Varian Rasa Kedele Bunda Versi Ari Nasution

  • Whatsapp

Kedele Bunda
Kedela Bunda

Kacang kedelai merupakan jenis polong-polongan yang mengandung banyak gizi dan baik untuk tubuh. Nutrisi baik yang terkandung pada kacang kedelai menjadikan jenis makanan ini banyak dikonsumsi penduduk di Jepang dan Cina, karena dianggap menyembuhkan beberapa penyakit. Pada umumnya kacang kedelai bisa diolah menjadi tahu, tempe maupun susu. 

Nah, bagi kamu pecinta kedelai khususnya konkawan ceritamedan.com yang ada di Medan, kini telah hadir susu kedelai rumahan berbentuk kemasan botol 250 ml dengan brand Kedele Bunda. Selain mengandung gizi yang baik dan cita rasa yang bikin ketagihan, Kedele Bunda juga terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas.


Ari Nasution Kedele Bunda

Seperti penuturan Ari Nasution sang pemilik usaha, Kedele Bunda baru saja dijajakan pada Oktober 2015 lalu. Usaha ini dibuka berdasarkan kebiasaan mama yang  kerap membuat susu kedelai di rumah sebagai pengganti susu sapi. Beranjak dari kebiasaan itu akhirnya Ari berinisiatif menjadikan kedelai yang dibuat mama menjadi suatu usaha menjanjikan. 

Setelah resmi membuka gerai usaha Kedele Bunda, Ari memutuskan untuk meraciknya sendiri atas bantuan sang mama. Pembuatannya dengan cara merendam biji kedelai selama 6-8 jam, kemudian membersihkan kulit arinya lalu diblender. Perendaman dilakukan agar biji kedelai empuk dan mudah dimasak. Setelah diblender, kedelai disaring sebanyak dua kali agar ampasnya hilang dan tidak masuk ke dalam minuman. Terakhir kedelai dimasak dengan air dan gula sampai mendidih.

Awalnya Ari memasarkan Kedele Bunda dengan menawarkannya kepada kerabatnya. Setelah mendapat respon positif dan pemesanan yang meningkat akhirnya Ari memasarkan secara daring di Instagram yang bisa langsung di searching dengan nama kedele.bunda. Bermula dari varian original dan coklat, kemudian Ari mengeluarkan empat varian rasa lagi seperti banana, strawberry, bubblegum dan greentea agar Kedele Bunda menjadi berbeda dengan susu kedelai pada umumnya.

“Rencananya mau buat satu varian rasa lagi, rasa thai tea dengan campuran kedelai,” tambahnya. Tak hanya mengunggulkan cita rasa, Kedele Bunda juga unggul karena dibuat tanpa bahan pengawet sehingga hanya bertahan 3 hari di dalam pendingin. 

Sejauh ini, Ari mengaku bahwa  masih menerima orderan di sekitar Medan saja dikarenakan Kedele Bunda yang tidak bisa dijamin keawetannya. Kedele Bunda sensitif terhadap cuaca panas, karena dapat mengakibatkan kedelai dan air yang terkandung di dalamnya terpisah dan tidak dapat dinikmati.

Lewat penuturannya, pernah suatu ketika Ari menerima orderan Kedele Bunda di siang hari ke sebuah daerah yang sedikit jauh dari kediamannya. Ia mengantar saat kondisi sedang terik dan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di lokasi, Kedele Bunda rusak dan tidak bisa diminum, alhasil ia mendapatkan kerugian lumayan besar. 

Berdasarkan pengalaman itu, Ari memutuskan untuk tidak menerima orderan dengan jarak yang terlalu jauh dikarenakan susu kedelai yang sensitif akan panas. “Paling jauh itu saya antar ke Denai dan Tanjung Morawa, pernah ada yang pesan dari Tebing Tinggi tapi saya gak berani kirim karena takut rusak,” ungkap Ari.

Konsumennya dari berbagai kalangan, bahkan Ari sendiri sering menerima pemesanan dari ibu-ibu hamil. Karena khasiatnya dipercaya dapat menyehatkan tubuh dan memutihkan kulit. Meski saat ini belum memiliki lokasi tertentu, Ari mulai aktif mengikuti beberapa bazar untuk mengenalkan produknya kepada publik. Seperti di acara Pekan Seni dan Olahraga Yayasan Panca Budi beberapa pekan lalu. Selain itu pernah juga pada acara Bank Sumut UKM EXPO dan Kedele Bunda menjadi stand terbaik pada saat itu.

Kedela Bunda

Kedela Bunda

Kedela Bunda

Kini Ari rutin mengikuti Cikal Car Boot Sale di Dr. Mansyur pintu 3 USU dalam dua minggu sekali. Dibandrol dengan harga Rp. 6000 untuk rasa original dan Rp. 10.000 untuk varian rasa lainnya, nyatanya Kedele Bunda mulai diminati banyak konsumen terbukti dari omset yang diperoleh jutaan rupiah per bulannya.

Melalui cerita Ari saat dijumpai tim Cerita Medan, ia berharap kedepannya Kedele Bunda dapat dipasarkan ke supermarket yang ada di Medan. Sebelumnya ia sudah mencoba memasarkan ke salah satu supermarket tetapi terkendala di kemasan yang khas sulit ditemui di Medan. 

“Kemasannya hanya ada di Jawa jadi harus kirim dari sana lagi, mudah-mudahan ke depannya bisa segera masuk supermarket biar pelanggan juga mudah kalau cari Kedele Bunda,” ujarnya. 

Penikmat Kedele Bunda
Penikmat Kedele Bunda

Baru-baru ini berkat kerjasama Ari dengan seorang teman, Kedele Bunda juga telah melahirkan produk baru bernama Puding Sutra. Produk turunan ini juga terbuat dari kedelai dengan cita rasa yang menyehatkan tubuh dan akan launcing beberapa pekan mendatang.

Bagi konkawan Cerita Medan yang ingin mencoba sensasi susu kedelai dengan berbagai varian rasa dapat melakukan pemesanan via instagram ya.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *