Selamat Husni : Debat Metode Terbaik Belajar Bahasa Inggris

  • Whatsapp
Selamat Husni
Selamat Husni

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional dan paling banyak digunakan di dunia. Menurut perkembangan zaman modern ini bahasa inggris dianggap penting terutama saat menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ketika orang-orang dari penjuru dunia berkumpul maka bahasa inggris adalah satu-satunya bahasa penghubung yang digunakan oleh mereka.

Berangkat dari latar belakang tersebut Selamat Husni Hasibuan memberanikan diri memilih jurusan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada tahun 2008 lalu. Menurut pengakuannya, ia bahkan tak tahu apa-apa tentang bahasa inggris sejak awal perkuliahan karena selama sekolah ia tak suka bidang studi ini.

Read More

Pria asal Riau ini mengaku terkejut tatkala pertama kali menginjakkan kaki di Medan tepatnya di bangku perkuliahan dengan temna-teman yang kebanyakan adalah anak Medan dan penguasaan bahasa inggris yang baik.

“Pertama kali, dosen menyuruh setiap mahasiswa untuk maju ke depan kelas memperkenalkan diri menggunakan bahasa inggris, saat itu saya sadar bahwa tak mampu berBahasa Inggris. Sehingga akhirnya meminta bantuan teman untuk menuliskan biografi dalam Bahasa Inggris, saya pun mengahafal sebisa mungkin sampai akhirnya saya maju ke depan dengan penuturan kata yang salah, saya malu karena ditertawakan di depan kelas,” tambahnya.

Pengalaman tersebut menjadi pukulan besar bagi pria yang sering disapa Husni ini untuk belajar Bahasa Inggris. Memikirikan bagaimana teknik yang baik, dan memulainya dengan menghafal kosa kata setiap harinya. Tetapi kemudian ia sadar bahwa metode tersebut tidak berpengaruh besar.

Waktu terus berjalan, namun Husni belum mendapatkan metode yang lebih baik untuk menguasai bahasa inggris. Hingga suatu ketika ia dipertemukan oleh seorang teman yang telah mengukir prestasi di bidang debat, dari situ ia memulai langkah baru dan mulai mengikuti program debat yang sengaja diciptakan Husni bersama teman-temannya. Selama enam bulan ia tekun 2011. “Dan itu pengalaman pertama saya naik pesawat,” ungkapnya sambil tertawa.

Saat itu tim debatnya menang melawan tim dari Malang namun kemudian kalah saat digandengkan dengan Universitas Indonesia. Beberapa hari disana ia sadar bahwa kemampuannya belum apa-apa dibandingkan orang lain, sepulang dari Jakarta ia mengasah kemampuannya lebih giat lagi. Setelahnya ia dan tim dinyatakan menang dalam perlombaan Champion of English Debate in Kopertis 1 SUMUT-ACEH melawan 40 universitas.

Kemenangan pun berturut-turut menghampiri pria kelahiran 29 September 1989 ini. Rasa bahagia tentu menjadi sebuah penyemangat baginya menjalani kesehariannya. Beberapa kota seperti Bogor, Bandung, Palembang, Riau, Semarang, Bali, Yogyakarta dan lainnya pun berhasil ia singgahi lewat jalan tersebut.

Menurut cerita Husni, banyak teori yang maupun metode yang membuat kita aktif berbahasa inggris. Tetapi tetap saja baginya debat adalah cara terbaik karena lewat debat kita dapat memahami 4 skill sekaligus yaitu writing, speaking, listening dan reading.

Keuntungan lain terjun dalam debat menurut Husni adalah kita dapat memilki banyak teman, dapat memberi dan menerima pendapat orang lain, percaya diri. Keseluruhan hal itu, apa-apa yang sudah dipelajari dari kecil hingga dewasa menyatu dalam satu kegiatan bernama “debat.”

Hanya dengan menekuninya selama tiga bulan ikut debat, pasti seseorang mampu berbahasa inggris dengan baik, bahkan bisa mengalahkan kemampuan teman-temannya yang sudah bisa terlebih dahulu.

“Saya sudah praktikkan langsung dan saya sudah merasakannya. Selain itu saya juga mengajar anak-anak sekolah debat, dari situ kemampuan berbahasa inggrisnya memang lebih terlihat dampak kemajuannya,” tambahnya.

Bagi mahasiswa Magister Linguisitik Terapan Bahasa Inggris (LTBI)  Universitas Negeri  Medan ini hal yang paling memotivasinya hingga bisa sampai ke tahap ini adalah orang tua. Ia teguh dalam janji bahwa ingin sekali ia membahagiakan orang taunya sebelum mereka meninggal dunia, sebab ia sendiri tak bisa memprediksi umur kedua orang tuanya sehingga sebisa mungkin ia berusaha membuat keduanya bangga lewat prestasi yang diukirnya semasa menduduki bangku kuliah.

“Saya ingin buat orang tua bangga, apalagi prestasi yang saya raih belum didiapatkan oleh teman-teman di desa saya,” ungkapnya.

Impian-impiannya pun pelan-pelan tampak nyata, keinginannya menjadi juri debat, guru, guide, penerjemah tercapai lewat cara terbaiknya, semuanya tercapai seiring berjalannya waktu. Hal yang paling membanggakannya adalah tatkala ia terpilih menjadi penerjemah RedR Australia di Miki Holiday Berastagi pada tahun 2014 di hadapan 500 secuirity.

Beberapa impian lain pun telah tercapai dan akhir dari pencapaian tersebut adalah Husni ingin menjadi orang yang dibutuhkan oleh orang lain serta dapat berkontribusi untuk perbaikan edukasi.

“Saya ingin siswa yang saya latih bahasa inggrisnya minimal mampu menyampaikan pendapatnya secara bebas, dapat menerima perbedaan dan tidak lupa juga memepelajari bahasa internasional lainnya, yang pasti I love teaching,” tutupnya.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Selamat Husni

PRESTASI SELAMAT HUSNI

Debate:

A. British Parliamentary System

– Runner-up 3rd IMM SAC (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Science Art Competition) Medan 2010.
– Champion of English Debate in Kopertis 1 SUMUT-ACEH as delegation for NUEDC (National University English Debate Championship) Semarang 2011.
– Champion of English Debate  in Kopertis 1 SUMUT-ACEH as delegation for NUEDC (National University English Debate Championship) Bali 2012.
– Semi finalist of IEC (International English Education) Malaka Medan 2012.
– First Best Speaker in REO ( Riau English Olympic ) 2013
– Runner-up of English Debate Kopertis 1 SUMUT-ACEH and as delegation for NUEDC (National University English Debate Championship) Palembang 2013.
– Champion in REO (Riau English Olympic)Pekan Baru 2013
– Champion of EDP (Excellency in Developing Personality) Debate Open 2014
– Champion of UDO (Umsu Debate Open) 2014 Medan

B. Asian Parliamentary System

– Runner-up 3rd USUDC (Universtiy of Nort Sumatera Debating Championship) Medan 2010.
– Runner-up 3rd SPEEDY (Social Politic Environment English Debate for Youth) USU  Medan 2011.
– Champion of NEC (National English Competition) Unimed 2011.
– Runner-up 2nd IEC (International Education Center) Malaka Medan 2011.
– Delegation of UMSU for ALSA (Asian Law Students Association) UI Jakarta 2011.
– Runner-up 3rd of MICE EXPO in Politeknik Medan 2012.
– Fifth Best Speaker in IEC (International Education Center) Malaka Medan 2012
Menjuri:
– N 1 Adjudicator for British Parliamentary System in NUEDC ( National Universitu English Debating Championship ) Kopertis 1 SUMUT-ACEH 2010.
– Panelist Adjudicator NUEDC for British  ( National University English  Debating Championship) Bali 2012.
– Invited Adjudicator Stosa’s English Festival in Senior High School Santo Thomas Medan 2011.
– Invited Adjudicator DRAGON in University of Medan 2011.
– Invited Adjudicator SEC (Semantig English Competition) SMAN3 Medan 2011.
– Deputy of Chief Adjudicator UDO (Umsu Debate Open) in UMSU 2011.
– Deputy of Chief Adjudicator LKS (SMK Debate Competition) Medan 2012.
– Invited adjudicator NWDC (Newbies Debate Competition) Ganesha Medan 2012.
– Independent Adjudicator SOVED (Sumatran Overland Varsity English Debate) in University Muhamammadiyah Sumatera Utara in 2012
– Grandfinal Adjudicator IREDC (International Relation English Debating Competition) in UIN Jakarta 2013.
– Grandfinal Adjudicator at Batam English Olympic in Politeknik Negeri Batam 2013
– Invited Adjudicator in STBA-PIA Local Selection in Medan 2014 and 2015
– Invited Adjudicator in NPEO (National Polythecnic English Olympic) 2 Medan 2014 for Asian Parliamentary System.
– “A” Acredited Invited Adjudicator in PVED (Polibatam Fair Varsities English Debate) 2014 in Batam for British Parliamentary system.
– Deputy Chief of Adjudicator CDO (Carniage Debate Open) Medan 2014
– Adjudicator LKS (SMK Debate Competition) Medan and Province Level in 2012, and 2014.
– Adjudicator at Stosa English Festival (SEF) by SMA Swasta Santo Thomas I Medan 2014
– Invited Adjudicator at IT&B English League (IEL) by Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institute of Trade & Business (STIE IT&B)
– Invited Adjudicator at Lomba Debat Bahasa Inggris Siswa/i SMA Tingkat Kota Medan by Dinas Pendidikan Kota Medan 2015
– Adjudicator of Medan Newbie Championship 2014, 2015 , STBA PIA, Medan
– Deputy Chief Adjudicator National University Debating Competition (NUDC) Kopertis Wilayah Satu Sumatera Utara  2015.
– Adjudicator of Selection GPBN Siswa Berprestasi SMK Province Level Medan 2015
– Chief Adjudicator of Debating Competition Regency Level in Bireuen, Aceh 2015.

Prestasi Lainnya

2014 : Penerjemah RedR Australia di Mikie Holiday Berastagi.
2015 : Public Speaker for GPBHN LKS SMK Scientific Essay Writing in Garuda Plaza Medan
2015 : Public speaker for National Debater’s Preparation in UMTS South Tapanuli.

Pengalaman Kerja

2011-now : Tentor Bahasa Inggris Alfata Islamic Generation Dormitory

2012 : Guru SMP Swasta Panca Budi Medan

2013 :
a. Konsultan Seni Bahasa Inggris di On That Point Institute Jakarta.
b. Guru Bahasa Inggris di MAN2 Model Medan.
c. Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Ganesha Medan hingga sekarang.
d. Melatih debat di berbagai Sekolah dan Universitas didalam dan luar Kota Medan.

2014 : Guru Bahasa Inggris di SMK Tritek Informatika Medan
Guru Bahasa Inggris di MAN 2 Medan

2015 : Director of English Course Sun’s Growth Education.
Pelatih Debate Bahasa Inggris di EEC UIN-SU

2016 :Pelatih Debate Bahasa Inggris di English Club MAN2
Guru Bahasa Inggris di SMK Tritek Informatika Medan
Guru Bahasa Inggris di MAN 2 Medan
Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Ganesha Medan hingga sekarang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *