Hari Kehakiman Nasional, Saatnya Hakim Lebih Adil

  • Whatsapp
Hari Kehakiman Nasional
Hari Kehakiman Nasional

Beberapa daerah di Indonesia merayakan hari ini dengan menggelar upacara yang dihadiri beberapa petinggi beserta staff dan jajarannya. Namun sebagian daerah lainnya hanya sekadar mengenang 1 Maret sebagai Hari Kehakiman Nasional saja tanpa menggelar peringatan apapun.

Tanggal 1 Maret diperingati sebagai Hari Kehakiman Nasional yang bertepatan dengan peringatan serangan umum 1 Maret ini sangatlah unik jika dikaitkan dengan kondisi hukum Indonesia saat ini. Oleh karena itu, peringatan Hari Kehakiman Nasional ini seharusnya menjadi titik tolak dalam mewujudkan supremasi hukum di Indonesia dengan cara menegakkan hukum seadil-adilnya.

Namun, di Indonesia banyak sekali kasus penyalahgunaan wewenang  yang melibatkan beberapa institusi serta perangkat hukum. Hal ini menyadarkan sebagian besar masyarakat untuk memikirkan kembali eksistensi hukum itu sendiri. Hukum di Indonesia sudah lama mengalami berbagai upaya reformasi hukum dan institusinya yang bertujuan untuk mewujudkan institusi penegakan hukum yang dapat melahirkan pemerintahan yang dapat mewujudkan keadilan untuk rakyat.

Hari Kehakiman Nasional seharusnya menjadi hari yang sangat penting untuk bangsa Indonesia, khususnya untuk seluruh hakim Indonesia yang selama ini menjalani tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan keputusan dari suatu pengadilan. Jadi setiap hari nasional wajiblah untuk diperingati untuk mencontohkan dri sebagai warga Negara yang baik.

Hari ini juga patut menjadi tolak ukur setiap hakim dan sebagai rasa penghormatan bagi hakim-hakim di Indonesia. Kita ketahui bahwa penegakan hukum yang ada di Indonesia sangat membutuhkan peran seorang hakim dalam membuat sebuah keadilan.

Hakim merupakan seseorang yang diberi tugas untuk membuat sebuah keadilan masyarakatnya yang berlaku dan beretika dengan baik sesuai dengan undang-undang dasar. Namun hakim juga hanya seorang manusia biasa yang terkadang salah dalam peradilan.

Dalam peringatan ini diharapkan seluruh jajaran dan anggota keluarga di lingkungan departemen kehakiman memperoleh tambahan yang positif dan semangat yang tinggi dimana mampu meningkatkan perannya sebagai hakim yang adil. Dan juga dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang taat pada hukum yang berlaku sesuai dengan UUD 1945.

Tugas dan tanggung jawab yang dilakukan oleh seorang hakim merupakan sebuah kepercayaan yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya agar tercipta kerukunan, kesejahteraan serta keamanan yang tinggi untuk masyarakat Indonesia.

Banyak masyarakat yang mempertanyakan komitmen dari pihak pengadilan atas penegakan hukum bagi pencari keadilan. Memutuskan hukum bukanlah hak setiap orang. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi diantaranya pengetahuan tentang hukum, tata cara memutuskannya, serta kasus yang dihadapi. Jadilah penegak hukum yang menjunjung tinggi keadilan agar setiap peminta keadilan merasa terpenuhi keinginannya.

Usaha perbaikan akses keadilan di sektor hukum, sosial, pendidikan, ekonomi, dan budaya bagi masyarakat adalah hal yang mendesak. Hakim bukan satu-satunya pihak yang dituntut untuk adil, tetapi undang-undang itu sendiri haruslah mengandung rasa keadilan. Hormatilah pemerintah yang berjalan di atas kebenaran dan bersemangat dalam penegakan keadilan.

Jadikan momentum ini menjadi semangat baru untuk hukum Indonesia. Baik jajaran di dalamnya, maupun masyarakat awam yang masih mencari keadilan. Semangat untuk merubah dan memperbaiki sistem hukum atau hanya sekedar memberikan kenyamanan bagi warga Indonesia sendiri.***(CM-E02/Amal Hayati)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *