayakan hari tersebut.

Yang menjadi korban tentu tidak boleh marah, karena pada tanggal tersebut, semua orang dianggap bebas melakukan hal-hal tersebut meskipun itu perbuatan yang tidak baik.

Seorang korban April Mop tentu tak mau hanya dirinya yang menjadi bahan olok-olokkan, secara emosional tentu dia akan melakukannya kepada orang lain, begitu juga seterusnya sampai akhirnya banyak orang yang akan ditipu dan disakiti pada hari itu. Bukankan menebar keburukan adalah hal yang tidak baik?

Masyarakat, khususnya remaja harus memikirkan kembali mengapa kita tidak diperbolehkan merayakan April Mop. Coba hitung, akan berapa banyak hati yang tersakiti di hari itu. Nah, mengapa konkawan tidak perlu turut berpartisipasi melakukannya? Ini alasannya:

 

  1. Sejarah April Mop Belum Tentu Benar

Banyak yang mengatakan bahwa April Mop adalah sejarah, suatu kegiatan yang sebaiknya diperingati kembali. Masih simpang siur, begitulah kiranya cerita ini kita dengarkan. Kalaupun April Mop adalah sejarah, apakah sejarah yang merugikan orang lain harus kita peringati?

 

  1. Kita Tidak Boleh Berbohong Apalagi Menipu

Agama manapun tentu mengajarkan demikian, tidak boleh berbohong. Apalagi kebohongan yang kita buat akan menyakiti orang lain. Begitu juga dengan menipu, bagaimana jika kita putar cerita bahwa kita adalah orang yang ditipu, apa yang kita rasakan? Kecewa? Sudah pasti. Sakit hati? Bisa jadi. Marah? Mungkin saja.

Seseorang pasti akan meneruskannya kepada orang lain karena tak ingin kekecewaan tersebut hanya menimpa kita seorang diri, apalagi jika orang-orang merayakannya dengan meriah secara tidak langsung kita akan dihadapkan dengan keinginan yang sama.

 

  1. Membahayakan Orang Lain

April Mop bahkan dilakukan secara keterlaluan dan melewati batas, membuat orang-orang yang menjadi korban sampai marah besar-besaran. Belum lagi jika hal tersebut dilakukan atas dasar iseng tapi nyatanya membahayakan.

Nah, itu jabaran mengapa konkawan tidak perlu merayakan April Mop. Mulailah dari diri sendiri, setidaknya kalian tidak ikut andil, agar beberapa orang yang akan menjadi sasaran terselamatkan oleh anda.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *