Tingkatkan Mutu Pendidikan Lewat Akreditasi

  • Whatsapp

Akreditasi

Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Sebanyak 1.294 sekolah dan madrasah di Sumatera Utara (Sumut) diakreditasi.

Read More

Ketua Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M)  Sumatera Utara, Drs. H. Daeng Malewa, M.M mengatakan bahwa BAP-S/M yang dibentuk Gubernur ini bertugas sebagai lembaga yang melakukan proses akreditasi terhadap sekolah/madrasah di seluruh Indonesia. Tim Assesor memberikan peringkat terhadap sekolah dan madrasah yang diakreditasi melalui siding pleno anggota BAP-S//M Sumatera dan dua orang utusan BAN-S/M.

Rincian perolehan peringkat hasil akreditasi provinsi Sumut menurut jenjang pendidikan adalah SD/MI peringkat A berjumlah 35 S/M, peringkat B 389 S/M, peringkat C 241 S/M dan tidak terakreditasi (TT) 9 S/M. Untuk Jenjang SMP/MTs dengan peringkat A sebanyak 35 S/M, peringkat B 121 S/M dan Peringkat C 76 S/M serta TT 1 S/M. Sedangkan untuk Jenjang SMA/MA peringkat A adalah 20 S/M, peringkat B 60 S/M, peringkat  C 14 S/M dan TT tidak ada. Jenjang SMK peringkat A 63 S/M, peringkat B 167 S/M, peringkat C 50 S/M dan TT sebanyak 3 program keahlian. Sementara untuk jenjang SLB dengan peringkat A 6 satuan pendidikan, peringkat B 3 satuan pendidikan, dan peringkat C 1 S/M dan TT tercatat tidak ada.

Dijelaskannya, penentuan peringkat hasil akreditasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), yaitu untuk peringkat A adalah nilai akhir akreditasinya antara 86-100, peringkat B antara 71-85, dan peringkat C antara 56-70. Hasil akreditasi juga diperlukan kepala sekolah/madrasah sebagai bahan masukan untuk penyusunan program serta anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah.

“Bagi kepala sekolah/ma¬drasah, hasil akreditasi diharapkan dapat dijadikan bahan informasi untuk pemetaan indikator kelayakan sekolah/madrasah, kinerja warga sekolah/madrasah, termasuk kinerja kepala sekolah/madrasah selama periode kepemimpinannya,” ungkap Malewa.

Masing-masing kalangan masyarakat, banyak manfaat tersendiri dari akreditasi ini. Bagi guru hasil akreditasi merupakan dorongan untuk selalu meningkatkan diri dan bekerja keras dalam memberikan layanan terbaik bagi peserta didiknya guna mempertahankan dan meningkatkan mutu sekolah/madrasah.

Bagi masyarakat dan khususnya orangtua peserta didik, hasil akreditasi diharapkan menjadi informasi yang akurat tentang layanan pendidikan yang ditawarkan oleh setiap sekolah/madrasah, sehingga secara sadar masyarakat dan khususnya orangtua dapat membuat keputusan dan pilihan yang tepat dalam kaitannya dengan pendidikan anaknya sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

Sedangkan bagi peserta didik, hasil akreditasi akan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka memperoleh pendidikan yang baik dan harapannya, sertifikat dari sekolah/madrasah yang terakreditasi merupakan bukti bahwa mereka menerima pendidikan bermutu.***(CM-Ist/Ucup)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *