IBX5A49C9BC313D6 Pedas Dan Manis Menyatu Dalam Pecal Lele Cak Adhim - Cerita Medan

Pedas dan Manis Menyatu dalam Pecal Lele Cak Adhim

Pecel Lele Cak Adhim Medan
Pecel Lele Cak Adhim Medan

 

Lele merupakan jenis ikan yang hidup di air tawar. Memiliki ciri-ciri tubuh yang licin tak bersisik, agak pipih memanjang serta memiliki kumis panjang di sekitar mulutnya. Ciri lainnya adalah memiliki sirip anus yang panjang dan terkadang menyatu dengan sirip ekornya.

Bagian atas kepalanya terlihat keras menulang, mata kecil dengan mulut yang lebar di ujung moncongnya, ia juga memiliki empat pasang sungut peraba yang berfungsi untuk bergerak di air saat gelap. Untuk bernafas, ikan lele memiliki tambahan berupa modifikasi dari busur insangnya terdapat sepasang duri yang tajam terletak pada sirip dadanya.

Ikan lele banyak disukai orang karena rasanya yang manis, gurih dan berlemak. Tak heran jika banyak yang akhirnya membuka usaha kuliner ikan lele. Lele disukai banyak orang karena kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Tahukan konkawan, bahwa lele memiliki sumber protein hewani yang tinggi sehingga memberikan kekuatan dan energi yang baik bagi tubuh.

Lele juga baik untuk kesehatan pembuluh darah. Pada ibu hamil juga baik karena membantu perkembangan otak janin, dan banyak manfaat lainnya.

Berbicara tentang kuliner lele, Medan sudah banyak pengusaha yang membuka kuliner jenis ini. Namun, untuk mencicipi lele yang manis dan gurih dengan sambal khas yang pedasnya luar biasa ada baiknya konkawan mampir ke Warung Pecel Lele Cak Adhim yang terdapat di dekat Rumah Sakit Adam Malik Medan Jalan Setia Budi Pasar II No 347 Medan.

Warung Pecel Lele Cak Adhim
Warung Pecel Lele Cak Adhim

 

Usaha ini baru dibuka sejak 4 bulan lalu, tapi pelanggannya banyak. Tak heran jika dalam satu hari, bisa memproduksi kilo-an ikan lele. Nama dari Warung Lele Cak Adhim diambil dari nama salah satu owner-nya yang kini berjualan tetap di daerah rumah sakit Adam Malik yaitu Abdul Adhim Nawawi bersama sang istri. Sementara pecel lele yang ada di Setia Budi dikelola oleh anaknya Maulidya Novi Sucita (Cita) dan Heru Yunanto Budhiono (Heru).

Ada yang menarik, jika pada umumnya warung makan yang menyediakan ikan lele bisa dengan cepat menyajikannya, Pecel Lele Cak Adhim justru membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk penyajiannnya.

Menurut pengakuan Cita penyajian yang sedikit lama dikarenakan disaat orang memesanan, maka mereka langsung bergegas menyiangi ikan, tanpa direbus terlebih dahulu. Penyajian demikian dimaksudkan agar lele dapat disantap terasa manis, segar dan gurih.

Bagi pelanggan setia Cak Adhim tentu rela menunggu sedikit lama untuk mendapatkan rasa yang luar biasa, penambahan sambal pedas ala Cak Adhim pun menjadi pelengkap untuk rasa yang lebih mantap.

Seperti namanya, Pecel Lele Cak Adhim, menu favorit pelanggan sudah pasti adalah pecel lele. Selain itu juga tersedia menu Oseng Mercon Kikil dan Oseng Mercon Kerang yang kini menjadi menu andalan Cak Adhim, suiran kikil dan kerang bisa ditambah dengan suiran ayam ini ternyata mantap dilidah, campuran bawang goreng dan cabai sangat menggiurkan apalagi tingkat kepedesannya bisa dipesan sesuai selera. Bagi konkawan Cerita Medan pecinta pedas, makanan khas Yogyakarta ini justru menjadi kabar baik.

Berbicara tentang menu, Cak Adhim juga menyediakan menu lain seperti Ayam Penyet, Bebek Goreng, Bebek Penyet, Ayam Bakar, Cah Kangkung, Ati (Ampela), Tahu Tempe Goreng, Cumi Goreng Tepung, Jeruk Dingin dan Hangat. Penambahan nasi juga bisa disajikan dengan nasi putih maupun nasi uduk tergantung pemesanan pelanggan. Kabar baik, dalam waktu dekat Cak Adhim juga akan membuat menu tambahan lainnya.

Berdasarkan cerita Cita, untuk mengambil berkah dagang, Pecel Lele Cak Adhim menyedikan makan dan minum berbuka puasa gratis bagi pelanggan yang berpuasa Senin dan kamis khusus untuk makan ditempat.

“Kita gak batasin berapa pun orang puasa yang datang, yang penting ambil berkahnya dan insha Allah ini menjadi program berkelanjutan dan dijalankan selamanya lah,” ungkap Cita.

Sementara itu, dalam masa promo juga tersedia harga diskonan untuk mahasiswa/I, beli enam porsi gratis satu porsi dan bahkan yang menarik bagi yang berulang tahun diberikan seporsi makanan dan minuman secara cuma-cuma.

Waw, kesempatan emas bagi konkawan yang ingin merasakan sensasi pedas manis, segar mantapnya Pecel Lele Cak Adhim. Tak tanggung-tanggung Cak Adhim juga menerima pesanan untuk acara tertentu.

Untuk jadwal buka warung, kedua cabang mempunyai jam yang berbeda. Warung yang berada di dekat Adam Malik buka mulai jam 10.00 hingga jam 09.00 malam sementara di Setia Budi mulai dari jam 06.00 sore hingga jam 01.00 dini hari. Tentu hal ini menjadi solusi bagi konkawan yang sedang kelaparan di jam-jam tertentu.

Nah, tunggu apalagi, konkawan Cerita Medan pecinta lele dan pedas yuk singgah di Pecel Lele Cak Adhim. Pemesanan bisa melalui kontak 081361930081 ya.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

 

KOMENTAR

BACA JUGA