IBX5A49C9BC313D6 Fondant Cake Dapur Hafhizah Dengan Karakter Lucu Harga Murah - Cerita Medan

Fondant Cake Dapur Hafhizah dengan Karakter Lucu Harga Murah

Fondant Cake

Cara menghias kue memang beragam, dari mulai menggunakan butter cream, lelehan coklat sampai dengan modern ini banyak penggiat kue yang beralih dengan menggunakan fondant. Boleh jadi penggunaan fondant yang menjamur akhir-akhir ini karena tampilannya yang lebih menarik dan bisa dipesan sesuai bentuk maupun karakter yang diinginkan.

Selain cantik, kue dengan fondant biasanya mudah untuk dihias maupun dibentuk. Bahkan untuk mencari bahan-bahannya juga tidak terlalu sulit.

Namun, di Indonesia sendiri kue fondant banyak diproduksi oleh non muslim karena banyak mengandung rum dan bagi umat muslim haram dikonsumsi. Tak jarang banyak muslim yang tak mengetahuinya.

Berdasarkan latar belakang tersebut akhirnya pada awal bulan 2014 silam, Asti Nurul Hafhizah bersama Muhammad Hasan Simamora yang kini sudah resmi menjadi suami istri sejak Desember 2015 lalu membuka usaha fondant cake agar para umat muslim dapat menikmatinya tanpa berpikir panjang mengenai status halalnya.

Asti dan Hasan Owner Fondant Cake
Asti dan Hasan Owner Fondant Cake

 

Sebelumnya pada November 2013 keduanya sudah terlebih dahulu membuka usaha jar cake.  Hanya saja melihat orderan ternyata lebih meningkat pada fondant cake, akhirnya mereka memilih fokus pada fondant cake dan jenis cake yang dikhususkan untuk ulang tahun, pernikahan maupun acara-acara tertentu dan di-brand dengan nama Dapur Hafhizah.

Menurut cerita Asti saat berkunjung ke kantor Cerita Medan beberapa waktu lalu, bahwa ia tidak memiliki basic yang terlalu lihai untuk terjun ke dunia ini karena pada awalnya basic yang ia miliki adalah akuntansi, berbeda jauh dengan usaha yang dibukanya sekarang.

Sebelum akhirnya benar-benar menjadi pengusaha kue, Asti adalah seorang karyawan di sebuah kantor di Medan. Pergi kerja jam 8 pagi dan bisa balik setelah jam 5 sore yang membuatnya kelelahan, dan mendapat protes dari Ibunya karena ia pulang terlalu lama.

Akhirnya ia pun memutuskan untuk resign dan kemudian ditawari untuk meng-handle usaha milik ayahnya seraya mencari pekerjaan yang baru.

Karena bosan bekerja yang tidak sesuai basic dan hobinya, serta belum mendapat pekerjaan baru akhirnya Alumnus LP3I Medan ini menyelingi pekerjaan tersebut dengan membuat kue. Pelan-pelan nyatanya permintaan pesanan makin meningkat. Banyak teman dan kerabat mulai order karena mengakui kue yang dibuat Asti tersebut sangat enak, begitu juga dengan karakter-karakter lucu yang dibentuk membuat para pelanggan gemes dan ingin memesan lagi dan lagi.

Justru kini ia tak lagi bekerja pada ayahnya. Dibantu sang suami, Asti kemudian hanya fokus pada usahanya yang sekarang. Karena merasa omset bersih sekitar 8-10 jutaan perbulannya sudah mencukupi dan bahkan berlebih membuatnya semakin semangat mengembangkan usaha tersebut.

Karena belum siap untuk membuka gerai toko kue seperti yang lainnya, Asti justru mengolahnya di rumah daerah perbatasan Medan-Tanjung Morawa bersama suami dan dengan tiga orang karyawan serta memasarkan fondant cake secara online. “Kalau sekarang, jam 11 sudah bisa santai-santai aja enggak kayak kerja kantor, karena kita batasin pesanan orang nggak bisa terlalu banyak juga perharinya,” cerita gadis kelahiran 11 September 1993 ini.

Seperti pengakuannya, hari biasa ia bisa menerima pesananan 4-5 kue, sementara untuk weekend sampai 10 kue. Dalam mengolah dan membentuk kue, Asti menggunakan seni yang sangat baik sehingga kue buatannya terlihat sangat menarik dan tentu membuat orang selera. Bentuk miniatur, tulisan maupun bentuk keseluruhan fondant cake bisa ia buat tergantung pemesanan pelanggan.

Seperti pantauan Cerita Medan di Instagram Dapur Hafhizah miliknya, beragam bentuk terlihat sangat lucu mulai dari bentuk baju IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), Stiker Line, Pemandangan, Ban Mobil, Minion, Girls Generations, Princess, Sepatu, Doraemon hingga Tim Sepak Bola Chelsea dan banyak lagi lainnya. Bahkan Asti juga menerima pesanan kue hingga 5 tingkat.

Fondant Cake Lucu

Fondant Cake Birtday

Fondant Cake Permen

Fondant Cake Mobil

Fondant Cake Harley Davidson

Fondant Cake Dapur Hafhizah Mobil

Fondant Cake

 

Harganya pun sangat terjangkau dan pas di kantong. Apalagi menurut Asti dan Hasan pemesanan banyak diterima dari para mahasiswa. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 200.000 hingga paling mahal yaitu kue bertingkat dihargai dengan Rp 2.000.000 nyatanya banyak pelanggan yang masih terus melakukan pemesanan.

Berdasarkan penuturan Asti, dengan karakter fondant cake yang menggemaskan dan harga yang murah bahkan ada pelanggan dari daerah Sosa, Sumatera Utara yang rela membayar satu buah kursi bus agar fondant cake pesanannya tidak rusak.

Sudah dua tahun lebih usaha ini berjalan, pelanggan fondant cake menyebar di berbagai kota seperti Sosa, Tapanuli Selatan, Tebing Tinggi, Sidikalang, Banda Aceh dan kota lainnya di sekitar Medan. Sayangnya, Asti tak berani mengirim ke luar seperti Pulau Jawa karena dikhawatirkan akan rusak, padahal permintaan dari luar sangat banyak.

Selain murah, unik, enak dan menggemaskan, ternyata untuk warga Medan dan sekitarnya bisa membayar secara cash on delivery saat kue diantar, hal tersebut ditujukan untuk memudahkan para pelanggannya.

Karena sudah terbiasa menerima pesanan, tak heran jika membuat satu kue Asti hanya memakan waktu sekitar 20-30 menit saja. Sementara untuk ketahanan, fondant cake bisa bertahan 3 hari di dalam ruangan dingin seperti ruang AC.

Di akhir wawancara, Asti berharap kedepannya dapat membuka gerai toko dan bisa membuat pelanggannya semakin puas dengan kue buatannya, karena meski demikian kepuasan pelanggan adalah hal yang utama. Begitu pun Asti dan suami juga ingin membuka usaha baru kedepannya.

Nah, bagi konkawan Cerita Medan yang tertarik dengan fondant cake dengan beragam karakter lucu serta bentuk yang bisa dipesan sesuai keinginan, konkawan dapat memesannya di id Line : dapurhafhizah/astiraudha. Karakter lucu dan bentuk menggemaskan dapat konkawan pantau di Instagram : dapurhafhizah.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

KOMENTAR

BACA JUGA