DKP Medan  Kampanyekan Diet Kantong Plastik

  • Whatsapp
DKP Medan  Kampanyekan Diet Kantong Plastik
DKP Medan  Kampanyekan Diet Kantong Plastik

Kita tahu bahwa akhir-akhir ini isu yang beredar tentang sampah plastik sangatlah marak. Rasanya mendapatkan lingklungan bersih, sehat dan indah menjadi sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Semakin hari lingkungan sekitar, semakin terasa kotor dan memburuk. Polusi sampah terutama sampah plastik menjadi perusak lingkungan.

Penggunaan plastik yang berkelanjutan akan menimbulkan masalah yang sangat serius kedepannya. Sepertinya keberadaan plastik di masyarakat semakin meresahkan.

Read More

Kantong plastik diproduksi sebanyak 300 Juta Ton di dunia per tahun. Begitu banyak plastik yang ada di dunia sehingga diperlukan waktu selama 1000 tahun untuk menguraikan sampah plastik. Selain itu, setiap minggunya terbukti bahwa 10 Miliar angka menunjukkan untuk pengguna kantong plastik. Itu berarti, sampah plastik akan terus menerus menumpuk. Sampah plastik yang dibuang ke laut dapat membunuh 100 Ribu mamalia di laut. Sangat disayangkan karena dapat mengakibatkan kematian makhluk hidup tak bersalah.

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP USU turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Diet Kantong Plastik bersama beberapa komunitas lingkungan hidup seperti Hilo Green Community dan Turun Tangan Medan. Kampanye yang juga di selenggarakan oleh tim DKP Medan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan kerugiaan penggunaan kantong plastik.

Saat ini hanya terdapat satu Persen kantong plastik yang dapat di daur ulang. Sisanya akan menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir atau dibuang ke laut. Bayangkan, 300 Ton kantong plastik pertahun dengan penggunaan 10 Miliar perminggu akan baru terurai selama 1000 tahun dan membunuh 100 ribu mamalia di laut?

Angka-angka tersebut sangat menyeramkan. Bisa kita bayangkan betapa hancurnya dunia ini akibat keberadaan kantong plastik. Generasi selanjutnya akan sangat miris untuk menikmati dunia kita ini.

Dalam kampanye yang dilaksanakan pada 20 Maret 2016 di Lapangan Merdeka Medan pukul 06:00 s/d 09:00 WIB, DKP bersama relawan lainnya juga berkampanye agar masyarakat beralih dari kantor plastik ke goodie bag.

Kampanye Diet Kantong Plastik juga memiliki konsep yang sangat merakyat dengan melibatkan masyarakat yang berada di sekitaran aksi Diet Kantong Plastik untuk ikut dalam berorasi.

Menuju hari eksekusi Diet Kantong Plastik, DKP membuat kompetisi meme di Media Instagram (11 s/d 17 Maret 2016). Selain berkampanye tentang dampak buruk penggunaan kantong plastik, terdapat juga acara lain seperti berkeliling dengan berjalan kaki dengan membawa spanduk serta teatrikal, musikalisasi puisi, senam bersama, Flash Mob, pembagian goodie bag serta pemberian hadiah untuk 3 orang pemenang Kompetisi Meme.

Beberapa tempat di Indonesia, khususnya Medan, telah memberlakukan kantong plastik berbayar. Pengguna kantong plastik akan dikenakan denda seharga Rp.200. Namun, hal tersebut belum secara luas di berlakukan di Indonesia.

Masih sangat sedikit yang menyadari bahwa penggunaan kantong plastik sangat membahayakan kita dan generasi kita selanjutnya. Untuk itu, kehadiran kampanye dari generasi muda mahasiswa ILKOM FISIP USU dan Tim DKP Medan ingin lebih memberikan edukasi-edukasi penting tentang masalah kantong plastik.

Menjadi relawan dalam acara Diet Kantong Plastik minimal menyadarkan diri sendiri untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *