Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berjalan Kaki

  • Whatsapp

Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berjalan Kaki

Berjalan kaki merupakan olahraga  yang juga diketahui baik untuk kesehatan seseorang. Berjalan kaki secara teratur akan membuat tubuh kita lebih bugar, segar, dan lebih tahan terhadap serangan berbagai penyakit. 

Read More

Dengan tubuh yang segar, pikiran pun akan menjadi segar. Pikiran yang segar akan membuat suasana hati menjadi lebih baik yang secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kondisi kesehatan. Serta gerakan tubuh yang melibatkan semua otot akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar. 

Selain, olahraga seperti jalan kaki dan lari pagi atau jogging juga ternyata dapat membuat seseorang menjadi awet muda. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan oleh tim peneliti dari Humboldt State University dan University of Colorado, bahwa seseorang yang berusia lanjut yang rajin berolahraga jogging memiliki fungsi tubuh yang sama seperti seseorang berusia 20 tahunan. 

Berjalan kaki secara teratur akan membuat peredaran darah menjadi lancar dan mengeluarkan racun dari tubuh melalui keringat, sehingga membantu kulit beregenerasi dan ternutrisi dengan sempurna dan menjadikan kulit menjadi cerah dan terhindar dari garis-garis halus hasil penuaan. 

Berjalan kaki di pagi hari saat udara masih bersih juga akan membuat paru-paru tubuh terisi oleh udara segar melalui pernapasan, sehingga memberikan kehidupan yang lebih sehat untuk sel-sel darah di dalam tubuh. 

Berjalan kaki secara teratur dapat memastikan pengurangan jumlah kolesterol jahat dalam tubuh Kamu. Selain membantu menurunkan berat badan dan membuat kamu awet muda, jalan kaki di pagi hari juga dapat meningkatkan komposisi tubuh dan membantu membangun otot.  

Nah, bagi kamu yang suka berjalan kaki, seperti yang dilansir dari Feed, berikut adalah beberapa hal yang terjadi pada tubuh saat berjalan kaki.

1. Satu sampai lima menit pertama
Pada tahap ini, tubuh akan membakar lima kalori per menit. Segala bentuk kekakuan pada otot akan dilepas untuk membantu kemudahan kamu dalam bergerak. Beberapa langkah pertama akan memicu pelepasan bahan kimia yang menghasilkan energi dalam sel tubuh untuk bahan bakar saat berjalan. Denyut jantung kamu akan berdetak dari 70 sampai 100 denyut per menit (bpm), sehingga dapat meningkatkan aliran darah dan pemanasan otot.

2. Enam menit sampai sepuluh menit
Pada tahap ini, detak jantung meningkat dari 100 menjadi sekitar 140 denyut per menit dan tubuh mulai membakar setidaknya enam kalori per menit. Kemudian akan ada peningkatan tekanan darah yang diakibatkan pelepasan bahan kimia yang memperluas pembuluh darah, yang akan membawa lebih banyak darah dan oksigen ke otot.  
3. Sebelas menit sampai 20 menit
Pada tahap ini, suhu tubuh akan terus meningkat dan mulai berkeringat. Hal ini terjadi akibat penyebaran pembuluh darah yang melepaskan panas di dekat kulit. Lalu tubuh akan membakar tujuh kalori per menit. Ini juga kan membuat kamu mulai bernapas lebih keras. Hormon epinefrin dan glukagon tubuh pun akan ikut meningkat untuk melepaskan bahan bakar pada otot.

4. 21 menit sampai 45 menit
Pada menit ke 20, kamu akan mulai merasa rileks dan bersantai berkat hormon endorfin di otak. Pada tahap ini,  tubuh telah membakar banyak lemak, sehingga kamu bisa rileks.

5. 46 menit sampai 60 menit
Pada 46 menit sampai 60 menit selanjutnya, tubuh mulai merasa lelah karena kekurangan karbohidrat. Ketika kamu istirahat, denyut jantung akan mengalami penurunan dan pernapasan pun ikut melambat. Demikian informasi tentang Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berjalan Kaki. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia Ceritamedan.com.  (CM-Ist/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *