6 Alasan Yang Membuat Kamu Terus Menjomblo

  • Whatsapp
KEBIASAAN JOMBLO TIDAK EFEKTIF
KEBIASAAN JOMBLO TIDAK EFEKTIF

 

Single. Biasanya kata ini digunakan para jomblo untuk mengakui dirinya bukanlah seorang jomblo. Single adalah kata yang dibuat agar para jomblo terlihat lebih terhormat. Jomblo itu nasib, Single itu pilihan. Kira-kira kalimat itu yang sering di gaungkan. Sendiri. Mungkin kata ini lebih tepat untuk menggambarkan orang-orang yang belum memiliki pasangan ini. Kerap kali jomblo membedakan antara jomblo dan single. Namun Kali ini kita tidak akan membahas tentang jomblo dan single. Tidak sama sekali.

Read More

Ada beberapa indikator yang membuat jomblo mendapati julukan seperti itu hingga saat ini. Dan hal itu tak terlepas dari bagaimana jomblo bersikap. Kebiasaan-kebiasaan jomblo yang tidak efektif membuat jomblo sulit untuk berkembang. Ada beberapa  kebiasaan tidak efektif yang jomblo lakukan.

 

Pertama : Merasa Hidup Orang Lain Lebih Enak

Pernah dengar tidak seorang jomblo berkata seperti ini :

“Iyalah, enak la orang itu punya pacar. Kemana-mana ada yang ngawanin, ada yang perhatiin. Dapat bonus diperhatiin balik lagi. Malam minggu nggak sendirian, bisa ngerasain deg-degan terus asal ketemu, ada yang bisa ditelpon.”

Dan banyak lagi lainnya. Pasti pernah dengar, kan? Merasa hidup orang lain jauh lebih bahagia, lebih enak, lebih asyik, dan lainnya. Seolah kebahagiaannya hanya diukur dari punya pacar.

Padahal bisa jadi orang yang punya pacar tersebut malah ingin kehidupan seperti dia. Lebih tenang, lebih santai dan lebih bebas. Lagipula pacaran pun tak melulu senang. Jadi, syukuri saja yang sudah menjadi bagianmu.

 

Kedua : Berfikir Negatif

Jomblo biasanya sensitif.  Jika bertemu teman dijalan, ada seseorang yang melihatnya ia akan marah. Jika datang ke suatu tempat sendiri, lalu ditanya teman lainnya “Sendirian aja?”, si jomblo akan langsung sensitif.

Padahal mungkin maksud seseorang melihatnya mungkin karena tertarik dengan belah dagunya atau mungkin pernah merasa kenal dengannya. Begitulah kalau semua dilihat dari perspektif yang salah, semua akan menimbulkan energi negative.

 

Ketiga : Menyalahkan Diri

Apa yang kita fikirkan itu yang akan terjadi. Menyalahkan dan merendahkan diri sendiri adalah salah satu yang akan mempengaruhi hidup.

“Apalah aku ini, penghasilan pas-pasan, penampilan nggak seberapa, Mana ada yang mau samaku.” Dan panjang lagi kalimat celaan lainnya. Citra diri seperti inilah yang mengakibatkan timbulnya pribadi yang pesimis, rendah diri dan kehilangan semangat hidup.

 

Keempat : Tidak  Jujur

Coba perhatikan ilustrasi berikut :

#1

“Apa? Suka sama laki-laki kayak begitu? Nggak kali ya.

Padahal dalam hati sebenarnya sudah suka sekali, hanya saja kurang respon dari gebetan.

#2

“Bukan nggak mau pacaran sih, cuma untuk sekarang ini aku belum mau pacaran”

Atau begini,

“Bukan nggak mau pacaran, cuma akunya belum dikasi mama buat pacaran.”

Dan banyak alas an lainnya. Walaupun mungkin masih ada yang menyatakan pernyataan jujur seperti karena memang alasan tersebut, tapi kenyataannya memang masih banyak yang berbohong dengan alasan demikian. Intinya, bersikap biasa juga sudah cukup kok.

 

Kelima : BaPer

Nah, yang ini sangat mudah tersuasana. Hatinya sangat mudah tersentuh, lembut dan mudah rapuh. Orang-orang yang datang dengan perhatian lebih kepadanya akan dianggap sebagai perhatian seseorang yang tengah menaruh hati padanya. Padahal belum tentu.

Mendengar suatu music mellow yang sangat menyentuh dan sangat pas dengan suasana hatinya saat itu, akan membuatnya merasa tersentuh. Semua menggambarkan seolah dialah orang yang sangat malang di dunia.

 

Keenam : Maksa

Jomblo terhormat adalah jomblo yang tetap menjaga harga dirinya. Atau dengan kata lain tidak menjatuhkan harga dirinya sendiri dengan menggoda orang lain. Tak sedikit yang kadang menggunakan cara-cara tidak halal untuk mendapatkan seseorang yang diinginkan.

Menggoda terang-terangan, menculik, atau bahkan sampai menggunakan jasa paranormal juga masih digunakan di zaman yang serba canggih saat ini. Padahal untuk apa memaksakan yang mungkin bukanlah untuk kita. Atau positif thinking saja, bisa jadi tuhan sedang mempersiapkan pasangan terbaik untukmu.

So, dalam masa sendiri ini, pantaskan dan cerdaskan lagi iman dan hati kita agar yang terbaik segera datang menjemput kita. Jangan khawatir, Mblo. Hidup kamu belom kelar dengan menyandang status jomblo.***(E-01/Nurul Habibah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *