Alasan Kenapa Kamu Harus Segera Wisuda

  • Whatsapp

Wisuda
Alasan Kenapa Harus Segera Wisuda

Wisuda. Satu kata yang menggambarkan sebuah proses kelulusan bagi mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu perguruan tinggi. Sebuah kata yang kian dinanti oleh para orang tua, sebuah tanda bahwa mahasiswa terbebas dari segala hal tentang kampus. Siapa yang tidak menanti wisuda? Siapapun pasti menunggu momen sakral satu ini, seperti menikah, wisuda juga merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu baik yang akan diwisuda maupun keluarga yang diwisuda sekali pun.

Read More

Sebagai mahasiswa baru, awalnya kamu pasti pernah bermimpi “Aku harus segera diwisuda, dengan IPK cumlaude tentunya,” pasti demikian. Benarkah? Tapi apakah mimpi tersebut benar-benar kamu aplikasikan dengan tindakan nyata, sebagian orang justru melupakannya bahkan ada yang harus diwisuda setelah enam tahun lamanya mengemban studi yang tak kunjung usai.

Tugas Akhir maupun Skripsi menjadi ‘hantu’ jika kamu tak benar-benar menyelesaikannya. Tanpa hal tersebut kamu tentunya tak akan bisa diwisuda. Tatkala pemerintah menetapkan suatu ketentuan yang demikian, maka kamu harus melakukannya, kenapa harus? Karena kamu adalah mahasiswa yang harus diatur bukan pemerintah yang harus mengatur.

Semua mahasiswa merasakannya. Bagaimana sulitnya bergelut pada skripsi lalu kemudian harus benar-benar bangkit tatkala kebosanan menghampiri dan pelan-pelan menggerogoti semangatmu. Itu tanggung jawab, bagaimana mahasiswa harus mempertanggungjawabkan hal tersebut agar ia bisa diwisuda dan membuat kedua orang tuanya bangga.

Orang tua pada dasarnya, terlebih yang hanya mengenyam pendidikan rendah tak mengerti bahwa sulitnya perjuangan menuju wisuda, sebuah penantian panjang yang terus mereka pertanyakan kepada kita. Tapi tahukah kamu bahwa kedua orang tua jauh lebih bersulit-sulitan, bersusah payah mencari uang agar kamu bisa mengemban studi yang baik, lalu diwisuda dengan segera. Begitulah, keadaan dan keharusan yang harus ditempuh mahasiswa untuk mencapai suatu hal bernama wisuda. Karenanya proses wisuda dianggap penting dan ditunggu-tunggu.

Namun, ada yang menarik disaat hari wisuda. Bagi wisudawati, ia akan rela bangun lebih subuh agar bisa berdandan secantik mungkin di hari paling bahagia miliknya tersebut. Hal lainnya, seorang wisudawati rela menyiksa kakinya demi penampilan terbaiknya, memakai higheels dengan ketinggian yang tak pernah ia pakai sebelumnya membuatnya sulit berjalan dan memungkinkan ia terjatuh pada saat prosesi acara berlangsung. Meski demikian, itu semua dilakukan demi penampilan paling baik yang harus ia tunjukkan kepada dunia.

Hari wisuda, dimana kamu akan berjabatan dengan rektor, dekan dan jajarannya. Menandakan kamu akan segera menjadi seorang pengangguran. Statusmu berubah seketika, dan bunga-bunga ucapan selamat pengangguran maksudnya bunga selamat wisuda bertaburan di sekitar arena dan lambat laun teman-teman menyuguhkannya padamu lalu memberi selamat untuk perjuanganmu. Begitu pun orang tua yang tersenyum bahagia, juga terkadang hampir menangis terharu karena ketidaksia-siannya menyambungkan studimu hingga usai hari itu.

Kamu selesai. Kamu sarjana dan kamu pengangguran. Namun, bagi kamu yang bertalenta status itu tak akan lama, justru menjadi peluang besar untukmu lebih bebas berkarya serta mengeksplor dirimu sebaik-baiknya. Bagaimana dengan mereka yang selama kuliahnya hanya diam-diam saja, tak berbuat apa-apa dan belajar malas-malasan? Tentu mereka hanya akan mencari tahu cara terbaik untuk segera berkarya juga meski harus lebih ekstra.

Karenanya, berkaryalah sebelum kamu diwisuda. Agar senyum miliki orang tuamu tak hanya hari itu saja, tapi berkelanjutan hingga pada akhirnya kamu tahu bagaimana wisuda menjadi gerbang menuju keberhasilan sehingga penantianmu untuk diwisuda adalah penantian terbaik bukan sebaliknya.

Menantilah, sambil berusaha, berdoa dan berkarya. Demikian cara terbaik menanti prosesi wisuda, menyenangkan dan membahagiakan. Dan akhirnya kamu tahu kenapa kamu harus menanti.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *