Humbang Hasundutan Gemparkan PRSU

  • Whatsapp
Pemukulan Gong oleh Humbang Hasundutan
Pemukulan Gong Oleh Humbang Hasundutan

 

Open stage bagian sebelah kiri Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tepatnya pukul 20.00 WIB seketika dipenuhi oleh berbagai masyarakat yang berasal dari Humbang Hasundutan, (29/3). Malam itu adalah malam digelarnya pentas seni budaya oleh Pemerintahan Kabupaten Humbang Hasundutan dengan menampilkan beberapa acara yang berkaitan dengan musik tradisional dan modern, lagu tradisional dan modern, sendratari dan opera batak Raja Sisingamangaraja.

Read More

Acara dibuka dengan sambutan Bupati Humbang Hasundutan yaitu Dosmar Banjarnahor SE, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa banyak sumber daya alam dan sumber daya manusia yang bisa dimanfaatkan dari daerah Humbang. Kedua bagian tersebut memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan, begitu pun dengan kebudayaan serta kerajinan tangan yang ada di dalamnya. Ia juga berharap bahwa Kabupaten Humbang bisa menjadi daerah pariwisata yang diminati oleh masyarakat luas karena letaknya yang strategis dekat dengan Danau Toba.

Usai menyampaikan kata sambutannya, Bupati Humbang bersama jajarannya pun dengan resmi membuka pentas seni budaya Humbang dengan memukul gong sebanyak tiga kali disusul dengan tepuk tangan yang meriah dari para penonton.

Lebih dari dua ratus orang memadati open stage pada malam itu, dan hampir seluruh penontonnya berasal dari Humbang. Mereka sengaja datang jauh-jauh hanya untuk menyaksikan pentas seni budaya yang digelar semeriah mungkin pada rangkaian kegiatan PRSU itu.

Tarian dari Humbang Hasundutan di Rangkaian Pentas Seni PRSU.
Tarian dari Humbang Hasundutan di Rangkaian Pentas Seni PRSU.

 

Acara disambung dengan penampilan musik tradisional oleh mahasiswa/i asal Humbang Hasundutan yang menempuh pendidikan Etnomusikologi di USU, diiringi pula dengan nyanyian dari daerah Humbang yang dibawakan oleh salah satu pemainnya. Kemudian disambung pula dengan penampilan tari daerah yang membawa mangkok pada penampilannya.

Tepuk tangan yang meriah memenuhi arena open stage begitu pun para fotografer yang tak mau kalah mengabadikan momen penampilan terbaik asal Humbang tersebut. Serangakain acara dibawakan apik sehingga tak sedikit pun penonton beranjak dari tempat duduknya meski waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB.

 

Penonton Pentas Seni dan Budaya Humbang Hasundutan
Penonton Pentas Seni dan Budaya Humbang Hasundutan

 

Acara pentas seni budaya tersebut juga dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten Humbang untuk launching website Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah). Sebuah website yang sengaja dibuat untuk memperkenalkan kebudayaan dan kerajinan tangan masyarakat Humbang pada umumnya. Website Dekranasda juga sengaja dibuat untuk memudahkan promosi kerajinan tangan yang dibuat oleh pelaku kerajinan yang berasal dari Humbang,  juga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Humbang.

Acara selanjutnya disambung dengan penampilan tari dari Sanggar Tari Bakara Nauli Humbang Hasundutan dan disusul dengan penampilan Dewi Simamora dalam menyanyikan lagu daerah Humbang Hasundutan. Penampilan-penampilan lainnya masih berlanjut. Di akhir acara opera batak tentang Raja Sisingamangaraja pun dimainkan dengan akting yang sangat luar biasa.

Hal itu menunjukkan bahwa Humbang Hasundutan memiliki seni dan budaya yang sangat baik terlihat dari berbagai peran yang diperankan mengandung unsur budaya dan seni yang sangat kental. Begitulah cara Humbang Hasundutan menyatukan budaya dan seni agar terlihat menarik meskipun sudah berbeda zaman.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *